<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933</id><updated>2011-12-22T06:30:11.058+02:00</updated><category term='Mesir'/><category term='Rumah'/><category term='Islami'/><category term='pemandangan'/><category term='foto'/><category term='ancur bgt'/><category term='Hue...'/><category term='Kehilangan'/><title type='text'>3-O</title><subtitle type='html'>our life. our rights. our wrongs.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>148</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-6704557239291068863</id><published>2011-09-27T00:21:00.000+02:00</published><updated>2011-09-27T00:28:26.834+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Asyiknya berkhayal.</title><content type='html'>Malam itu saya sebenarnya sangat lelah. Tapi saya paksakan, karena di undangan tertulis "Kehadiran Anda Sangat Penting". Merasa dijadikan orang penting, tanpa bisa menolak saya akhirnya menyanggupi undangan kumpul tersebut.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kumpulnya sebenarnya sederhana. Hanya bicara perihal persiapan besok dalam acara pertandingan basket yang digelar oleh teman-teman mahasiswa Indonesia di Kairo. Kebetulan saya masuk dalam tim Antah Berantah. Rencananya, kami akan berbicara mengenai strategi apa yang akan kami terapkan besok dalam lapangan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Awalnya memang serius, tapi lama-lama saya merasa bosan. Karena arah pembicaraan sudah jauh melambung. Wacana-wacana euforia kemenangan (yang belum diraih) besok dibiarkan lepas bebas mengalir dalam arus pembicaraan kami. Kami terbuai oleh angan-angan besok hari yang belum pasti. Tapi terus terang, ini indah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Berkhayal, berangan, bermimpi atau berwacana, membuat saya mengawang-awang. Awalnya memang manis dan indah, tapi lama-lama bisa mematikan hati. Dan itu tak hanya terjadi sekali. Sedetik kita hanyut, beberapa jam kemudian kita akan tenggelam dan &lt;i&gt;kelelep&lt;/i&gt; dalam lautan angan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Lingkaran Setan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Begitulah kira-kira Pak Rhenald Kasali mengungkapkan opininya tentang wacana yang terlalu tinggi dan liar. Akhirnya tak bisa benar-benar direalisasikan. Yang berkembang justru bukan kenyataan, tapi malah wacana tersebut yang kian liar tak bisa dikendalikan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kita sering terjebak oleh konsep-konsep yang selalu mengiming-imingi harapan yang besar. Kalau tidak disertai oleh tindakan yang konkret dan jelas, hal ini bisa malah jadi bumerang bagi diri kita sendiri untuk tidak bisa berkembang dan kreatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-3_2rKhR6PVg/ToD8Wt9FfdI/AAAAAAAAARk/ulrrG0CGzmc/s1600/melamun.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="243" src="http://1.bp.blogspot.com/-3_2rKhR6PVg/ToD8Wt9FfdI/AAAAAAAAARk/ulrrG0CGzmc/s320/melamun.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Asyiknya berkhayal.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Menurut saya, kreatifitas itu tidak hanya dihasilkan dari karya-karya saja. Tapi kematangan konsep dan perilaku kita dalam mewujudkan konsep tersebut. Jadi, setelah wacana dan hasilnya di sana ada ruang kosong yang diisi oleh kreatifitas. Dan ini akan menghasilkan hal-hal yang dahsyat.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kita harus berani berbuat, berani mengambil resiko sekecil-kecilnya. Dan tak boleh bosan dalam melakukan percobaan. Kita harus benar-benar keluar dari kungkungan lingkaran setan wacana ini. Begitu kurang lebihnya ungkap Pak Rhenald Kasali.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Coba dan perhatikan!&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah idiom berbahasa Arab yang pernah masyhur di Pondok saya dulu. &lt;i&gt;"Jarrib wa laahidz takun 'aarifan"&lt;/i&gt; yang artinya Coba! dan Perhatikan, niscaya kau akan tahu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Idiom ini secara tidak langsung bisa kita jadikan senjata ampuh mewujudkan wacana kita. Jangan pernah malu mencoba dan gagal. Jangan takut gagal. Kegagalan itu bukanlah kejelekan. Gagal itu justru proses menuju sebuah keberhasilan. Tentunya apabila kita terus mengoreksi diri dan mengevaluasi langkah-langkah yang sudah diambil.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kita tentu bisa membayangkan seandainya dulu Thomas Alfa Edison larut dalam wacananya tentang cahaya bola lampu, entah tahun berapakah kita akan bisa menikmati lampu yang ada sekarang. Tapi kenyataanya, beliau berhasil keluar dari wacananya, dan mempraktekkan idiom tersebut. Hasilnya, apa yang kita nikmati sekarang. Terang benderang!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Berangan, bermimpi yang tinggi memang indah. Tapi apabila terlalu tinggi, dan kita belum mempersiapkan tempat jatuh yang empuk. Sama saja dengan bunuh diri. Maka dari itu, persiapkan diri. Jangan sampai kita menjadi bukti Idiom Arab yang berbunyi &lt;i&gt;"Halaka-mru'un lam ya'rif qadrahu"&lt;/i&gt; Binasalah seseorang yang tak tahu diri (belum mempersiapkan dirinya).&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-6704557239291068863?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/6704557239291068863/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=6704557239291068863' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/6704557239291068863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/6704557239291068863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2011/09/asyiknya-berkhayal.html' title='Asyiknya berkhayal.'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-3_2rKhR6PVg/ToD8Wt9FfdI/AAAAAAAAARk/ulrrG0CGzmc/s72-c/melamun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-6887556666261279944</id><published>2011-09-20T00:35:00.003+02:00</published><updated>2011-09-20T00:35:51.654+02:00</updated><title type='text'>Salahkan saja kucingnya!</title><content type='html'>Saya heran ketika membaca sebuah berita di salah satu media dotkom tentang aksi protes para wanita terhadap pernyataan Gubernur DKI Jakarta tentang langkah antisipasinya terhadap aksi perkosaan yang selama ini terjadi.&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dalam berita tersebut, berikut komentar-komentar di bawahnya, tampak sekali mereka lebih mengkritik pernyataan tersebut. Malah ada yang terang-terangan tidak suka dengan pernyataan tersebut yang "katanya" memojokkan kaum hawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bang Foke, sapaan akrab Gubernur DKI Fauzi Bowo, menyatakan bahwa beliau mengkritik para wanita yang kini lebih banyak menggunakan rok mini di tempat umum. Hal ini bisa menimbulkan stimulus-stimulus yang berakibat pada maraknya aksi perkosaan terhadap wanita.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Anehnya, banyak sekali yang tidak setuju dengan pernyataan tersebut. Malah banyak yang menyitirnya ke arah pengekangan hak asasi manusia untuk berbusana. Dalam hati saya, &lt;i&gt;afa-afaan ini??!!&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-DyHstd9bdPg/TnfDgCGJbfI/AAAAAAAAARg/erymQRdQWJE/s1600/images.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="266" src="http://4.bp.blogspot.com/-DyHstd9bdPg/TnfDgCGJbfI/AAAAAAAAARg/erymQRdQWJE/s320/images.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Bang Napi&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Kekacauan&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Salah seorang teman saya mencoba menganalogikan kasus ini dengan perumpamaan unik. Ada seorang pemudi &amp;nbsp;meletakkan ikan goreng di lantai tanpa penutup. Ketika sang pemudi lengah, datang seekor kucing mengambil ikan tersebut. Lalu memakannnya. Tak lama kemudian pemudi tersebut menemukan ikannya tinggal tulang. Lalu memarah-marahi sang kucing yang tanpa dosa sudah memakan ikan tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dari kasus di atas, siapa yang salah?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kata bang Napi yang sudah menjadi jargon di dunia kriminalitas, "Ingat, kejahatan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja bukan hanya karena ada niat pelakunya, tapi karena ada kesempatan. Waspadalah! Waspadalah!"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kalau kita kembalikan kepada kasus perkosaan yang marak akhir-akhir ini. Pantasnyalah kita selalu mengintrospeksi diri. Kasus-kasus itu terjadi bukan karena tanpa sebab. Pasti ada sebabnya. Selain karena ada niat pelaku, juga karena ada kesempatan yang diberikan pada mereka lewat penampilan-penampilan seronok.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kalau ada yang berpendapat, "Di luar negeri, memakai rok mini dan bikini saja biasa-biasa saja.. aman kok". Saya jadi penasaran, di belahan negeri mana itu? Mungkin yang berpendapat demikian terlalu banyak menonton film barat yang mengaku rasionalis tapi nyatanya dalam film-film mereka semuanya adalah mimpi.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kita sebagai bangsa Indonesia tidak seharusnya melulu mengaca pada apa yang terjadi di Barat. Kita bangsa Asia. Kita tidak siap kalau harus menerapkan 100% semua apa yang ada dari sana. Bangsa kita bangsa yang berbeda.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Berbicara masalah hak asasi berpenampilan pun di sini saya rasa kurang tepat. Kebebasan seseorang dibatasi oleh hak orang lain. Justru dengan anjuran tersebut, pemimpin kita berusaha menjaga hak asasi kita sebagai manusia yang mulia.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Antisipasi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tidak berlebihan akhirnya kalau bang Foke mengeluarkan statemen demikian. Harus ada sinergi antara pemerintah selaku penjaga keamanan dan masyarakat yang menciptakan keamanan diri mereka sendiri. Pemerintah harus sigap menanggulangi setiap tindak kriminalitas yang terjadi. Baik dengan memperketat pengamanan di titik-titik rawan maupun dengan penyuluhan-penyuluhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat bertugas mengkondisikan rasa aman bagi dirinya sendiri. Dan mereka harus menumbuhkan rasa aman dari dalam diri mereka. Bagaimana? Yaitu dengan meminimalisir kesempatan bagi para pelaku tindak kejahatan. Juga dengan selalu bekerja sama dengan aparat keamanan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ingat sebuah ayat dalam Al-Quran dalam surat An-Nisa yang berbunyi, "Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bagaimanapun, apa yang dianjurkan oleh pemimpin kita selama itu menuju kepada kebaikan harus kita taati. Apalagi yang berhubungan dengan keselamatan dan keamanan kita. Karena kita-lah yang bisa mengkondisikan keamanan bagi diri kita sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Wallahu a'lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-6887556666261279944?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/6887556666261279944/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=6887556666261279944' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/6887556666261279944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/6887556666261279944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2011/09/salahkan-saja-kucingnya.html' title='Salahkan saja kucingnya!'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-DyHstd9bdPg/TnfDgCGJbfI/AAAAAAAAARg/erymQRdQWJE/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-1771490823694597191</id><published>2011-05-20T01:43:00.001+02:00</published><updated>2011-05-20T01:45:07.415+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rumah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mesir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Perdebatan Meja Makan</title><content type='html'>&lt;a href="http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/224364_2057289877098_1390149203_2402152_5968531_n.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 200px;" src="http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/224364_2057289877098_1390149203_2402152_5968531_n.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; "&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Saya mencoba kalem-kalem saja ketika sadar bahwa seharian ini saya tidak beranjak kemana-mana. Entah malas atau apa saya biasa menyebutnya, yang jelas saya merasa duduk dan diam di rumah lebih nyaman ketimbang keluyuran di luar. Ada sekat yang tak terlihat di antara lubang pintu.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Ketimbang saya menggerutu tak jelas, saya berusaha mengalihkan dengan membaca buku (memang seharusnya begitu). Tapi otak ini menolak mentah-mentah apa yang sudah saya baca. Tulisan-tulisan itu hanya sampai retina, belum masuk ke hati apalagi otak. Sudahlah, sambil menggerutu tak jelas saya menuju dapur.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Sayup-sayup saya mendengar lagu sendu dari sebuah grup band lokal. Mengiang-ngiang beradu bersama suara isi penggorengan yang sedang saya garap. Isinya kurang lebih begini:&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;em&gt;sungguh aku tak bisa, sampai kapanpun tak bisa&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;em&gt;membenci dirimu, sesungguhnya aku tak mampu&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;em&gt;sulit untuk ku bisa, sangat sulit ku tak bisa&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;em&gt;memisahkan segala cinta dan benci yang ku rasa&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 11px; line-height: 16px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; "&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Manusiawi memang. Kalau mendengar musik, tak alang entah itu dengkul atau tumit pasti terpancing untuk bergerak. Mengikuti lantunan nada mendayu, bergerak dinamis kesana kemari. Kalau tak ingat sedang berada di dapur, bisa saja saya jadikan &lt;em&gt;sutil penggoreng&lt;/em&gt; pengganti microphone. Heheh&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Masakan jadi. Penuh protein dan karbohidrat. Juga &lt;em&gt;cacapan asam kamal&lt;/em&gt; yang bahan intinya saya bawa dari Indonesia baru-baru ini. Melenggang menuju ruang makan, hati girang. Makanan segera terhidang. Teman-teman datang, melihat menu terhidang mata mereka terang.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Resepsi makan-makan pun berjalan dengan obrolan santai. Sementara itu suasana masih tenang. Tapi beberapa menit kemudian pecahlah obrolan menjadi sebuah perdebatan. Naluri saya bertanya, ada apa gerangan?&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Perseteruan terjadi antara kedua teman saya, sebut saja A dan B. Mereka saling mengukuhkan bahwa pendapatnyalah yang paling benar. Si A menuding si B mempertahankan kebatilan, sebaliknya B tak mau kalah. Apa pula masalahnya?&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Ternyata mereka berbeda pendapat tentang penggunaan huruf "K" pada akhir kata. Hal ini bermula dari lagu yang sempat mengalun tadi. Bak lomba Kelompencapir yang terkenal di TVRI dulu mereka berdebat. Meja makan berubah menjadi meja presentasi. Si A berkeyakinan bahwa semua kata berakhiran "K" harus dibaca "K" secara jelas. Contohnya, kata kotak dibaca kota(k), tidak dibaca tida(k). Dan lagu tadi akhirnya harus dinyanyikan dengan jelas seperti:&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;em&gt;sungguh aku ta(k) bisa, sampai kapanpun ta(k) bisa&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;em&gt;membenci dirimu, sesungguhnya aku ta(k) mampu&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;em&gt;sulit untu(k) ku bisa, sangat sulit ku ta(k) bisa&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;em&gt;memisahkan segala cinta dan benci yang ku rasa&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; "&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Sedangkan B berpendapat sebaliknya. Tidak semua huruf "K" pada akhir kata dibaca jelas, ada beberapa pengecualian di sana. Contohnya, tidak menjadi tida', capek menjadi cape', dan lain sebagainya. Walhasil, lagu itu pun menjadi berbunyi:&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;em&gt;sungguh aku ta' bisa, sampai kapanpun ta' bisa&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;em&gt;membenci dirimu, sesungguhnya aku ta' mampu&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;em&gt;sulit untu' ku bisa, sangat sulit ku ta' bisa&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;em&gt;memisahkan segala cinta dan benci yang ku rasa&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; "&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Akhirnya keduanya berhenti sebentar untuk mengambil nafas setelah gencar beradu argumen. Lucu saja, saya membayangkan kalau semua kata dibaca jelas, maka enggak harus menjadi engga(k). Atau tidak dibaca semuanya dengan jelas, maka handuk menjadi handu'? Hahaha&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Tawa saya terhenti ketika mata keduanya melirik tepat ke arah saya, tatapan mereka masuk menghunjam ulu hati. Isi pesan tatapan itu adalah : Tolong dukung saya! Kuatkan pendapat saya. Oalah, meminta dukungan ternyata.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Akhirnya saya putuskan untuk tidak mendukung siapa-siapa. Kedua-duanya benar, dan tujuan keduanya memang mulia. Yaitu mempertahankan bahasa Indonesia yang baku, baik dan benar. Saya hanya tidak mau perbedaan tentang hal-hal seperti ini malah menambah jumlah perbedaan yang sudah tidak terhitung di atas muka bumi ini. Perbedaan memang rahmat, tapi membedakan diri itu &lt;em&gt;kholif tu'rof&lt;/em&gt;namanya.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Lebih baik menikmati hidangan yang berbeda di atas meja. Ada ikan kering sepat di sana, ada juga ikan kering gabus. Plus &lt;em&gt;cacapan asam&lt;/em&gt; khas Kalimantan. &lt;em&gt;Amboi&lt;/em&gt;…&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-1771490823694597191?