Pages

2 May 2009

Kata-kata Airmata, Canda tawa dan Kehidupan


aku memilih tak menulis airmata
karena kata-kata takkan bisa mewakili beningnya
melewati kelopak mata indah
jatuh ke bumi dan menyuburkannya
hingga airmata-airmata lain jatuh kembali.

aku memilih tak menulis canda tawa
karena huruf-huruf tak sanggup memerankannya dengan baik
bersandiwara dalam gelak kepedihan
menangis dalam tawa, tawa dalam tangisan

aku memilih tak menulis hidup
karena tinta dunia tak cukup tebal untuk kubaca
lalu dengan pekatnya aku tenggelam
tenggelam dalam lingkaran kehidupan itu sendiri

aku memilih menggantikan diriku dengan cinta
karena cinta pernah mewakili hidupku
karena cinta telah mengundang airmataku
karena cinta menggelitik canda tawaku
dengan kata-kata yang tak terhitung

sumber gambar: http://mooel.blog.friendster.com/files/collection2.jpg

3 comments:

tyara said...

cinta-tawa-luka-airmata.
hehe, Om Kahlil banget yah.

i'm luvin it ;)

neilhoja said...

heu heu.. keren ipenk salut

Udyaksa said...

kata2nya sederhana tapi mengena... wow.. like this. :)