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/1771490823694597191/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=1771490823694597191' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/1771490823694597191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/1771490823694597191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2011/05/perdebatan-meja-makan.html' title='Perdebatan Meja Makan'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-8771362456103533129</id><published>2011-05-20T01:42:00.002+02:00</published><updated>2011-05-20T01:43:31.093+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mesir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Eksistensi Manusia menurut Ibn Rusyd</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; "&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;"Kak Irfan…"&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Saya seperti limbung mau terbang kalau mendengar seseorang memanggil seperti itu. Siapapun dia yang memanggil, apapun panggilannya, asal nama saya disebut, saya senang sekali. Saya merasa bahwa kehadiran saya dirasakan. Eksistensi saya diakui. &lt;em&gt;Ana yu'tabar jell&lt;/em&gt;!!!~&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Manusia manapun akan bahagia kalau eksistensinya diakui. Karena memang sebagai fitrahnya, manusia butuh pengakuan eksistensinya. Sehingga kelangsungan hidupnya bisa berjalan. Bayangkan saja, secara naluri. Manusia ketika berbicara dia ingin didengarkan, maka dia akan berusaha mencari perhatian lawan bicaranya. Baik itu dengan mengangkat tangan atau mengeraskan suara. Tak lebih untuk sekedar menyatakan bahwa dia ada dan ingin didengarkan. Seperti hal itu pula dalam hubungan mu'amalah. Dalam belanja, membutuhkan bantuan manusia lain. Tanpa pengakuan dari orang lain, dia bukanlah apa-apa. Padahal manusia itu adalah &lt;em&gt;madaniy bitthab'iy&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Kita mungkin tak terlalu asing dengan nama Averroes atau Ibnu Rusyd. Beliau adalah filsuf Muslim yang terkenal. Banyak dari pemikir-pemikir Barat mengambil ide-ide beliau. Salah satunya, sekte Dominikan pada zaman pertengahan yang banyak mengadopsi terjemahan-terjemahan Ibnu Rusyd dari pemikiran-pemikiran Aristoteles. Sekarang, bagaimana pendapat Ibnu Rusyd terhadap eksistensi manusia?&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Berbicara tentang manusia kita tidak bisa lepas dari definisi al-Nafs. Karena menurut Ibnu Rusyd, manusia itu terdiri dari dua hal. Yang menggerakkan dan yang digerakkan. Yang digerakkan ini lebih bersifat bentuk, sedangkan yang menggerakkan lebih bersifat materi. Yang menggerakkan ini sendiri menurut Ibnu Rusyd terdiri dari dua hal yang berbeda secara realita, yakni ar-Ruh (nyawa) dan al-Nafs (jiwa).&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Allah SWT menciptakan untuk manusia kebaikan dan keburukan (al-Khayr wa al-Syarr). Manusia dibebaskan untuk memilih diantara kebaikan dan keburukan tersebut, hal ini biasa disebut &lt;em&gt;hurriyatul ikhtiyar&lt;/em&gt;. Manusia diberikan kebebasan penuh untuk berbuat. Dan tentu di balik hal itu ada tersimpan hikmahnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Ibnu Rusyd terkenal dengan idenya yang mengatakan bahwa al-Nafs itu hanya satu. Berpedoman dari Surat An-Nisa ayat 1 dan ayat-ayat yang lain menyatakan bahwa al-Nafs itu hanya satu. Dan menurut beliau, al-Nafs inilah yang mempunyai peranan besar dalam diri manusia untuk memilih antara kebaikan dan keburukan.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Dari sini jelas bahwa Allah SWT menciptakan kebaikan dan keburukan serta memberikan kepada manusia kesempatan untuk menunjukkan eksistensinya dengan memberinya kebebasan memilih. Tidak ada paksaan. Dia memilih kebaikan, dia berhak akan surga. Begitupun sebaliknya, dia memilih keburukan, baginya neraka. Apabila manusia tak dibebaskan memilih dan berbuat, lantas apa wujud dari eksistensinya di muka bumi ini? Manusia tak lebih dari sehelai kapas yang diombang ambing oleh tiupan angin.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Contoh lain bisa kita temukan di kampus ketika ujian. Kita diberikan kebebasan oleh Duktur untuk memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di kertas soal setelah sebelumnya kita pelajari mana yang benar dan mana yang salah. Eksistensi kita sebagai mahasiswa terwujud kalau kita berhasil memilih jawaban itu dari apa yang kita pelajari. Benarkah itu atau salahkah, pada intinya kita sudah menjalani ujian secara baik dan benar. Dari situ jelas terwujudnya eksistensi Ujian sebagai proses berlangsungnya &lt;em&gt;al-Ikhtibar&lt;/em&gt;, eksistensi Duktur sebagai seorang guru yang mengajar dan menguji, dan eksistensi kita sebagai mahasiswa yang belajar dan diberi kebebasan menjawab. Kalau kita benar, kita berhak untuk dibenarkan. Kalau salah, kita tidak mungkin dibenarkan.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Jadi, menurut Ibnu Rusyd. Kebebasan manusia memilih kebaikan dan keburukan yang diciptakan oleh Allah SWT adalah salah satu wujud aplikasi dari pengakuan eksistensi manusia. Juga sebagai pengakuan bahwa Allah SWT Maha Adil atas hamba-Nya seperti tertuang dalam surat Fushilat ayat 46.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Sebuah pepatah mengatakan: kalau kau ingin dikenang, kau harus membuat kenangan bagi orang lain. Dalam bahasa lain, kalau ingin diakui oleh orang lain, berbuatlah sebanyak-banyaknya agar orang mengenalmu.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Wallah a'lam.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-8771362456103533129?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/8771362456103533129/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=8771362456103533129' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8771362456103533129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8771362456103533129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2011/05/eksistensi-manusia-menurut-ibn-rusyd.html' title='Eksistensi Manusia menurut Ibn Rusyd'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-4516376813640357394</id><published>2011-05-20T01:40:00.001+02:00</published><updated>2011-05-20T01:41:54.533+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kehilangan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Ransel</title><content type='html'>&lt;a href="http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/208235_1967174664274_1390149203_2279124_6086906_n.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 384px; height: 369px;" src="http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/208235_1967174664274_1390149203_2279124_6086906_n.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; "&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Ransel itu, ransel yang sama ketika empat tahun yang lalu aku merajut asa kepergianku ke negeri ini. Ransel tempat aku membawa cita-cita dan bekal hidup. Di dalamnya kutaruh harapan dan doa, kutitipkan padanya segala angan dan kenangan.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Pelan-pelan kulipat cita-cita, kutumpuk menjadi satu. Menjadi sebuah sinergi, seperti apa yang aku inginkan. Pesan-pesan dan doa kuselipkan, agar isinya padat. Agar aku tak kekurangan bekal. Bekal untukku hidup di sini, memanjangkan umur, mencatat sejarah dan memilih jalanku sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Entah, aku bahagia sekali berkemas dengan ransel ini. Dulu, ada semangat tersendiri terhadapnya. Seperti akan berlibur panjang, seperti akan menyaksikan sebuah pertunjukkan dengan happy ending yang memuaskan. Aku yakin, di sebuah titian akhir, akan ada sebuah kebahagiaan di sana.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Sesampai di tujuan, pelan-pelan aku mengeluarkan isinya. Takut bekalku habis, atau malah hanya pelit pada diri sendiri. Aku begitu mencintai ransel ini, berikut isinya. Menjinjingnya, memikulnya, hingga menikmati isinya merupakan sebuah kecintaan tersendiri. Banyak harapan di sana. Bukan hanya harapanku, harapan mereka. Kalian juga.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Tapi, kepulangan kali ini. Aku begitu membencinya. Aku takut berkemas. Seperti tak melihat tujuan di depan sana. Aku khawatir, akan ada badai dan aku goyah menghadapinya. Aku takut menyaksikan sad scene yang pasti datang, ingin men-skip bagian itu, lalu kembali duduk manis menyaksikan bagian senangnya saja. Pragmatis? Kurasa semua orang ingin begitu.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Aku merasa ransel ini terlalu berat, basah, berbau. Entah isinya busuk atau banyak yang pecah. Aku hanya bisa menyeretnya pelan. Pelan-pelan menuju apa yang aku inginkan. Aku tahu bagaimana rasanya ditinggalkan. Tapi kali ini, hal itu membuatku seakan tidak pernah tau sebelumnya. Banyak sekali lipatan-lipatan kenangan, juga bungkusan harapan yang masih belum aku buka. Aku harus merelakan semuanya hilang. Aku belum menikmatinya.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Sebelum terburu-buru memutuskan mengganti ransel baru, aku ingin mengatakan bahwa aku masih mencintai ransel ini dengan apa yang pernah aku bawa di dalamnya. Dengan cita-cita dan harapan yang kusimpan dalam-dalam di dalamnya. Dalam cinta yang selalu aku bawa kemanapun aku berada.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-4516376813640357394?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/4516376813640357394/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=4516376813640357394' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/4516376813640357394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/4516376813640357394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2011/05/ransel.html' title='Ransel'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-5998072652829500889</id><published>2011-05-20T01:36:00.002+02:00</published><updated>2011-05-20T01:39:47.018+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rumah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mesir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Dari Kafe, Menyapa Dunia</title><content type='html'>&lt;a href="http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/169017_1844764964108_1390149203_2090890_1769832_n.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 460px; height: 276px;" src="http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/169017_1844764964108_1390149203_2090890_1769832_n.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; "&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Di tengah hebohnya demonstrasi besar-besaran kemarin di Maidan Tahrir. Demonstrasi yang tak bosan-bosan menghiasi headline beberapa media lokal Mesir maupun mancanegara. Tak menyangka bahwa sebenarnya keadaan itu seperti terangkum dalam sebuah miniatur kecil obrolan-obrolan &lt;em&gt;maqha&lt;/em&gt; (kafe) di kota Kairo.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Seperti orang Melayu yang digambarkan Andrea Hirata dalam Padang Bulan, orang-orang Mesir sangat suka menghabiskan waktunya duduk di maqha. Sambil memutari meja kecil, mereka memulai obrolan seperti kelompencapir (Kelompok Pendengar, Pembaca dan Pemirsa, acara khas di TVRI dulu). Masing-masing mengeluarkan pendapat, ada yang menguatkan, ada pula yang membantah. Kadang, nada meninggi kemudian tiba-tiba gelak tawa pecah. Dengan sedikit memuat anekdot-anekdot lawak khas Adel Emam. Jarang sekali ditemukan kesimpulan yang sama. Karena masing-masing punya pendapat dan keinginan yang berbeda.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Maqha juga menjadi sumber pendapatan bagi para penjual koran dan penyemir sepatu. Sambil mengobrol sengit, pipa shisha di tangan, kaki menjulurkan sepatu untuk disemir, mereka seperti memasuki sebuah &lt;em&gt;social networking&lt;/em&gt; seru selain Facebook dan Twitter. Obrolan di maqha juga ada istilah yang lazim di Facebook maupun Twitter. Ada komentar, &lt;em&gt;like&lt;/em&gt;, maupun &lt;em&gt;re-tweet&lt;/em&gt;. Kadang mereka mengomentari situasi politik, naiknya harga &lt;em&gt;isy&lt;/em&gt;, maupun keruwetan lalu lintas kota. Kalau ada yang sependapat, tak jarang yang lain ikut membenarkan seperti &lt;em&gt;men-like&lt;/em&gt; pernyataan sahabatnya. Ada juga yang &lt;em&gt;menre-tweet&lt;/em&gt; kabar berita yang baru saja dia baca dari beberapa media cetak lokal seperti Al-Masry Al-Youm, Al-Shorouq, Al-Wafd atau Al-Gomhoriya.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Kafé di Mesir tidak hanya sebagai tempat duduk santai. Banyak orang mengibaratkan kafe di Mesir bagai "miniatur negara". Di kafe, orang-orang Mesir betah duduk berlama-lama sambil mengobrolkan berbagai macam masalah. Mulai masalah politik, ekonomi, budaya, sastra hingga masalah keluarga. Tak heran jika mereka seakan-akan terlihat seperti pengangguran karena bisa menghabiskan waktu seharian di kafe.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Sejarah juga mengatakan bahwa pergolakan revolusi Mesir di mulai dari kafe-kafe. Banyak sekali orang-orang besar yang memulai langkah besar mereka dari kafe. Bisa disebut, Naguib Mahfouz, seorang sastrawan besar Mesir peraih nobel pada tahun 1988. Tulisan-tulisan tajamnya adalah hasil kontemplasinya di pojok kafe Kairo. Salah satunya yang tersohor adalah Kafe &lt;em&gt;El-Fishawi&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Ketika ramai demonstrasi bergejolak pun, tak sedikit dari orang Mesir yang memulai taktik strategi atau menyusun tuntutan mereka terhadap pemerintah di kafe-kafe sudut kota Kairo. Bahkan, berita-berita perkembangan situasi pun terus mereka pantau dari televisi-televisi di kafe-kafe. Sambil menghisap shisha, menghembuskan asapnya, menggerutu atau malah berkomentar dengan nada yang bersemangat.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Berikut adalah &lt;em&gt;menu-menu mayor&lt;/em&gt; beberapa kafe di Mesir.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Syai&lt;/em&gt; (Teh&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Dalam buku panduan wisata Fodor's tentang Mesir cetakan The American University in Cairo Press, &lt;em&gt;Syai&lt;/em&gt; adalah minuman umum masyarakat Mesir. Minuman ini tak mengenal siapa yang kaya, siapa yang miskin, tua, muda, politisi, hakim, polisi, bahkan supir taksi. Semuanya penggemar berat &lt;em&gt;Syai&lt;/em&gt;. Minuman ini bisa diseduh kapanpun. Baik ketika ujian (bagi teman-teman Al-Azhar), maupun di tengah sibuknya suasana perkantoran. Seringkali saya melihat orang-orang Mesir berjalan dengan tergopoh-gopoh menenteng segelas teh di tangan. Atau supir bus dan supir taksi menempatkan segelas teh di dalam kendaraan mereka.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Bagi orang-orang Mesir, &lt;em&gt;Syai&lt;/em&gt; hitam dan manis adalah favorit. Kadang bisa disajikan dengan &lt;em&gt;Ne'na'&lt;/em&gt; (daun mint). Atau kalau mau yang sejenis, bisa saja meminta disajikan teh rasa kayu manis, atau rasa apel. Tergantung selera masing-masing.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Orang Mesir biasanya melewati waktu meminum teh sambil bermain catur, &lt;em&gt;backgammon&lt;/em&gt;, atau ditemani koran-koran sambil sesekali bersungut-sungut menyertakan komentar-komentar terhadap kinerja pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Bagi anda yang pernah mampir ke Mesir. Tidak sah sebelum menikmati segelas &lt;em&gt;Syai&lt;/em&gt; di atas bukit Muqattam sambil menikmati suasana kota Kairo malam hari.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;strong&gt;Shisha&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Pada zaman modern kini, rasa shisha tak hanya buah-buahan. Kini, tersedia berbagai macam rasa. Mulai rasa &lt;em&gt;capucinno&lt;/em&gt;,&lt;em&gt;coca-col&lt;/em&gt;a hingga rasa koktail.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Konon, menghisap shisha bisa memberikan rasa tenang. Maka tak jarang, orang-orang Mesir yang meledak-ledak bisa ditenangkan dengan menyodorkan kepada mereka sedotan shisha. Dengan gaya yang khas. Duduk santai, menghisap dalam-dalam, lalu menghembuskan asapnya berputar-putar. Seakan akan dengan hembusan tersebut, ikut pula masalah yang mereka pendam dalam hati. Tapi, bagi anda yang mempunyai gangguan saluran pernafasan. Saya anjurkan supaya tidak mencoba, sayangi paru-paru anda.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Qahwa&lt;/em&gt; (Kopi)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Kopi di Mesir sebenarnya sudah merupakan campuran dari kombinasi kopi-kopi luar. Hampir bisa ditemukan di setiap&lt;em&gt;store-store&lt;/em&gt; kopi. Tapi, yang khas adalah penyajiannya. Seorang pemuda tampak dengan tanggap berjalan cepat diantara orang-orang yang duduk sibuk mengobrolkan berbagai macam hal. Dengan lempengan besi berisi segelas air putih dan gelas kecil kopi yang kental. Dia tampak tanggap melayani berbagai macam permintaan. Cukup dengan menjentikkan jari.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Kopi kental hitam inilah yang menjadi sumber ilham seorang Naguib Mahfouz menelurkan karya-karyanya. Dari kritik sastra, politik hingga skenario film.&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Sahlab&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Susu kental yang panas, dengan kacang dan parutan coklat ini merupakan minuman paling nikmat di musim dingin. Biasanya, orang-orang Mesir menikmati minuman ini ketika berkumpul bersama kawan-kawan mereka atau keluarga. Di selingi seruputan sahlab, mereka mengobrol kondisi politik yang sedang berkecamuk. Mulai dari yang pro pemerintah sampai yang menginginkan perubahan.&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-5998072652829500889?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/5998072652829500889/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=5998072652829500889' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5998072652829500889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5998072652829500889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2011/05/dari-kafe-menyapa-dunia.html' title='Dari Kafe, Menyapa Dunia'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-5197246235968829728</id><published>2011-01-02T18:36:00.003+02:00</published><updated>2011-01-02T18:47:43.595+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Sang Pemimpi yang Tak Berhenti Tertidur</title><content type='html'>&lt;div&gt;Suatu hari saya tak sengaja berkunjung ke beranda depan loby Fesbuk. Di sana saya bisa melihat berbagai macam tipikal penyajian status-status dari kontak yang terdaftar sebagai teman saya. Ada yang curhat masalah cinta, ga ada duit, tugas kampus sampai niat bunuh diri!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada sebaris status yang menarik mata saya untuk "mampir", sebuah status yang berbunyi "Bermimpilah, karena segala sesuatu berawal dari mimpi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermimpi, itu baik dan benar-benar saja. Apalagi kalau yang diimpikan adalah sesuatu yang positif, hal ini bisa memicu kita untuk berusaha mewujudkannya. Tak sedikit orang sukses yang “katanya” berhasil merubah garis hidupnya dari mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali buku yang ditulis tentang kekuatan mimpi yang mempengaruhi kejiwaan seseorang, terutama buku motivasi. Rata-rata isinya berbunyi,"Kita harus berani bermimpi!" atau "Bermimpilah, sebelum bermimpi itu dilarang!" (ini tambahan dari saya saja, heheh). Dan tak sedikit pula, novel-novel best seller menggugah yang menceritakan kekuatan mimpi. Tentunya novel-novel ini pula, semuanya berasal dari mimpi pengarangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;Sekarang, bagaimana sebuah mimpi bisa mempengaruhi seseorang? Bagaimana mimpi&lt;br /&gt;bisa diwujudkan? Apakah mereka benar-benar bermimpi?&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557628661572373938" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 167px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TSCp0naNDbI/AAAAAAAAARM/6JwFnjdwo8w/s320/inception-wanted2.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Tak sengaja, saya menonton film yang dibintangi oleh aktor tampan Leonardo di Caprio yang berjudul The Inception. Film ini menceritakan tentang seorang ahli yang bisa memasuki mimpi orang lain. Untuk mencuri data dan bahkan menanamkan sebuah ideologi ke dalam pikiran korbannya. Hebatnya, semuanya dilakukan dalam mimpi. Dengan perencanaan yang matang, sang ahli dan krunya bisa masuk ke dalam mimpi korbannya. Dengan menggunakan proyektor dalam mimpi, tim ini berhasil menanamkan sebuah ideologi ke dalam pikiran korbannya melalui mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tiba-tiba jatuh cinta dengan film ini. Bagaimana sebuah mimpi bisa merubah seseorang untuk berbuat sesuai dengan apa yang ia impikan. Dia bagaikan tunduk pada "perintah bawah sadarnya". Bagi saya, film ini menarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film The Inception dengan detail menjabarkan proses sederhana bagaimana mimpi bisa merubah seseorang. Bagaimana mimpi bisa memacu seseorang untuk berubah. Hanya dengan menanamkan ideologi, dibantu dengan proyektor mimpi yang membuat mimpi itu seolah nyata, dan kesadaran penuh setelah terbangun akan mimpi yang harus diwujudkan. Semuanya menjadi mata rantai yang tak dapat dipisahkan untuk membangun figur seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya, tak muluk-muluk. Ada novel sang Pemimpi. Novel fenomenal yang bercerita tentang hikayat Ikal dan Arai yang berhasil mendapatkan beasiswa ke Perancis, setelah berjuang mati-matian beradu nasib di ibukota. Novel lain adalah Negeri Lima Menara, cerita tentang 5 orang anak santri yang bertekad mengejar mimpi mereka masing-masing, berawal dari perdebatan tentang bentuk awan yang mereka lihat dari bawah menara. &lt;/p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557631160576405634" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 244px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TSCsGE7McII/AAAAAAAAARU/aFTGHvSt42Q/s320/2010_03_14_01_52_27_detail_mrngejarmimpi.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Kali ini contoh nyata, baru-baru ini saya menyaksikan salah satu acara televisi Kick Andy yang bertema Mengejar Mimpi. Tokoh-tokoh sukses yang dihadirkan antara lain Prof. Dr. F. G. Winarno, yang sekarang menjabat sebagai Rektor Universitas Atmajaya di Jakarta. Karena bosan hidup miskin, beliau bermimpi untuk bisa menjadi kaya. Tapi beliau sadar, hal itu tidak bisa instan. Maka, beliau belajar habis-habisan. Hasilnya, tak perlu kaya. Beliau berhasil mencapai apa yang beliau inginkan. Salah satunya adalah pernah mengenyam pendidikan luar biasa di Luar Negeri. Nama-nama lain ada Dr. Eka Julianta Wahjoepramono, Sp. BS (Dokter ahli bedah syaraf). Dr. Purwadi, MHUM. (Dosen Filsafat Jawa). Ada Prof. Dr. Saldi Isra, SH.(Dosen dan ahli hukum tata Negara) dan terakhir ada Dr. Basuki Agus Suparno (Dosen Ilmu Komunikasi). Doktor-doktor ini mengawali langkah mereka dari mimpi yang mereka wujudkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kekuatan mimpi yang kini mulai tereksplorasi. Hingga tak jarang kini banyak orang mengumandangkan slogan "Mari bermimpi!", atau "Bermimpilah untuk masa depan". Tapi alangkah menyedihkan apabila kita terlalu larut dalam sebuah mimpi. Parahnya, tak bangun-bangun dari mimpi dan realita. Yang ada, kita hanya menjadi sang Pemimpi yang tak kunjung terbangun dari mimpinya. Dalam film The Inception, hanya ada dua cara membangunkan sang pemimpi kembali kepada realita. Pertama, mengejutkannya. Kedua, membunuhnya. (Tenang, semua cara ini hanya dilakukan di dalam mimpi). &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-5197246235968829728?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/5197246235968829728/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=5197246235968829728' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5197246235968829728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5197246235968829728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2011/01/sang-pemimpi-yang-tak-berhenti-tertidur.html' title='Sang Pemimpi yang Tak Berhenti Tertidur'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TSCp0naNDbI/AAAAAAAAARM/6JwFnjdwo8w/s72-c/inception-wanted2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-2490565708560084594</id><published>2010-12-24T00:07:00.006+02:00</published><updated>2010-12-24T00:13:26.218+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Rumah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mesir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Ada-ada saja...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRPJZ3zTWtI/AAAAAAAAARA/oxr-TmRl6Ew/s1600/ik-lach-me-kripoet_kucing-santai.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 269px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRPJZ3zTWtI/AAAAAAAAARA/oxr-TmRl6Ew/s320/ik-lach-me-kripoet_kucing-santai.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5554004211790994130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Saya terheran-heran akhir-akhir ini. Teman-teman di Kairo sedang gandrung-gandrungnya belajar nyetir mobil. Tak ragu nampaknya mereka menghabiskan waktu berlama-lama di belakang setir, menghabiskan duit juga untuk durasi sewa mobil. Maklum, mahasiswa pemilik mobil di Kairo ini bisa dihitung dengan jari. Jadi kalau ingin menggunakan alat transportasi satu ini, kami harus menyewa dengan tarif yang disesuaikan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tatkala ditanyai seorang teman, apakah saya bisa menyetir? Sejujurnya saja saya jawab bahwa saya tidak bisa menyetir. Bukan berniat untuk berapologi, tapi memang saya tidak tertarik belajar menyetir. Padahal di rumah, abah saya punya satu buah mobil kijang tahun 2000an. Tapi tetap, saya tidak tertarik belajar menyetir. &lt;span class="Apple-style-span" &gt;(walau akhirnya saya harus bisa juga menyetir)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya lebih suka duduk di belakang, menikmati perjalanan ketimbang harus konsentrasi pada jalan. Malahan saya berniat untuk tidak bisa menyetir sama sekali, saya nanti cukup menggaji sopir pribadi yang akan mengantarkan saya kemari sedang saya bisa mempersiapkan hal lain sebelum menuju pekerjaan. Seperti, melengkapi tidur yang kurang pada malam harinya karena lembur, mempersiapkan materi presentasi, atau bisa juga menulis blog seperti saat ini. :D&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Parahnya lagi, saya pernah berniat untuk tidak punya HP. Saat orang lain sedang asik-asiknya &lt;i&gt;upgrade&lt;/i&gt; model HP yang seperti tidak pernah berhenti mengeluarkan produk baru, saya tinggal menggunakan jasa ajudan atau sekretaris pribadi untuk menerima setiap panggilan yang ditujukan untuk saya. Syukur-syukur lagi kalau saya tidak perlu repot-repot mengisi pulsanya. :p&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Belum lagi saya pernah terpikir untuk membuat alat sensor kata pada alat-alat yang berhubungan langsung dengan saya. Seperti komputer atau laptop, saya tak perlu repot-repot mengetik, tinggal bicara, otomatis sensor tersebut akan menyalinnya dalam sebuat tulisan. Atau dengan pintu rumah, cukup dengan mengucapkan kalimat tertentu, pintu itu otomatis terbuka. Dan lain-lainnya. (hebat bukan???)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ada yang bilang saya bermental pejabat. Tidak juga. Karena saya lebih suka bekerja di lapangan ketimbang berlama-lama di kantor. Tapi, kecenderungan saya. Saya lebih suka mengajar. Entah mengapa, mengajar bagi saya membawa semacam sensasi yang berbeda. Apalagi ketika bisa berdiri di hadapan ribuan mahasiswa hebat, mengajarkan mereka bagaimana merubah 1 + 1 bukan menjadi dua. :D (teorinya masih dalam proses dipikirkan).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Itulah saya, bukan tak mau ribet. Tapi kalau ada sesuatu yang bisa dipermudah, kenapa harus dipersusah. Semuanya sudah ada jalannya ;)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-2490565708560084594?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/2490565708560084594/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=2490565708560084594' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2490565708560084594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2490565708560084594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2010/12/ada-ada-saja.html' title='Ada-ada saja...'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRPJZ3zTWtI/AAAAAAAAARA/oxr-TmRl6Ew/s72-c/ik-lach-me-kripoet_kucing-santai.gif' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-2475141241482048909</id><published>2010-12-23T22:52:00.008+02:00</published><updated>2010-12-24T00:31:00.075+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Ayahku suka Lagu Jadul = Ayahku Jadul???</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Kalau boleh bercerita sedikit, dulu waktu saya masih imut sekali. Saya sering sakit-sakitan. Entah kenapa, setiap umur saya bertambah satu, setiap itu pula saya harus rela berbaring lemah. Kadang kalau tidak beruntung, saya harus rela menghabiskan waktu minimal lima hari opname di rumah sakit. Bertemankan infus dan nasi bubur khas rumah sakit yang pahit.&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Waktu itu selepas saya naik ke kelas empat SD bertepatan dengan rencana renovasi rumah, saya sedang aktif-aktifnya di sekolah. Anda tentu tahu sendiri bagaimana anak-anak di sekolahnya, tentunya jajan tidak teratur. Begitupula saya. Ada satu minuman favorit saya sewaktu di sekolah dulu, minuman bersoda buatan pabrik rumahan. Dan minuman itu pula lah yang membuat saya akhirnya sakit. Pikiran orangtua saya terbagi, antara rumah yang direnovasi dan anak yang harus direnovasi juga kesehatannya alias sakit.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Penyakit saya terbilang cukup aneh, sampai sekarang saya sendiri masih tidak tahu apa nama  penyakit saya dulu. Syukurnya, penyakit itu adalah penyakit terakhir yang mengharuskan saya opname di rumah sakit. Karena setelahnya, saya hanya "berkunjung" ke rumah sakit untuk periksa kesehatan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Ciri-cirinya leher saya bengkak, tak bisa digerakkan. Dan kalau saya duduk, kepala saya terasa pusing sekali. Makan pun tak selera. Sampai-sampai selang harus masuk lewat hidung saya untuk mengantarkan makanan pada lambung.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Nah, sampai di sini anda pasti bertanya-tanya apa hubungannya tulisan ini dengan judul di atas?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Begini, sewaktu saya sedang &lt;i&gt;drop-drop&lt;/i&gt;nya di rumah sakit. Abah dan mama saya kadang bergantian menemani saya. Biasanya abah dapat giliran pagi, dan mama dapat giliran malam. Pada suatu hari, abah saya datang membawakan sebuah organ mini murahan. Sebagai oleh-oleh hiburan di kala saya sakit. Hati saya girang. Walau badan lemah, tapi semangat saya kembali berkobar melihat organ mini tersebut. Abah tahu, kalau saya suka musik. Begitupula beliau.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Beliau dulu pernah bercerita, sewaktu beliau masih di kampung dan mondok di pesantren. Beliau sering kabur untuk menonton orkes melayu keliling. Orkes yang digawangi seorang juragan berkumis tipis, berbaju rapi dengan rambut yang licin selicin lantai dilumuri oli. Beberapa orang musikus dengan alat masing-masing. Ada akordion, organ, gitar, bass dan ketipung. Juga tiga orang biduan biduanita. Seorang biduan berpakaian safari, bersepatu pantopel coklat mengkilap, rambut bak Elvis Presley dengan jambul menggelambung di ujung kepala juga kumis tak kalah rapi dari juragan. Dua biduanita berpakaian melayu panjang dan sopan, serta dandanan seadanya. Jauh dari kata norak.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Entah bagaimana detailnya, abah saya yang katanya bagus mengaji tiba-tiba terpilih sebagai penyanyi lagu orkes keliling. Mungkin tim pencarian bakat waktu itu tidak secanggih sekarang, mereka melakukan &lt;i&gt;scouting&lt;/i&gt; secara manual. Akhirnya abah dikontrak. :D&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Di orkes melayu tersebut abah diplot menyanyikan lagu-lagu melayu zaman dahulu. Berbagai macam lagu beliau nyanyikan, terlebih beliau sangat mengidolakan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Puteh_Ramlee"&gt;Puteh Ramlee&lt;/a&gt; sebagai seorang biduan melayu yang terkenal zaman itu.&lt;/div&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRO88kK9R0I/AAAAAAAAAQ4/sXx42aD2WN4/s320/ramlee10.jpg" style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 224px; height: 320px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5553990514165761858" /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Suaranya, nak... Macam gumpalan sutra terhembus angin. Tebal mengalun, tapi merdu", abah bercerita.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Banyak lagu P. Ramlee yang ayah nyanyikan, mulai dari Anakku Sazali, Azizah, Bulan Mengambang, sampai Engkau Laksana Bulan. Beliau hafal betul tiap-tiap not-nya. Walaupun beliau akhirnya secara &lt;i&gt;dramatis&lt;/i&gt; harus memilih kembali sekolah di pesantren ketimbang meneruskan "karir" di dunia tarik suara.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Walhasil, saya begitu terhibur di rumah sakit. Punya motivasi untuk sembuh dan pulang ke rumah sambil memeluk organ mini yang jadi kesayangan saya. Saya baru sadar, ternyata walau penampilan abah yang perlente dan modis, beliau juga menyukai lagu-lagu lama. Bersahaja sekali beliau tatkala mengajarkan saya beberapa lagu yang sekarang masih saya hafal nadanya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sekarang, abah tak lagi muda. Umur beliau sudah 73 tahun. Rentan sakit-sakitan, dengan beberapa penyakit yang beliau idap di masa tua-nya. Penyakit hidup enak kata orang.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tiap kali saya rindu abah saya, selalu saja saya putarkan beberapa lagu tersebut. Niatnya mengobati kerinduan pada abah. Semoga abah tetap diberikan kesehatan dan rezeki yang banyak. Tunggu anakmu pulang, bah. &lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bawa istri&lt;/span&gt;. :D Hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kalau ada yang mau mendengarkan lagu P. Ramlee, silakan buffer &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=0CuZ9N8aqy8"&gt;di sini&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-2475141241482048909?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/2475141241482048909/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=2475141241482048909' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2475141241482048909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2475141241482048909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2010/12/ayahku-suka-lagu-jadul-ayahku-jadul.html' title='Ayahku suka Lagu Jadul = Ayahku Jadul???'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRO88kK9R0I/AAAAAAAAAQ4/sXx42aD2WN4/s72-c/ramlee10.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-3160527480681816702</id><published>2010-12-22T23:35:00.008+02:00</published><updated>2010-12-23T00:31:55.578+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Oh, Jangan.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;Judul di atas cukup ambigu, bukan? Maka dari itu, lanjutkan membaca ;)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya tak bisa membayangkan kalau seandainya posisi saya sebagai Andrej Pejic. Walaupun bergelimang harta dan banyak penggemar, saya lebih memilih sebagai diri saya sendiri. Bukan berarti saya "muna" tapi karena saya tidak siap saja menghadapi sedemikian banyak penggemar wanita maupun pria. :D&lt;/div&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRJ7HdHihoI/AAAAAAAAAQw/zwMJtO7P5TY/s320/popeye.jpg" style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 241px; height: 320px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5553636658506794626" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://models.com/people/andrej-pejic"&gt;Andrej Pejic&lt;/a&gt; adalah salah seorang model asal Serbia berusia 19 tahun. Sekarang dia berdomisili di Australia. Model dengan rambut lurus berwarna  pirang sepundak, rahang yang lembut, bibir yang ranum, hidung mancung kecil dan "cantik". Hingga memunculkan istilah baru, &lt;i&gt;femiman&lt;/i&gt; atau feminime man. Dari &lt;i&gt;casing&lt;/i&gt;nya yang menawan tersebut, tak menyangka bahwa dia adalah seorang pria tulen.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Lucida Grande', Arial; font-size: 12px; color: rgb(93, 93, 93); line-height: 20px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Model yang kini dikontrak oleh Marc by Marc Jobs dan rumah mode Jean Paul Gaultier ini sejujurnya bukanlah seorang waria. Dia tidak pula berkeinginan mengganti gendernya menjadi wanita, tapi jelas, dia sangat menikmati keadaannya sekarang.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Lucida Grande', Arial; font-size: 12px; color: rgb(93, 93, 93); line-height: 20px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bila saja saya disodorkan untuk menggantikan perannya di dunia ini, saya akan menolak dengan halus (emang ada yang mau nawarin?). Tentunya dengan berbagai pertimbangan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Lucida Grande', Arial; font-size: 12px; color: rgb(93, 93, 93); line-height: 20px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pertama, saya harus mempersiapkan diri saya secara materi untuk bisa mengikuti terus perkembangan mode. Termasuk mengikuti cara berbusana yang asing, terlebih-lebih mengikuti gaya berbusana wanita.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Selain itu, mempersiapkan diri untuk selalu terlihat lebih "cantik" dengan menjalani perawatan kosmetik yang berbelit-belit dan menyiksa. Mulai dari perawatan rambut, wajah, kulit, kuku hingga mengkonsumsi vitamin anti jerawat secara rutin (secara saya hidup jauh dari keteraturan ;p).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kedua, saya juga harus mempersiapkan mental saya menghadapi para wanita. Baik itu rekan sesama model maupun penggemar saya yang histeris tatkala saya melambaikan tangan kepada mereka (tak lupa dengan sedikit dramatisir &lt;i&gt;slowmotion&lt;/i&gt;). Harus siap &lt;i&gt;cipika-cipiki&lt;/i&gt; tatkala bertemu, juga dengan gurauan renyah (baca: garing) sarat dengan motif saling memuji dan mengidamkan kecantikan satu sama lain.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Atau mempersiapkan mental menghadapi para pria hidung belang yang mengira saya wanita. Dan saya tidak bisa berkomentar banyak tentang hal ini. (-_-")&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Maka dari itu, kesimpulannya adalah saya tidak siap menjalani kehidupan sebagai seorang femiman. Pesan saya buat saudara saya Andrej Pejic, sabar-sabarlah menjalani hidup ini. Hal ini pasti tidak berjalan lama, setelah kamu sedikit keriput, sudahilah karirmu. Hiduplah dengan apa yang sudah kamu tabung sekarang, jalani hidupmu dengan bahagia. (bijak bukan?)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;*sebagai tambahan: menurut Urban Dictionary, istilah &lt;a href="http://www.urbandictionary.com/define.php?term=FemiMan"&gt;Femiman&lt;/a&gt; mempunyai arti: Noun: A man that has a full feminine figure, atau &lt;a href="http://www.urbandictionary.com/define.php?term=Femimen"&gt;Femimen&lt;/a&gt; : Feminine-men. They're like regular man, just a little feminine. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-3160527480681816702?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/3160527480681816702/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=3160527480681816702' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/3160527480681816702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/3160527480681816702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2010/12/oh-jangan.html' title='Oh, Jangan.'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRJ7HdHihoI/AAAAAAAAAQw/zwMJtO7P5TY/s72-c/popeye.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-8035408133282978407</id><published>2010-12-22T01:20:00.004+02:00</published><updated>2010-12-22T01:55:43.422+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Mengungkap Hal yang Tabu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apa hal tabu yang akan saya ungkap? Tertarik kan? Kalo tertarik, lanjutkan baca. Kalo tidak, ya tekan F5 saja.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRE96-SnCKI/AAAAAAAAAQo/VcO29VA_jKk/s320/young-boys-wallpapers_11377_1600x1200.jpg" style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5553287898887293090" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mengapa post kali ini saya namai Mengungkap Hal yang Tabu? Bukan karena isi postingan ini menguak hal-hal seronok. Tapi karena di sini saya menuliskan sedikit pandangan saya tentang "alay", "lebay", "geje dweeeeh" dan sebagainya. (hufh! berat hati menulis ini).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Heran saya, mengapa tiap hari makin ada saja istilah-istilah baru dalam dunia perbahasaan ini. Mulai dari istilah "alay" yang sekarang sedang naik daun, diiringi oleh istilah "lebay", "prikitiw", "gajebo" dan lain sebagainya yang tidak bisa saya tulis satu-satu.&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pertumbuhan pesat istilah ini berkembang juga dengan style yang dibawakan oleh anak-anak bangsa ini. Mulai dari tren rambut, pakaian hingga gaya berbicara dalam tulisan maupun lisan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jujur, saya terkaget-kaget ketika pulang ke tanah air dan menemukan fenomena-fenomena ini. Dulu, terakhir saya menginjakkan kaki di Indonesia (tahun 2007 akhir) yang dulu masih kental sekali dengan tren-tren jaket dan celana kargo, model rambut mohawk dan gaya bicara yang loe-gue layaknya dalam film Realita, Cinta dan Rock'n Roll yang diperankan oleh Vino G. Bastian.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sekarang, sudah banyak pabrik instan yang menghasilkan anak-anak muda yang "gaul". Bagi para perempuan, mampir ke salon kini bukan hanya sebulan sekali. Malah ada yang seminggu main ke salon sampai tiga kali (wedew, mungkin kerja di sana kali...). Potongan rambut poni berebonding, ke pasar pake pakaian tidur ( saya melihat dengan mata kepala ada perempuan ke pasar cuma pake hot pants jeans sama tanktop), dan hape di tangan yang tak lepas dari pandangan mata (siapa tau ada yang komen status guee..katanya).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bagi para lelaki, potongan rambut emo, mohawk, rebonding layaknya bintang-bintang korea yang sekarang lagi jadi tren. Petantang-petenteng membawa hape BB (belibekas) sambil sesekali membenarkan celana pensil yang sepantat (hoalah...).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya kadang heran, mungkin inikah perkembangan teknologi yang merupakan buah dari perkembangan zaman? Atau cuma produk gagal dari perkembangan tersebut. Tapi untunglah, tidak semuanya suka dengan hal itu. Tidak pula dengan saya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Prihatin, tapi apa daya. Hal ini seperti sudah mendarah daging. Pemuda-pemudi lebih suka terkena virus hidup konsumtif cenderung hedonis daripada hidup bergelut dengan buku dan aktifitas pengembangan potensi diri (FBan, Chatting-an, blogging, ngaskus !)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kini, setelah menyadari kalau hal itu sudah semakin larut. Tak ada cara lain selain memikirkan solusi yang tepat dan pas pada sasaran. Tidak berkesan menggurui (karena remaja dan anak muda paling tidak suka digurui), tidak memaksa (ogah dipaksa) dan tidak mengekang kehendak mereka. Salah satu solusi yang saya tawarkan adalah: Gapapa hidup seperti itu. Tapi harus diimbangi dengan pengembangan dan penggalian kualitas diri. (betul tidak?) Agar kita bisa mengisi celah-celah regenerasi yang nantinya akan ditinggalkan para sepuh-sepuh yang sudah tua.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-8035408133282978407?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/8035408133282978407/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=8035408133282978407' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8035408133282978407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8035408133282978407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2010/12/mengungkap-hal-yang-tabu.html' title='Mengungkap Hal yang Tabu'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRE96-SnCKI/AAAAAAAAAQo/VcO29VA_jKk/s72-c/young-boys-wallpapers_11377_1600x1200.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-8392902557477461322</id><published>2010-12-22T00:59:00.005+02:00</published><updated>2010-12-22T01:19:33.901+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Daripada Bengong</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Kendala terbesar saya saat ini adalah kembali memulai menulis setelah "rutin" meninggalkan aktifitas ini. Berselang satu tahun setelah vakum total dari dunia maya, kali ini saya ingin kembali berbagi. Tapi, benar kata para senior dulu waktu saya &lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;masih aktif&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; mengikuti kegiatan tulis menulis. Mereka berujar bahwa semakin lama tidak mengasah tulisan, semakin sulit untuk memulai kembali. Dan itulah yang kini terjadi dalam diri saya.&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Alasannya banyak. Dari bingung harus memulai dari mana, memilah-milah tulisan apa yang akan disajikan, judul apa yang menarik, sampai betul-betul kehilangan kepekaan membaca situasi yang katanya adalah senjata para penulis.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kini, keingingan menulis itu muncul lagi. Dan anehnya, selalu saja di saat-saat ujian yang membutuhkan waktu lebih intensif. Tapi kali ini, anggap saja sebagai pengisi kekosongan daripada saya bengong. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dulu, saya terbiasa menulis fiksi total. Kenapa saya menggunakan kata total? Karena memang yang saya tulis tidak ada sama sekali dalam kehidupan nyata ini. Semua murni khayalan. Dan itu membutuhkan kepekaan perasaan untuk bisa meresapi, memendam hingga menuliskannya (ceilee..) kembali. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Walhasil, setelah "curhat" kepada temen-temen yang masih eksis menulis. Saya mengumpulkan sedikit demi sedikit apa yang dulu pernah tercecer. Tapi terus terang! Kali ini beda. Berbeda saja. Dan itu saya saja yang merasa.&lt;/div&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRE13Wm-yHI/AAAAAAAAAQg/hCCPKYEctYE/s320/aug-cartoon.jpg" style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 291px; height: 320px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5553279040602687602" /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Perbedaan yang paling mencolok adalah ketika saya membuka kembali laman kepenulisan yang dulu saya pernah eksis di sana. Saya senang sekali, menemukan akun saya yang "ternyata" masih ada di sana menyimpan arsip-arsip tulisan saya dengan rapi. Juga ada beberapa komentar menarik sewaktu saya masih berguru dulu. Berkas itu akan selalu saya simpan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sekarang, insya Allah sampai nanti. Saya akan mencoba kembali meramu dan membumbui hidangan. Doakan saja. Dan jangan lupa, terus tegur. Terus kontrol. Karena itu yang saya butuhkan untuk bisa bangkit kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-8392902557477461322?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/8392902557477461322/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=8392902557477461322' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8392902557477461322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8392902557477461322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2010/12/daripada-bengong.html' title='Daripada Bengong'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRE13Wm-yHI/AAAAAAAAAQg/hCCPKYEctYE/s72-c/aug-cartoon.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-8075050256743728716</id><published>2010-06-20T00:27:00.004+03:00</published><updated>2010-06-20T01:04:13.013+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mesir'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islami'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Jurnal Ujian Musim Panas.</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TB09-OuSD0I/AAAAAAAAAPA/c4ou2fW9L34/s400/DSC00889.JPG" style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5484608060520533826" /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru kali ini aku merasakan beratnya kepala untuk bangun di saat-saat ujian. Entah karena kelelahan atau karena memang stress oleh ujian yang lumayan menguras pikiran, waktu dan tenaga. Boleh dibilang ini adalah ujian keenamku untuk tiga tahun domisiliku di Negeri Kinanah ini.&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Al-Azhar dengan segala kebesarannya sudah menanamkan rasa cinta ilmu dan haus akan pengetahuan kepada para mahasiswanya. Terutama bagi diriku yang semakin hari merasa semakin bodoh. Aku tak bisa membayangkan bagaimana nanti aku pulang ke tanah air tanpa membawa bekal yang cukup untuk bisa hidup dengan masyarakat.&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pagi hari ini aku bangun tepat setelah muadzin melafalkan "&lt;i&gt;hayya 'alal falah&lt;/i&gt;". Masih dengan mata yang berat, aku paksakan diri menuju kamar mandi untuk mengambil wudlu. Disertai langkah yang berat dan mata yang berkantung aku wudlu. Setelah wudlu mampir sebentar ke dapur, kerongkongan terasa kering karena semalaman penuh aku tak sadar keringat keluar deras. Maklum, musim panas. Solusinya adalah menyiapkan air tepat di samping tempat tidur.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Cukup 3 gelas aku minum, lalu shalat shubuh. Insya Allah, &lt;i&gt;khusyu'&lt;/i&gt; :D&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Iya, hari ini adalah ujian ke delapanku dalam dua belas mata pelajaran yang diujikan selama satu bulan lebih. Jangan heran, kami di Al-Azhar biasa ujian dalam durasi selama sebulan hanya berselang dua tiga hari bagi yang beruntung. Bagiku, mendapatkan "&lt;i&gt;ujian Daud&lt;/i&gt;" yang diselang satu hari merupakan latihan otak penuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Di saat para bintang sepak bola dikuras tenaga mereka di Afrika Selatan. Kami di Afrika Utara ini dikuras otaknya. Berbagai macam keunikan bisa dilihat di sini. Ada yang asik komat-kamit sendiri. Ada juga yang melamun, tapi begitu disentil sedikit latahnya yang keluar malah pelajaran. Hehehe...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;img src="http://www.3lsooot.com/booksmall/photo/img-1248633809.jpg" style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 218px;" border="0" alt="" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pada hari ujian ini, aku diuji mata pelajaran Tauhid. Kata kakak-kakak kelas yang berada satu tingkat di atasku, pelajaran Tauhid adalah pelajaran pokok jurusan yang lumayan sulit. Mengapa sulit? Karena diktat yang dijadikan sumber adalah buku &lt;i&gt;&lt;a href="http://www.3lsooot.com/booksmall/vbook6297.html"&gt;Syarhul Mawaqif&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; karya &lt;i&gt;as-Sheikh as-Sharif al-Jurjani&lt;/i&gt;. Adapun buku Mawaqif itu sendiri adalah karangan Ulama Ahlu Sunnah yang terkenal, '&lt;i&gt;Adhdudiin al-Iyjiy&lt;/i&gt;. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bagi teman-teman pembaca yang belum tahu apa saja yang dibahas dalam ilmu Tauhid, ilmu Tauhid adalah salah satu cabang ilmu dasar penting yang diajarkan di Fakultas Ushuluddin terlebih di jurusan Aqidah Filsafat. Isi pembahasannya pun seperti mengutip beberapa ungkapan di buku adalah Pelajaran yang Paling Mulia karena pembahasannya bersangkutan langsung kepada yang Maha Mulia. Jadi, dalam ilmu tauhid kita diajarkan asas-asas ketuhanan yang benar.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Nah, berhubung kali ini yang dibahas adalah Mawaqif. Buku ini adalah buku Ahlu Sunnah Wal Jama'ah yang berwarna ilmu Kalam Filosofis. Buku ini sendiri ditulis setelah &lt;i&gt;Imam Al-Ghazali&lt;/i&gt; mengkritik para filosof Islam saat itu. Jadi, buku ini hadir sebagai penengah. Tidak terlalu mengacu kepada filsafat, tapi bisa menjelaskan haqiqat ketuhanan dalam bahasa mantiq/logika yang dipakai di ilmu Filsafat.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Salah satu isinya adalah dalam bab &lt;i&gt;Itsbatu as-Saani'&lt;/i&gt; atau Tetapnya Wujud Sang Pencipta. Di dalam buku ini dihadirkan berbagai dalil baik itu dari ulama ilmu Kalam, Hukama atau Filsuf, Ulama Kontemporer sampai menurut penulis buku tersebut sendiri yaitu al-Iyjiy.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dalam syarahnya, al-Jurjani menguraikan dalil menurut ulama Ilmu Kalam atau Mutakallimin berdasarkan premis mayor, minor dan konklusi. Mereka berdalil tentang Esensi dan Tampilan luar dari Esensi tersebut. &lt;i&gt;Contohnya, setiap Esensi dan tampilannya semuanya bisa diperbaharui. (Pmayor) Semua yang bisa diperbaharui berarti dia butuh Dzat yang memperbaharuinya karena dia tidak bisa memperbaharui dirinya sendiri (Pminor) Maka, semua esensi dan tampilannya membutuhkan Dzat yang bisa memperbaharuinya atau menciptakannya (konklusi).&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Perlu diketahui, esensi dan tampilannya disini termasuk manusia, hewan dan semua yang diciptakan dan tak mungkin ada dengan sendirinya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Demikian sedikit bocoran pelajaran Tauhid di Azhar. Kumohon doa dari teman-teman pembaca agar apa yang saya usahakan bisa maksimal dan mendapatkan hasil yang memuaskan, bermanfaat nantinya. Amien.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-8075050256743728716?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/8075050256743728716/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=8075050256743728716' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8075050256743728716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8075050256743728716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2010/06/jurnal-ujian-musim-panas.html' title='Jurnal Ujian Musim Panas.'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TB09-OuSD0I/AAAAAAAAAPA/c4ou2fW9L34/s72-c/DSC00889.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-7559622419118020144</id><published>2010-06-17T18:19:00.005+03:00</published><updated>2010-06-17T18:43:45.087+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemandangan'/><title type='text'>ma Kairo 2</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Eksploitasi tanpa batas. Aku menamai postinganku kali ini. Ya, kesan pertama bagi awam kita ketika mendengarkan kata Mesir adalah gurun, panas dan onta. Tak sepenuhnya salah memang, tidak pula bisa dibenarkan semuanya. Kairo memang bergurun, panas udaranya kalau sedang musim panas, dan terdapat onta gurun (walau saya cuma melihat sekali, itupun di kebun binatangnya Kairo). Seolah keindahan ini tertutupi oleh 3 macam &lt;i&gt;tashawwur &lt;/i&gt;itu. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Tapi, jangan salah. Kairo selalu bisa saja menyimpan kecantikannya walaupun kita &lt;i&gt;habis-habisan&lt;/i&gt; mengubernya sampai ke pelosok perumahan di Dowaiqa (City of the Death) atau kawasan elit di New Cairo Heliopolis. Takkan habis cantikmu, Kairoku...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Berikut beberapa bukti yang tertangkap oleh kamera saya. Semoga bisa dinikmati. Amien. :)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBpANFLJkYI/AAAAAAAAAOY/YITDV1wEo9s/s400/pano.jpg" style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 109px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483766089748418946" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Pemandangan dari Azhar Park&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBo-C9zZcWI/AAAAAAAAAOQ/3gP8fHHM_Vg/s1600/pano.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBo-CBYlZVI/AAAAAAAAAOI/w-N1DwbOhnw/s1600/ro.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBo-CBYlZVI/AAAAAAAAAOI/w-N1DwbOhnw/s320/ro.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483763700729210194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Depan Masyikha Azhar (deket City of the Death)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBo-B1RVlxI/AAAAAAAAAOA/N_S4ld224Sk/s1600/nilo.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBo-B1RVlxI/AAAAAAAAAOA/N_S4ld224Sk/s320/nilo.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483763697477588754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Nilometer &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBo9wkUHvkI/AAAAAAAAAN4/EXX1Odb_PMk/s1600/old.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBo9wkUHvkI/AAAAAAAAAN4/EXX1Odb_PMk/s320/old.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483763400868085314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Azhar street&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBo9wc0VClI/AAAAAAAAANw/TlBGAiu3muk/s1600/cai.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 202px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBo9wc0VClI/AAAAAAAAANw/TlBGAiu3muk/s320/cai.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483763398855690834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;City of the Death&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBo9wHXWWjI/AAAAAAAAANo/ww16TP_DjE0/s1600/jam.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBo9wHXWWjI/AAAAAAAAANo/ww16TP_DjE0/s320/jam.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483763393096997426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;toko jam di Moiz lidinillah st.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBo9vz7tSWI/AAAAAAAAANg/J2wzELVJ6jk/s1600/brigde.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 235px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBo9vz7tSWI/AAAAAAAAANg/J2wzELVJ6jk/s320/brigde.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483763387880786274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Nilo bridge&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBo9vbR1boI/AAAAAAAAANY/4X1thTH1qQY/s1600/azhar.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBo9vbR1boI/AAAAAAAAANY/4X1thTH1qQY/s320/azhar.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483763381262708354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#0000EE;"&gt;&lt;u&gt;Azhar Park&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBo9TauOKfI/AAAAAAAAANI/LhS5TDo8p50/s1600/flow.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBo9TauOKfI/AAAAAAAAANI/LhS5TDo8p50/s320/flow.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483762900076997106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Bunga dari taman bunga deket Istana Abidin&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBo9SwErbQI/AAAAAAAAAM4/ZxCpOx37egw/s1600/amr.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBo9SwErbQI/AAAAAAAAAM4/ZxCpOx37egw/s320/amr.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483762888628464898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Amr bin Ash mosque&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBo9SodtlOI/AAAAAAAAAMw/vyNOKvijO78/s1600/St+george.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBo9SodtlOI/AAAAAAAAAMw/vyNOKvijO78/s320/St+george.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5483762886585980130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;St. George Statue&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-7559622419118020144?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/7559622419118020144/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=7559622419118020144' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/7559622419118020144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/7559622419118020144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2010/06/ma-kairo-2.html' title='ma Kairo 2'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBpANFLJkYI/AAAAAAAAAOY/YITDV1wEo9s/s72-c/pano.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-2758486213026111439</id><published>2010-06-10T17:44:00.005+03:00</published><updated>2010-06-10T18:05:25.992+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Deep Under Syai</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBD-gUtGlmI/AAAAAAAAAMg/J1cr1kYrpr4/s1600/Deep+Under+Syai.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 254px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBD-gUtGlmI/AAAAAAAAAMg/J1cr1kYrpr4/s320/Deep+Under+Syai.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5481160577777047138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Dari gambar sisa-sisa teh di atas. Begitu pekat isi teh tersebut. Tak bisa kita mengira berapa bulir teh yang masuk dalam gelas tersebut yang tak berimbang dengan jumlah air. Sehingga apa yang tampak didepan kita hanya kepekatan. Mungkin yang terbayang dibenak kita adalah rasa pahit atau asam teh basi, hasil dari apa yang pernah kita rasakan apabila kita menemukan kasus yang sama pada teh-teh lain.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kalau kita mencoba meminumnya langsung dari bibir gelas itu. Sudah pasti yang terjadi adalah pergerakan air yang mengikuti kemana permukaan yang lebih rendah. Begitu pula dengan isi teh tersebut. Selain air yang masuk, mungkin ampas teh tersebut juga akan ikut masuk ke dalam mulut kita.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Di sini dibutuhkan sebatang sedotan yang jernih dan bersih. Untuk membantu kita menghabiskan air teh tanpa harus mengisap juga ampas teh tersebut. Dalam mengisapnya juga, kita perlu menggunakan cara khusus agar ampas tersebut tidak ikut terhisap dan kita bebas dari ancaman tersedak.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Itulah gambaran sisa teh pekat yang ada dihadapan kita. Kalau bisa dianalogikan (secara jauh sekali :P) hal ini sama dengan media yang kita konsumsi sekarang. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tanpa harus menghakimi bahwa media yang ada sekarang dengan gambaran konotatif. Tapi di sini saya hanya akan mencoba melihat media informasi khususnya infotainment Indonesia lewat lubang sebuah sedotan kecil putih ini.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Infotainmet Indonesia pada akhir-akhir ini bisa diibaratkan seperti gambar segelas teh di atas. Airnya sedikit, seperti informasi yang bisa benar-benar kita manfaatkan. Atau yang bisa benar-benar sehat untuk kita konsumsi walau ada rasa asam dan pahit yang mengikutinya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan ampas teh tersebut menggambarkan betapa sulitnya kita memilah dimana informasi yang benar-benar baik dan pantas untuk kita dapatkan, dan mana informasi yang tidak seharusnya kita dapatkan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dari ini, kita membutuhkan sebatang sedotan untuk membantu kita memilih informasi secara hati-hati dan aman agar kita tidak terjebak dalam pekatnya dan kerasnya dunia infotainment.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Banyak sekali sekarang kita lihat tayangan-tayangan hangat yang tidak segan-segan mengupas kehidupan pribadi dan beberapa hal yang sangat privat. Yang dibahas tidak kurang dari masalah rumah tangga, hubungan antar objek infotainment dengan lainnya, serta gosip-gosip seputar kehidupan objek tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Belum lagi kita kenyang dicokoki informasi di atas, santer sekali sekarang tayangan-tayangan reality show yang menggambarkan betapa keringnya hal-hal yang dianggap layak untuk di siarkan. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kini yang bisa saya harapkan hanya semoga saja suatu saat akan muncul sebuah program yang bisa benar-benar sehat untuk kita konsumsi.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;*dengan kerendahan hati. mohon dikoreksi.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-2758486213026111439?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/2758486213026111439/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=2758486213026111439' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2758486213026111439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2758486213026111439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2010/06/deep-under-syai.html' title='Deep Under Syai'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TBD-gUtGlmI/AAAAAAAAAMg/J1cr1kYrpr4/s72-c/Deep+Under+Syai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-8024816442450435047</id><published>2010-04-22T00:42:00.006+02:00</published><updated>2010-04-22T01:09:02.052+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mesir'/><title type='text'>Kokoh, Tak Tergantikan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i181.photobucket.com/albums/x132/hipli/PICT0110.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 440px; height: 360px;" src="http://i181.photobucket.com/albums/x132/hipli/PICT0110.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Picture Source click &lt;a href="http://fhorshet.wordpress.com/2009/06/15/hari-libur-pertama/"&gt;here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Watak orang-orang Mesir lebih mewakili mereka sebagai orang gurun ketimbang orang Arab. Dari beberapa buku dan sumber yang kutanyakan, konon orang Mesir asli sekarang lebih banyak berada pada garis selatan seperti di Al-Menia, Asyut, Aswan, Luxor dan perbatasan antara Mesir dan Sudan. Walau mereka yang ada sekarang adalah campuran berbagai macam ras, dari Turki, Perancis, Arab, Inggris tapi tetap saja mereka adalah keturunan Mamluk yang menguasai Mesir dari era Bahri el-Mamluk sampai Burji el-Mamluk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau mereka bicara, kupingku rasanya sakit. Suara mereka begitu keras dan nyaring. Cara mereka bicara pun terlalu ekspresif menurutku. Gaya tangan dan wajah mereka cenderung tak bisa diam. Berbeda dengan kita orang Indonesia, yang bahasa pun lembut sampai hampir tak terdengar. Harus penuh kesabaran memang kalau mau berurusan dengan orang Mesir. Tapi salah satu yang menarik dari mereka adalah mereka begitu komunikatif. Pernah suatu saat aku bertanya tentang arah menuju Masjid al-Hakim bi Amrilla di kawasan Babul Futuh kepada orang Mesir yang kebetulan berdiri di terminal Darrasah, orang itu lalu menjelaskan panjang lebar lebih dari informasi yang kuharapkan. Tapi, syukurlah aku malah mendapatkan informasi yang lebih dan baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Babul Futuh atau dalam terjemahan bebasku adalah gerbang pembuka bagi penaklukan-penaklukan atau penyelamatan berdiri begitu kokoh di hadapanku. Di sampingnya, Babul Nasr juga tampak megah. Kedua gerbang yang dibangun bersamaan pada tahun 1087 oleh Badr al-Jamali al-Juyushi ini seakan menjadi lambang betapa kuatnya pertahanan militer Islam di Mesir dulunya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari orang Mesir yang kutanya tadi, gerbang ini dibangun oleh al-Juyushi untuk menahan serangan dari orang-orang Turki Seljuk Atsiz dan beberapa pasukan musuh yang datang dari Timur kota Kairo lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kuperhatikan, betapa kentara corak-corak zaman Fathimiyah melekat di kedua gerbang ini. Mulai dari tulisan syahadatain yang ditambah untuk Ali bin Abi Thalib sebagai sahabat Rasulullah saw. Tampak pula di sana lengkungan pada bagian depan Babul Futuh yang merupakan ciri khas daulah yang pernah menguasai Mesir dan menyebarkan ajaran Syiah ini. Dari beberapa sumber yang kudapatkan dari paman Google, penggunaan lengkungan ini merupakan anomali dalam Fathimiyah Kairo. Dalam bentuk dan ukiran-ukiran yang ada dalam bangunan ini juga bisa kurasakan nuansa campuran antara Mesir dan Syiria. Sungguh sebuah mahakarya yang luarbiasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa dilihat juga pada tingkat atas bangunan ini, nama-nama penjaga gerbang yang ditulis oleh Napoleon Bonaparte yang pernah menguasai daerah ini. Sebagai pengingat bahwa mereka adalah yang ditugasi untuk menjaga pintu ini. Sebagai salah satu buktinya bisa dilihat di Tour Courbin dan Tour Julien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa, begitu besar perhatian sebuah pemerintah kala itu kepada gerbang pertahanan mereka. Mulai dari fungsinya sebagai gerbang yang melindungi daerah juga sebagai lambang superioritas sebuah karya seni. Sungguh, kokoh dan tak tergantikan.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-8024816442450435047?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/8024816442450435047/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=8024816442450435047' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8024816442450435047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8024816442450435047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2010/04/kokoh-tak-tergantikan.html' title='Kokoh, Tak Tergantikan'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-4641156693082636891</id><published>2010-04-07T22:52:00.001+02:00</published><updated>2010-04-07T22:58:51.830+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Akhirnya...</title><content type='html'>&lt;span class=”fullpost”&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, begitulah kutulis... :D&lt;br /&gt;Setelah sekian lama tak mengudara, entah dapat angin dari mana hari ini aku bisa kembali ke ranah dunia maya.&lt;br /&gt;Memang merindukan, rindu untuk bisa menulis sana-sini. Rindu untuk bisa terhubung kembali dengan teman-teman lawas yang lama tak bertemu &lt;span style="font-style:italic;"&gt;di balik monitor&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, pemirsa sekalian. Akan hadir kembali, Ipenk Project untuk kesekian kalinya dengan membawa keragaman tentang hidup, tawa, tangis, cinta dan apapun yang ada di sekitar kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih buat perhatian teman-teman. :)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-4641156693082636891?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/4641156693082636891/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=4641156693082636891' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/4641156693082636891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/4641156693082636891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2010/04/akhirnya.html' title='Akhirnya...'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-4981207189125113274</id><published>2009-07-22T13:22:00.002+03:00</published><updated>2009-07-22T13:23:45.475+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='foto'/><title type='text'>ma Kairo</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/40751603@N08/3745917208/" title="sore-sore by ennagma, on Flickr"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3444/3745917208_4e4cea9ccd.jpg" width="347" height="500" alt="sore-sore" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/40751603@N08/3745915066/" title="nilenight by ennagma, on Flickr"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3433/3745915066_ebe4bfdcbc.jpg" width="500" height="350" alt="nilenight" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/40751603@N08/3745912634/" title="nilenight 2 by ennagma, on Flickr"&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2658/3745912634_2bfdd13eb6.jpg" width="500" height="348" alt="nilenight 2" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/40751603@N08/3745114541/" title="moon light by ennagma, on Flickr"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3536/3745114541_69940d0f2b.jpg" width="333" height="500" alt="moon light" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-4981207189125113274?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/4981207189125113274/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=4981207189125113274' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/4981207189125113274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/4981207189125113274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/07/ma-kairo_22.html' title='ma Kairo'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm4.static.flickr.com/3444/3745917208_4e4cea9ccd_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-5416417601755619538</id><published>2009-06-07T11:38:00.002+03:00</published><updated>2009-06-07T11:45:40.819+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>setetes kebahagiaan, hilang, tunduk pada kesepian, diri ini melayang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://abuthalhah.files.wordpress.com/2009/02/sendirian-di-laut.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 288px; height: 288px;" src="http://abuthalhah.files.wordpress.com/2009/02/sendirian-di-laut.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;pelan pelan aku menuliskan keindahan.&lt;br /&gt;agar tak hilang dari keindahannya itu,&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;setetes kebahagiaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tatkalah jatuh, hampa sudah&lt;br /&gt;kantung kebijaksanaan&lt;br /&gt;yang ada,&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;hilang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam sunyi yang luas,&lt;br /&gt;bertekuk lutut aku&lt;br /&gt;setengah menangis,&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;tunduk pada kesepian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;salju tolong beri aku hujan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;sampai ketika peluh datang,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;"&gt;diri ini telah melayang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;sumber gambar: http://abuthalhah.files.wordpress.com/2009/02/sendirian-di-laut.jpg&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-5416417601755619538?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/5416417601755619538/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=5416417601755619538' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5416417601755619538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5416417601755619538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/06/setetes-kebahagiaan-hilang-tunduk-pada.html' title='setetes kebahagiaan, hilang, tunduk pada kesepian, diri ini melayang'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-2337354126287043521</id><published>2009-06-02T13:57:00.004+03:00</published><updated>2009-06-02T14:22:28.858+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Ketakutan seorang pemimpin.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/ms/6/6d/Raja_Namrud-Brueghel.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/ms/6/6d/Raja_Namrud-Brueghel.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman dahulu. Ada seorang Raja bernama Namrud. Dia begitu berkuasa, sampai-sampai mengaku bahwa dirinya adalah tuhan. Dengan kekuasannya dia bisa mengatur peredaran rezeki bagi orang-orang. Dengan kekuasaannya dia bisa memutuskan seseorang untuk tetap hidup atau malah mati. Semua rakyat tunduk padanya tak seorang pun yang berani dengannya. Tapi, di balik itu semua. Saat semua orang takut padanya, dirinya sendiri malah terus diburu oleh mimpi buruk tentang lahirnya seorang bayi yang kelak akan merenggut kekuasaannya. Bayi itu Ibrahim as.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dalam kisah Nabi Musa as. Para penguasa yang mempunyai kekuasaan, yang menganggap dirinya seolah-olah memegang takdir bagi orang lain. Justru cenderung lebih banyak merasakan ketakutan kepada hal-hal kecil. Mereka seolah-olah diburu dan dihantui oleh sesuatu yang biasa. Dirongrong oleh jatuhnya kekuasaaan dan hilangnya kedigdayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa akhir ini, negeri seribu menara kedatangan seorang pemimpin dari negeri lain. Seorang pemimpin yang mengklaim bahwa negaranya adalah polisi dunia. Dalam rangka kunjungan kenegaraan dan pertemuan-pertemuan kenegaraan.&lt;br /&gt;Kunjungan itu sendiri sebetulnya merupakan kunjungan diplomatis biasa, layaknya kunjungan Presiden kita Bapak Susilo Bambang Yudhoyono ke Korea Selatan akhir-akhir ini. Tapi, ada beberapa hal yang luar biasa kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertepatan dengan waktu kunjungan tersebut, telah tercatat beberapa mahasiswa asing khususnya yang berasal dari Timur dan Tenggara Asia telah ditangkap. Padahal mereka selama ini telah terdaftar resmi sebagai mahasiswa Universitas Al-Azhar dan telah melengkapi kewajiban-kewajiban fiskal dan visa. Apa salah mereka? Pemimpin negara lain datang ke sini, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ko&lt;/span&gt; malah mereka yang ditangkap?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak keamanan dalam negeri ini sendiri berdalih bahwa tindakan penangkapan itu bukan lain merupakan tindakan&lt;span style="font-style: italic;"&gt; jaga-jaga&lt;/span&gt; dari hal-hal yang tidak diinginkan. Hal yang tidak diinginkan bagaimana? Kami datang ke sini untuk belajar, apalagi sekarang adalah musim ujian termin kedua. Apakah karena klaim teroris bagi kami yang belajar kitab Suci Al-Quran, bagi kami yang berjenggot, bagi kami yang ke mesjid?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari fenomena Namrud dan Fir'aun hingga ke pemimpin negara Sam ini. Telah dibuktikan bahwa, ternyata kekuasaan dan pemerintahan tak menjamin seseorang bisa tenang. Ia selalu diburu-buru dan ditakut-takuti oleh hal-hal yang kecil. Bisa jadi, sesuatu yang kecil tersebut justru menjadi sangat berbahaya bagi pemimpin-pemimpin besar yang dzalim. Bebaskanlah saudara-saudara kami ! Bebaskanlah teman-teman kami &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Azhariy&lt;/span&gt; !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, berikanlah kami pemimpin-pemimpin yang baik dan perbaikilah pemimpin-pemimpin kami. Berikanlah kami rakyat-rakyat yang baik dan perbaikilah rakyat-rakyat kami. Amien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-2337354126287043521?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/2337354126287043521/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=2337354126287043521' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2337354126287043521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2337354126287043521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/06/ketakutan-seorang-pemimpin.html' title='Ketakutan seorang pemimpin.'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-3798216533137572568</id><published>2009-05-31T01:14:00.003+03:00</published><updated>2009-05-31T01:24:41.898+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Menjadi Indonesia.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://hanggaku.files.wordpress.com/2008/09/benderaku.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 429px; height: 262px;" src="http://hanggaku.files.wordpress.com/2008/09/benderaku.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin judul ini pernah digunakan oleh sebuah grup band asal Jakarta yang akhir-akhir ini sering mengisi sebuah rubrik di sebuah media tulis ternama di Indonesia. Grup band yang juga saya gemari dan saya banggakan, sebagai salah satu grup band yang masih gigih mengusung idealisme mereka di tengah derasnya desakan pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;Efek rumah kaca&lt;/span&gt;, mungkin ada beberapa teman yang sudah tidak asing dengan nama ini. Atau ada pula yang masih belum pernah mengenal band yang digawangi oleh Cholil, Akbar dan Adrian ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tak berniat berpanjang lebar di profil grup band ini, bagi teman-teman yang masih penasaran silakan kunjungi mereka dengan sebelumnya melakukan pencarian di Google.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menilik kepada judul yang juga saya gunakan dalam tulisan ini. Menjadi Indonesia. Pasti secara nalar, dengan pernyataan ini berarti kita belum benar-benar menjadi Indonesia. Lalu, bagaimanakah Indonesia itu? Apa yang harus kita lakukan agar menjadi Indonesia? Lantas, bagaimana keadaan Indonesia sekarang yang dikatakan belum menjadi dirinya secara utuh?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Karena saya tidak mempunyai referensi yang matang, hanya karena dorongan untuk menulis. Saya hanya berpatokan pada apa yang dulu pernah saya dengar dan saya hafalkan. Mari, perlahan-lahan ikuti jalan fikiran saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagaimanakah Indonesia Idaman itu? Dan Apa yang harus kita lakukan agar menjadi Indonesia?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia idaman, adalah Indonesia yang berlandaskan kepada kelima sila yang sudah dirumuskan saat-saat kemerdekaan. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;, seperti kita ketahui adalah&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Ketuhanan yang maha Esa&lt;/span&gt;. Dengan butir sila yang ditempatkan sebagai sila paling awal dari sila-sila yang lain, kita bisa membaca bahwa Negara kita Indonesia harus berdasarkan pada sebuah asas ketuhanan yang maha Esa. Dalam artian, bahwa apapun paham yang menafikan wujud ketuhanan yang maha Esa tidak bisa diterima dalam konteks Indonesia Idaman. Gugurlah faham komunisme, dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;politeisme&lt;/span&gt; (kalau saya tidak salah istilah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kemanusiaan yang Adil dan Beradab&lt;/span&gt;. Secara simpel dan sederhananya, negara Indonesia Idaman harus berdasarkan asas kemanusiaan yang menempatkan keadilan dan keberadaban. Maka gugurlah paham-paham ketidak adilan dan ketidak beradaban. Dari sini, kita bisa melihat bahwa untuk menjadi Indonesia Idaman kita harus bisa menyingkirkan ketidak adilan dan ketidak beradaban. Adil dalam pengertian yang pernah saya dengar, sebuah kemampuan untuk menempatkan sesuatu pada tempat dan haknya. Maka jika dikontekskan dalam ruang lingkup kemanusiaan, adil bisa berupa memberikan hak yang pantas dari sebuah kewajiban manusia. Karena manusia tidak bisa lepas dari kewajiban dan hak. Ada kewajiban, ada hak. Begitu pula sebaliknya.&lt;br /&gt;Berpaling kepada istilah beradab, bahwa sebagai seorang manusia kita harus mempunyai adab. Tidak anarkis. Maka, agar menjadi Indonesia idaman, kita harus mengedepankan keadilan yang beradab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Ketiga&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Persatuan Indonesia&lt;/span&gt;. Kita bisa menerima butir sila ini tanpa harus memperpanjang pembahasan. Intinya, Indonesia Idaman adalah Indonesia yang bersatu. Bersatu dalam apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Keempat&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan&lt;/span&gt;. Nah, agar bisa menjadi Indonesia idaman. Kita harus bersatu dalam sebuah ruang lingkup kerakyatan yang di sana ada seorang pemimpin ideal mengusung hikmat kebijaksanaan. Darimana didapat kebijaksanaan ini? Yaitu, dari sebuah permusyawaratan yang diberikan dari perwakilan-perwakilan anggota bangsa yang mengusung tema Ketuhanan, Kemanusiaan yang adil dan beradab serta bersatu dalam ruang lingkup kerakyatan yang taat pada pemimpin. Dari sini, kita bisa rasakan betapa harmonisnya hubungan mesra antara pimpinan dengan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Dan yang terakhir&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia&lt;/span&gt;. Butir sila ini merupakan sebuah hasil dari kombinasi empat butir sebelumnya. Apabila kita sudah berketuhanan yang maha esa, berkemanusiaan yang adil dan beradab, bersatu dalam ruang lingkup Indonesia yang dipimpin oleh pemimpin kerakyatan yang berdasar pada hikmat kebijaksanaan dari sebuah permusyawaratan perwakilan maka terciptalah sebuah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.&lt;br /&gt;Tak susah bukan untuk menjadi Indonesia Idaman? Tak perlu mengusung-usung idealisme yang 'mungkin' akan sulit diterima oleh bagian lain. Karena bangsa kita adalah bangsa yang bermusyawarah dalam perwakilannya masing-masing.&lt;br /&gt;Yang perlu diperbaiki adalah pemimpinnya dan rakyatnya. &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Ya Allah berikanlah kami pemimpin yang baik dan perbaikilah pemimpin-pemimpin kami, berikanlah kami rakyat yang baik dan perbaikilah rakyat-rakyat kami. Amien.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lantas, bagaimana keadaan Indonesia sekarang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Berikut saya kutip beberapa syair dari lagu Menjadi Indonesia. Dan silakan masing-masing dari kita introspeksi diri. Insya Allah, kita bisa benar-benar menjadi Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ada yang memar, kagum banggaku&lt;br /&gt;malu membelenggu&lt;br /&gt;ada yang mekar, serupa benalu&lt;br /&gt;tak mau temanimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lekas,&lt;br /&gt;bangun tidur berkepanjangan&lt;br /&gt;menyatakan mimpimu&lt;br /&gt;cuci muka biar terlihat segar&lt;br /&gt;merapikan wajahmu&lt;br /&gt;masih ada cara menjadi besar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada yang runtuh, tamah ramahmu&lt;br /&gt;beda teraniaya&lt;br /&gt;ada yang tumbuh, iri dengkimu&lt;br /&gt;cinta pergi kemana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memudakan tuamu&lt;br /&gt;menjelma dan menjadi indonesia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-3798216533137572568?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/3798216533137572568/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=3798216533137572568' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/3798216533137572568'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/3798216533137572568'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/05/menjadi-indonesia.html' title='Menjadi Indonesia.'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-6959846804999091965</id><published>2009-05-29T09:46:00.004+03:00</published><updated>2009-05-29T09:55:23.888+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Pintu Malam.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://farm4.static.flickr.com/3527/3312877078_4c408b4147.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 256px; height: 384px;" src="http://farm4.static.flickr.com/3527/3312877078_4c408b4147.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ketukan pintu malam selalu menggangguku. Aku berusaha acuh.&lt;br /&gt;Seringkali kuberteriak dan bertanya,&lt;br /&gt;"Siapa di luar sana?", jawabnya hanya. "Di luar siapa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada ketukan kencang dan nyaring,&lt;br /&gt;di dalam rongga dadaku.&lt;br /&gt;"Ini siapa, tengah malam mengetuk-ketuk pintu?&lt;br /&gt;Mengganggu saja."&lt;br /&gt;"Ini aku, sayang. Apa kabar?"&lt;br /&gt;"Sayang! Kamu di mana sekarang?"&lt;br /&gt;"Di belakang."&lt;br /&gt;"Di belakang pintu?"&lt;br /&gt;"Di belakang rindu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, malam ini aku akan tidur nyenyak.&lt;br /&gt;Malam ini, rinduku akan nyenyak tidurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*hasil plagiat dari puisi Om Joko Pinurbo&lt;br /&gt;yang berjudul Telepon Tengah Malam.&lt;br /&gt;(maaf, Om.. gabilang-bilang)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Gambar diambil dari http://farm4.static.flickr.com/3527/3312877078_4c408b4147.jpg&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-6959846804999091965?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/6959846804999091965/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=6959846804999091965' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/6959846804999091965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/6959846804999091965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/05/pintu-malam.html' title='Pintu Malam.'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm4.static.flickr.com/3527/3312877078_4c408b4147_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-8545779306353714863</id><published>2009-05-21T00:41:00.004+03:00</published><updated>2009-05-21T00:47:14.317+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>malam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/c/cd/VanGogh-starry_night.jpg/751px-VanGogh-starry_night.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 370px; height: 297px;" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/c/cd/VanGogh-starry_night.jpg/751px-VanGogh-starry_night.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;M&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 0); font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;A&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;L&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;A&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204); font-weight: bold;font-family:webdings;" &gt;M&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;/1/&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;saat kau tak bisa pejamkan matamu,&lt;br /&gt;kubertanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tak bosankah kamu, terus membaca malam.&lt;br /&gt;Sementara yang lainnya ikut terbenam?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau menjawab,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku lebih senang menatap bulan daripada matahari,&lt;br /&gt;kudapatkan kedamaian. Kudapatkan kehidupan.&lt;br /&gt;Kubaca &lt;span style="font-style: italic;"&gt;balon-balon&lt;/span&gt; mimpi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan aku serta dinginmu&lt;br /&gt;kembali larut dalam diam.&lt;br /&gt;sunyi yang luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;/2/&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;entahlah,&lt;br /&gt;kau selalu bangkit dalam kegelapan.&lt;br /&gt;beranjak perlahan&lt;br /&gt;menuju beranda malam.&lt;br /&gt;dan kembali saat fajar menguap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan aku,&lt;br /&gt;selalu setia menemanimu.&lt;br /&gt;memecah bisu dengan jenak pertanyaanku&lt;br /&gt;pertanyaan yang tak seharusnya kutanyakan&lt;br /&gt;karena kutahu jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;/3/&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;tatkala kau ditanya tentang malam,&lt;br /&gt;kau menjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dia yang selalu temaniku dalam kegelapan&lt;br /&gt;dalam rembulan&lt;br /&gt;dalam jenak, gontai rerantingan.&lt;br /&gt;Dalam pelan, dengkuran&lt;br /&gt;dalam nafas yang tertahan.&lt;br /&gt;dalam mimpi, tentang pangeran putih yang menjemputmu.&lt;br /&gt;dalam khayal, akan sebuah perubahan&lt;br /&gt;dalam hangat airmata perpisahan.&lt;br /&gt;dalam rindu yang terpendam.&lt;br /&gt;dalam hujan, serta ia yang hadir&lt;br /&gt;meredam kepekatan"&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;gambar dari : http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/c/cd/VanGogh-starry_night.jpg/751px-VanGogh-starry_night.jpg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-8545779306353714863?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/8545779306353714863/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=8545779306353714863' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8545779306353714863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8545779306353714863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/05/malam.html' title='malam'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-4808621359345529632</id><published>2009-05-21T00:37:00.001+03:00</published><updated>2009-05-21T00:40:45.435+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Gibranium.</title><content type='html'>&lt;span class="”fullpost”"&gt;"...pabila cinta memanggilmu... ikutilah dia walau jalannya berliku-liku... Dan, pabila sayapnya merangkummu... pasrahlah serta menyerah, walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu..." &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;(Kahlil Gibran)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika manusia kehilangan sahabatnya, dia akan melihat sekitarnya dan akan melihat sahabat-sahabatnya datang dan menghiburnya... Akan tetapi apabila hati manusia kehilangan kedamaiannya, dimanakah dia akan menemukannya, bagaimanakah dia akan bisa memperolehnya kembali?" &lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;(Kahlil Gibran)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"...kuhancurkan tulang-tulangku, tetapi aku tidak membuangnya sampai aku mendengar suara cinta memanggilku dan melihat jiwaku siap untuk berpetualang" &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;(Kahlil Gibran)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan karena alasan duniawi dan dipisahkan di ujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta... terus hidup... sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan..." &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;(Kahlil Gibran)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jangan menangis, Kekasihku... Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah... kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan" &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;(Kahlil Gibran)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku ingin mencintaimu dengan sederhana... seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu... Aku ingin mencintaimu dengan sederhana... seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada..." &lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;(Kahlil Gibran)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini... pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang" &lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;(Kahlil Gibran)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setetes airmata menyatukanku dengan mereka yang patah hati; seulas senyum menjadi sebuah tanda kebahagiaanku dalam keberadaan... Aku merasa lebih baik jika aku mati dalam hasrat dan kerinduan... ketimbang jika aku hidup menjemukan dan putus asa" &lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;(Kahlil Gibran)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa yang telah kucintai laksana seorang anak kini tak henti-hentinya aku mencintai... Dan, apa yang kucintai kini... akan kucintai sampai akhir hidupku, karena cinta ialah semua yang dapat kucapai... dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya"&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; (Kahlil Gibran)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kemarin aku sendirian di dunia ini, kekasih; dan kesendirianku... sebengis kematian... Kemarin diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara..., di dalam pikiran malam. Hari ini... aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas lidah hari. Dan, ini berlangsung dalam semenit dari sang waktu yang melahirkan sekilasan pandang, sepatah kata, sebuah desakan dan... sekecup ciuman" &lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;(Kahlil Gibran)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kemarilah, kekasihku. Kemarilah Layla, dan jangan tinggalkan aku. Kehidupan lebih lemah daripada kematian, tetapi kematian lebih lemah daripada cinta... Engkau telah membebaskanku, Layla, dari siksaan gelak tawa dan pahitnya anggur itu. Izinkan aku mencium tanganmu, tangan yang telah memutuskan rantai-rantaiku. Ciumlah bibirku, ciumlah bibir yang telah mencoba untuk membohongi dan yang telah menyelimuti rahasia-rahasia hatiku. Tutuplah mataku yang meredup ini dengan jari-jemarimu yang berlumuran darah. Ketika jiwaku melayang ke angkasa, taruhlah pisau itu di tangan kananku dan katakan pada mereka bahwa aku telah bunuh diri karena putus asa dan cemburu. Aku hanya mencintaimu, Layla, dan bukan yang lain, aku berpikir bahwa tadi lebih baik bagiku untuk mengorbankan hatiku, kebahagiaanku, kehidupanku daripada melarikan diri bersamamu pada malam pernikahanmu. Ciumlah aku, kekasih jiwaku... sebelum orang-orang melihat tubuhku... Ciumlah aku... ciumlah, Layla..."&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt; (Kahlil Gibran)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Semua tanpa editing, murni kopi pastean.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-4808621359345529632?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/4808621359345529632/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=4808621359345529632' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/4808621359345529632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/4808621359345529632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/05/gibranium.html' title='Gibranium.'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-8906751642501951985</id><published>2009-05-21T00:22:00.003+03:00</published><updated>2009-05-21T00:33:24.594+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ancur bgt'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Datang Pergi</title><content type='html'>&lt;span class="”fullpost”"&gt;apabila malam datang,&lt;br /&gt;maka &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;bibir&lt;/span&gt; itu masih di sana&lt;br /&gt;di cangkir putih bergambar bunga &lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);"&gt;abu-abu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;tersisa &lt;span style="color: rgb(102, 51, 0);"&gt;teh manis&lt;/span&gt; yang kini sudah kecut&lt;br /&gt;&lt;s&gt;entah, begitu kecut kali ini&lt;/s&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apabila pagi datang,&lt;br /&gt;maka &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;wangi&lt;/span&gt; itu terbang&lt;br /&gt;mengucap salam pada hidungku yang masih membisu&lt;br /&gt;berkata, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"hepnesdey"&lt;/span&gt; semoga harimu berbahagia&lt;br /&gt;menarik kedua simpul pada &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;pipiku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;s&gt;tapi sekarang semua itu kadang hadir di mimpiku&lt;/s&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apabila siang datang,&lt;br /&gt;melambaikan &lt;span style="color: rgb(255, 153, 102);"&gt;terik dan penat&lt;/span&gt; kebingungan&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;tuts-tuts&lt;/span&gt; inilah yang gemar bersimfoni&lt;br /&gt;bersama rintik bebunyian &lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;mouse&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;s&gt;mereka bisu kali ini.&lt;/s&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apabila bahagia datang,&lt;br /&gt;aku takkan pernah melupakan siapapun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi apabila kesedihan datang,&lt;br /&gt;kebahagiaan pergi berganti kecewa,&lt;br /&gt;karena kau tak seperti yang dulu lagi.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-family: courier new;"&gt;(tak usah kembali, tetaplah di sana-mungkin lebih baik)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;buseeet, ancur banget tulisan gw skrg :((&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-8906751642501951985?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/8906751642501951985/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=8906751642501951985' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8906751642501951985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8906751642501951985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/05/datang-pergi.html' title='Datang Pergi'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-3300100242081629880</id><published>2009-05-10T17:36:00.004+03:00</published><updated>2009-05-10T17:52:36.291+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Fana (the Last)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.ldesign.com/Images/Essays/GlobalWarming/Part67/hatendespair.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 280px; height: 363px;" src="http://www.ldesign.com/Images/Essays/GlobalWarming/Part67/hatendespair.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Fana&lt;/span&gt;, begitu ia menyebut dirinya. Berdiri di ambang pintu harapnya, menantikan reda badai hatinya. Ia menyaksikan gulungan perasaan yang mengakibatkan pusaran angin puting beliung yang hancurkan asanya. Ia juga menyaksikan kilatan petir dan guruh gemuruh guntur amarahnya menyambar-nyambar kubah-kubah harapan yang dibangunnya dalam sebuah rangkaian &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;cinta&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Kau. Kau bisa menyalahkanku. Kau bisa membunuhku. Tapi kau takkan pernah bisa membunuh apa yang telah aku tanamkan dalam hatimu."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Dan kalian. Kalian mencibirku dengan tatapan nista itu. Seolah aku lah sang Durjana. Tapi kalian tidak tahu seandainya keadaan kalian seperti keadaanku saat ini. Saat bumi dibalikkan, dan saat pucat di kening kalian di rentangkan. Aku bukan mencibir, tapi aku akan memberi kalian senyuman. Senyuman paling manis dari madu yang dijanjikan. Hanya saja, kalian cuma bisa berkata, "Ah.. itu kan.."&lt;/span&gt;."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga akhirnya &lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;mentari jiwanya&lt;/span&gt; mengintip dari balik &lt;span style="color: rgb(153, 153, 255);"&gt;awan suram&lt;/span&gt; yang merentangkan jubah kegelapan hatinya. Mentari itu dengan cahayanya cukup membantu lentera optimisnya untuk menerangi gubuk hidupnya yang gelap yang terus digoyang oleh angin kencang yang bernama pesimis. &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Kini gelap telah hilang&lt;/span&gt;, berganti terang yang dihiasi senyuman manis pelangi hiburan. Segarkan alam dan hatinya yang tadinya diguyur hujan kesedihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Fana&lt;/span&gt;, begitu ia menyebut dirinya. Berkata, &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;"Harapku bagaikan gelombang ombak yang inginkan bersua dengan daratan, tapi apa daya. Ia memeluk karang dan kembali ke laut menggulung seribu asa. Begitulah seterusnya yang ia lakukan"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ia beranjak, dan pergi bersama iringan simfoni embun cinta yang tak mungkin memuaskan dahaganya. &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Kecuali dengan hujan&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber gambar: http://www.ldesign.com/Images/Essays/GlobalWarming/Part67/hatendespair.jpg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-3300100242081629880?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/3300100242081629880/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=3300100242081629880' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/3300100242081629880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/3300100242081629880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/05/fana-last.html' title='Fana (the Last)'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-4473429212316786477</id><published>2009-05-10T17:23:00.003+03:00</published><updated>2009-05-10T17:34:32.337+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Sand and Foam (Pasir dan Buih)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://static-p4.fotolia.com/jpg/00/09/14/35/400_F_9143586_fKjOoPcHLJoRM0RE6xpTi8xMgEZJHGun.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 329px; height: 354px;" src="http://static-p4.fotolia.com/jpg/00/09/14/35/400_F_9143586_fKjOoPcHLJoRM0RE6xpTi8xMgEZJHGun.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Jiwaku&lt;/span&gt; bertanya pada&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; hatiku&lt;/span&gt;, maka dengarkanlah jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Hatiku, kapankah seseorang akan meraih kesempurnaan?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seseorang akan mendekati kesempurnaan &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 153, 153);"&gt;ketika ia merasa sebagai jarak yang tak tertempuh apalagi terjangkau&lt;/span&gt;, lautan yang tanpa tepi, nyala api tanpa ujung padam, cahaya tanpa pekat gulita, ketenangan air atau bahkan badai yang mengamuk, gelegar petir atau &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;langit yang menangiskan gerimis&lt;/span&gt;, senandung air sungai atau simfoni ratapannya, bebunga musim semi atau telanjangnya hari dengan kebohongan, terjalnya gunung atau lekuk lembah, tanah yang subur atau tandus gurun."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ketika seseorang merasakan semuanya, dia telah siap meraih setengah dari kesempurnaan. Untuk mencapai tujuannya, ia harus seperti bayi tanpa berdaya, sepenuhnya bergantung pada ibu dan sekaligus seperti ayah yang memikul tanggung jawab atas keluarganya,&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt; sebagai anak muda yang hilang dalam cinta&lt;/span&gt;, pergulatan purba dengan masa lalu, seorang hamba di peribadatannya, seorang tawanan di kurungannya, dan seorang ilmuwan di tengah mahasiswanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jiwa yang dungu yang bertarung antara gelap malamnya dan ketidakjelasan siangnya, derita seorang budak di antara bunga-bunga imannya dari duri kehausannya, &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 0, 204);"&gt;pendosa yang terpancang antara taring kesadarannya dan cakar kebutuhannya&lt;/span&gt;, seorang miskin dalam perangkap kegetiran dan ketertundukkannya, si kaya antara ketamakan dan kata hatinya tentang iba, sang pengkhayal antara kabut jiwanya dan pijar angannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Siapa yang dapat mengalami, melihat dan mengerti semua ini akan dapat meraih kesempurnaan dan menjadi bayang dari &lt;s&gt;bayangan kesempurnaan sejati&lt;/s&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber foto: http://static-p4.fotolia.com/jpg/00/09/14/35/400_F_9143586_fKjOoPcHLJoRM0RE6xpTi8xMgEZJHGun.jpg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-4473429212316786477?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/4473429212316786477/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=4473429212316786477' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/4473429212316786477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/4473429212316786477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/05/sand-and-foam-pasir-dan-buih.html' title='Sand and Foam (Pasir dan Buih)'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-7074723217853389450</id><published>2009-05-10T17:19:00.003+03:00</published><updated>2009-05-10T17:23:33.578+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>SaLaM</title><content type='html'>&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 51);"&gt;Salam padamu wahai siang...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yang cahanya menaklukkan kegelapan bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-style: italic;"&gt;Salam padamu wahai malam...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yang kegelapannya menyingkapkan cahaya dari cakrawala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Salam untukmu tahun-tahun...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yang mengungkap apa dari yang telah disembunyikan zaman.&lt;br /&gt;Kepada abad yang telah memperbaiki kesalahan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 153, 153);"&gt;Salam wahai waktu yang membawaku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;maju menuju kematian yang sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Salam untukmu, hati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yang tenang dalam kedamaian, meski tenggelam di air mata menggenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Damai dan salam untukmu jiwa,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yang membimbing roda-roda kehidupan dan kematian sambil bersembunyi dariku&lt;br /&gt;di balik tirai selubung matahari.(matahati)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-7074723217853389450?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/7074723217853389450/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=7074723217853389450' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/7074723217853389450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/7074723217853389450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/05/salam.html' title='SaLaM'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-8737037441750377936</id><published>2009-05-10T17:09:00.003+03:00</published><updated>2009-05-10T17:17:08.897+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Quotes</title><content type='html'>&lt;span class="”fullpost”"&gt;-Mereka yang sempit hatinya dan pikirannya cenderung mencintai &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;apa yang terbatas pula dalam kehidupan&lt;/span&gt;, dan yang lemah wawasan, tidak dapat melihat lebih dari satu cubit ke depan pada jalan yang ditempuhnya. Tidak pula lebih dari satu cubit dari tembok tempat ia menyandarkan bahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Menjadi dewasa sebenarnya bukanlah pilihan. Pilihan hanyalah pada kemauan untuk hidup atau tidak. &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Dewasa, sabar dan istiqomah itu sudah menjadi bagian dari pilihan kehidupan itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Mencintai sesuatu kadang melupakan kita dari yang hal lain. &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Justru hal lain itulah yang memberikan kita kekuatan untuk bisa mencintai sesuatu&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Dalam sebuah kebahagiaan, katakan pada dirimu "mengapa semua ini bisa terjadi ?"&lt;br /&gt;tapi dalam sebuah kesedihan, bisikkan padanya &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 153, 51);"&gt;"walau pun semua ini terjadi..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Kita sebenarnya bukanlah menjalani hidup, karena hidup akan terus berjalan sampai ajalnya. &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Kita hanya orang yang berdiri di teras rumah, mengharap rintikkan hikmah&lt;/span&gt;. Sampai akhirnya hidup menemukan ujungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Dalam setiap kejadian kita menemukan hikmah, tapi&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 51, 204);"&gt; jarang sekali kita mengambil ibrah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Kesepian adalah buah tangan dari wujud. Lalu mengapa kita selalu mengeluhkan kesepian, padahal &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;kita selalu ada untuk menemaninya&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-8737037441750377936?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/8737037441750377936/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=8737037441750377936' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8737037441750377936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8737037441750377936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/05/quotes.html' title='Quotes'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-8249257033372300353</id><published>2009-05-03T23:09:00.002+03:00</published><updated>2009-05-03T23:16:42.764+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>bukan hanya antara aku dan doa.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://karynmarkwell.com/wp-content/uploads/2007/10/pray-v1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 197px; height: 146px;" src="http://karynmarkwell.com/wp-content/uploads/2007/10/pray-v1.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;bukan hanya antara &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;aku dan doa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;hingga kaki&lt;span style="color: rgb(204, 153, 51);"&gt; berserah&lt;/span&gt; pada utara&lt;br /&gt;dan tangan mengarah ke udara&lt;br /&gt;tapi antara hidup, nafas dan keringat&lt;br /&gt;bercampur di sana &lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;air mata&lt;/span&gt;, &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;darah&lt;/span&gt;,&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt; liur&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 102, 51);"&gt;thin&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;memunculkan kehidupan di saat sisi lain kehilangan.&lt;br /&gt;mengingatkan yang terlupa, sedikit demi sedikit rapuh bersama retaknya usia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bukan hanya antara aku dan doa&lt;br /&gt;tapi Kau di sana berhak atas segala-galanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber gambar: http://karynmarkwell.com/wp-content/uploads/2007/10/pray-v1.jpg&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-8249257033372300353?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/8249257033372300353/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=8249257033372300353' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8249257033372300353'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8249257033372300353'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/05/bukan-hanya-antara-aku-dan-doa.html' title='bukan hanya antara aku dan doa.'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-2405758691923966310</id><published>2009-05-03T23:03:00.003+03:00</published><updated>2009-05-03T23:09:18.256+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Preposisi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://swengelsk.com/images/eyecirc.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 153px; height: 153px;" src="http://swengelsk.com/images/eyecirc.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;kau lantang bilang begitu, kujawab ber-&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;ini&lt;/span&gt; ber-&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;itu&lt;/span&gt;. hingga kuminta waktu gantikan posisiku dan langit memutarmu. kita berganti padu.&lt;br /&gt;sekarang, ku pelan bilang begitu, kau hanya bisa ber-&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;anu-anu&lt;/span&gt;. sudahlah memang begitu, cukup saja kau tahu bahwa hidup bukanlah seperti mengetuk dengkulmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber gambar: http://swengelsk.com/images/eyecirc.gif&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-2405758691923966310?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/2405758691923966310/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=2405758691923966310' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2405758691923966310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2405758691923966310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/05/preposisi.html' title='Preposisi'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-3539769164765728265</id><published>2009-05-02T23:18:00.003+03:00</published><updated>2009-05-02T23:30:21.054+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Kata-kata Airmata, Canda tawa dan Kehidupan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://mooel.blog.friendster.com/files/collection2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 257px; height: 371px;" src="http://mooel.blog.friendster.com/files/collection2.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;aku memilih tak menulis&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt; airmata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;karena kata-kata takkan bisa mewakili beningnya&lt;br /&gt;melewati kelopak mata indah&lt;br /&gt;jatuh ke bumi dan menyuburkannya&lt;br /&gt;hingga airmata-airmata lain jatuh kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku memilih tak menulis &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;canda tawa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;karena huruf-huruf tak sanggup memerankannya dengan baik&lt;br /&gt;bersandiwara dalam gelak kepedihan&lt;br /&gt;menangis dalam tawa, tawa dalam tangisan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku memilih tak menulis &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;hidup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;karena tinta dunia tak cukup tebal untuk kubaca&lt;br /&gt;lalu dengan pekatnya aku tenggelam&lt;br /&gt;tenggelam dalam lingkaran kehidupan itu sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku memilih menggantikan diriku dengan&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; cinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;karena cinta pernah mewakili hidupku&lt;br /&gt;karena cinta telah mengundang airmataku&lt;br /&gt;karena cinta menggelitik canda tawaku&lt;br /&gt;dengan kata-kata yang tak terhitung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber gambar: http://mooel.blog.friendster.com/files/collection2.jpg&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-3539769164765728265?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/3539769164765728265/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=3539769164765728265' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/3539769164765728265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/3539769164765728265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/05/kata-kata-airmata-canda-tawa-dan.html' title='Kata-kata Airmata, Canda tawa dan Kehidupan'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-5429066547356158104</id><published>2009-04-20T10:07:00.004+02:00</published><updated>2009-04-20T10:23:58.713+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Breakeven.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://soulidaritas.files.wordpress.com/2007/12/kabut.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 454px; height: 340px;" src="http://soulidaritas.files.wordpress.com/2007/12/kabut.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kini, tujuh hari tujuh malam tiada seorang pun yang datang menghampiri tugu itu, hanya rintik yang setia tetes demi tetes membasahi, menyapu lumut hijau yang perlahan menggerogoti.&lt;br /&gt;Lelaki tegap itu, masih berdiri. Berdiri mematung mengalirkan pikirannya bersama genangan. Melepaskan selayang pandangannya menembus &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;hijau dedaunan hutan&lt;/span&gt;. Melipat detik demi detik.&lt;br /&gt;Panah hujan kembali datang, berwajah sunyi bagai bercadar selubung hati, menenteng mangkuk dan pinggan di tangan, minuman dan santapan penawar lapar dan rasa kesepian. Setelah meletakkan semua itu di samping tugu. Ia beranjak, menyisakan jejak-jejak pertanyaan. Dan balon-balon penasaran. Meninggalkan payung hitam berguling-guling untuk seterusnya terlentang menadah hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki hujan pun kembali, menghampiri pepohonan poplar perak dalam gerbang putih rumah itu. Lalu berdiri tegap bersandar pada ranting perkasa pohon itu. Pandangannya menerawang, jauh membungkus ujung jalan dan tugu di mana dia berdiri. Dan tak lama kemudian, nampak sesosok Panah hujan berjalan tergesa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki hujan menyongsongnya, bersama-sama keduanya berjalan ke arah perjamuan di padang lapang. Hijau meminjam sedikit kilau coklat keemasan. Dipayungi awan hitam, dan rintik gerimis yang membenci datangnya hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duduklah mereka dan makan bersama, mengitari hidangan yang amat sederhana, setelah Panah Hujan meletakkan roti dan sekedar ikan di meja, dan membagikan sisa anggur pada cawan putih bening. Selagi menuangkan minuman, ia berkata kepada Lelaki hujan,” Kakanda, izinkanlah daku pergi ke kota, membeli anggur penawar dahaga, karena guci ini telah kehabisan isi.”&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditatapnya Panah hujan, terawang matanya membayangkan perjalanan jauh, dan negeri perantauan, dan ucapnya, “Sudahlah, jangan, sebab anggur itu akan menambah rinduku.”&lt;br /&gt;Dengan nanar matanya ia berkata,” Saudariku, hari ini lonceng perpisahan telah menggema. Sudah lama nian, hamparan samudera kesabaran akan penantian ini aku arungi. Sudah pulalah rindu dan pengharapan ini aku korbankan untuknya gadis putih. Tapi, langit masih enggan memayungi kami. Awan masih iri bila rembulan bersanding dengan matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sebelum aku menapaki perpisahan ini, pergilah kau saudariku, berjalanlah sambil menyanyi, namun nyanyian yang tidak panjang, sebab hanya tembang yang cepat singgah-terbang, bakal hidup panjang di hati sanubari insan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tuturkan mutiara kebenaran dalam kesederhanaan kata-kata, tapi hindari kebenaran palsu dalam perkataan apapun jua. Katakan pada cinta yang rambutnya berkilau ditingkah surya, dialah sebenarnya putri sang Fajar. Tapi bila kau jumpai dia yang buta dalam asmara, jangan katakan, sebenarnya ia menyatu dengan malam kelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dengarkan lagu peniup seruling, seolah mendengarkan kidung bulan musim semi, tapi bila kau dengar suara si pengecam dan si pencari kesalahan, tutuplah telingamu hingga setuli tulang-belulang, dan lemparkanlah sejauh larinya khayalan yang terbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saudariku, pupuskanlah kerinduan. Karena aku tidak mengukur kerinduan dengan galah gemerlapan, tak pula kuduga-duga kedalamannya, sebab cinta kasih, pabila menanggung rindu, melebar dugaan ruang dan ukuran waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Cintailah cintamu, karena bilang sang Cinta berbicara, segenap angin menjadi kata-kata, dan bila dia berbicara lagi, senyuman di bibirmu, tetesan airmatamu, juga menjelma menjadi kata-kata. Penuh makna. Jika dia berdendang, si tuli mendengar dan terpana, dan bila menghampiri, si buta melihat dan ternganga, penuh ketakjuban.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panah hujan tergugu. Haru menyeliputi hatinya. Bersama lirih ia berkata,” Kenapa Kakanda memilih perpisahan ini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan senyum tersungging, Lelaki hujan berkata lantang.&lt;br /&gt;“Benarkah aku memisahkan diri darimu? Tidakkan kau ketahui, jarak itu tidak nyata, kecuali yang direntang oleh khayalan rasa? Dan bila pun jarak direntang oleh rasa, dia menjelma jadi irama dalam jiwa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lemah, dan sangat sedih menimpa Panah Hujan. Ia tak kuasa melepas saudaranya kembali kepada kabut. Untuk terbang kembali ke awan. Dan menjadi Hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam pun turun. Ia telah tiba di samping tugu. Langkahnya menapaki kabut, berdiri dia antara karang dan batang-batang sipres putih, tersembunyi dari segala pandangan, ia pun menyeru alam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai kabut, saudaraku, nafas putih yang belum berwujud, Aku pulang kepadamu, wahai nafas putih tanpa suara, sepatah kata yang belum terungkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai kabut, saudaraku yang bersayap, kini kita bertemu, bersamamu hingga kehidupan yang kedua, Fajar daku menjelma bayi, dalam dekapan seorang perempuan hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai kabut, saudaraku, tangan ini masih menggenggam benih cinta untuk disebarkan, dan di bibirku terjalin lagu asmara pesananmu agar kunyanyikan padanya, Namun kembaliku tanpa buah, tanpa membawa kumandang lagu, karena tangan ini buta, dan bibir kelu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai kabut, saudaraku, betapa cintaku kepada gadis putih dan dia pun mengasihiku,&lt;br /&gt;Sebab segenap senyumku tersungging pula pada bibirnya, dan seluruh airmatanya menggenangi pula simpul mataku. Namun diantara kamu menganga kebisuan yang tiada terjembatani, aku pun tak kuasa melangkahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai kabut, saudaraku kabut.&lt;br /&gt;Denganmu kini aku menyatu,&lt;br /&gt;Telah lenyap dari pribadiku,&lt;br /&gt;Batas tepian telah tumbang,&lt;br /&gt;Rantai ikatan pun telah hilang,&lt;br /&gt;Aku pulang.&lt;br /&gt;Dan biarkan terang. Hapuskanlah hujan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plagiat dari buku Taman Sang Nabi; Kahlil Gibran. Penerbit Pustaka Jaya tahun 1988.&lt;br /&gt;gambar dari http://soulidaritas.files.wordpress.com/2007/12/kabut.jpg&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-5429066547356158104?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/5429066547356158104/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=5429066547356158104' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5429066547356158104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5429066547356158104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/04/breakeven.html' title='Breakeven.'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-8429315189962903422</id><published>2009-04-06T22:44:00.003+02:00</published><updated>2009-04-06T22:59:15.507+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Beautiful Quotes</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://images2.layoutsparks.com/1/170333/gothic-grave-love-tomb.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 342px; height: 221px;" src="http://images2.layoutsparks.com/1/170333/gothic-grave-love-tomb.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;I'm &lt;s&gt;none&lt;/s&gt; in you&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;loving&lt;/span&gt; you but &lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);"&gt;not belong&lt;/span&gt; to you&lt;br /&gt;let me &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;buring&lt;/span&gt; that love in my soul grave&lt;br /&gt;I'll carve a &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;love word over it&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;Asep, i love this quotes.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;thanks, bro ;)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-8429315189962903422?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/8429315189962903422/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=8429315189962903422' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8429315189962903422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8429315189962903422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/04/beautiful-quotes.html' title='Beautiful Quotes'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-3131044255049086354</id><published>2009-04-02T18:53:00.006+02:00</published><updated>2009-04-02T19:23:18.538+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Merasa Dirasakan.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_bEBKXXyD4dQ/SdJujmGXpEI/AAAAAAAAASk/cLIu8rgVouw/s200/fabulousblogaward.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 149px; height: 185px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_bEBKXXyD4dQ/SdJujmGXpEI/AAAAAAAAASk/cLIu8rgVouw/s200/fabulousblogaward.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;Kaget.&lt;br /&gt;Ketika pagi itu, di tengah cuaca dingin yang berlomba dengan kantuk mencoba masuk dalam kantong tidurku. Sedikit demi sedikit membujuk dengan rayuan maut lembutnya permukaan selimut. Dan iming-iming akan mimpi tanpa akhir.&lt;br /&gt;Tapi.&lt;br /&gt;Aku pelan-pelan beranjak. Membangunkan istriku yang sejak tadi malam terlelap. Mungkin dia cape, seharian terus mendengarkan keluh kesahku. Yah, dia lah hartaku satu-satunya. Hidup bersamaku. Kalau dia sakit, repotlah hidupku.&lt;br /&gt;Tenang.&lt;br /&gt;Tatkala istriku dengan ceria memberi kecerahan pada pagiku. Memberikan aku kabar tentang dunia-dunia jauh di sana. Dia pula yang memberitahukan aku kalau pagi itu (atau kapanpun) sahabatku Neilhoja sudah menitipkan pesan berisi award kepadaku.&lt;br /&gt;Bingung.&lt;br /&gt;Aku harus mengapresiasi bagaimana award ini. Ada atau tidak ada, menulis saja aku mood-mood-an. Istriku mengangguk. Tapi, tak apalah. Aku merasa bahwa keberadaanku lewat istriku dirasakan.&lt;br /&gt;Makasih ya, Niam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insya Allah aku mencoba menulis lagi. Dengan bidangku. Atau apalah orang-orang menilaiku. :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memilih...&lt;br /&gt;1. &lt;a href="http://neilhoja.blogspot.com/2009/03/award-ketiga.html"&gt;Neil Hoja&lt;/a&gt; lagi..&lt;br /&gt;2. &lt;a href="http://cintatawalukaairmata.blogspot.com/"&gt;Tyara&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;a href="http://dimasrafky.blogspot.com/"&gt;Ka Dimas&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;4.  &lt;a href="http://dewikharismamichellia.blogspot.com/"&gt;Mimi Panah Hujan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;a href="http://sambalacan.blogspot.com/"&gt;Mamun&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;a href="http://nuriyahaveedz.blogspot.com/"&gt;NuRy&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;7.  &lt;a href="http://www.latansani.co.cc/"&gt;Sayyid Zuhdi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;8. &lt;a href="http://suyuk.blogspot.com/"&gt;Sonny&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;9. &lt;a href="http://www.elfareni.co.cc/"&gt;Mbak Zanub&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;10. &lt;a href="http://azharku.wordpress.com/"&gt;Bang Fizy&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;heheh..&lt;br /&gt;Bagi yang kena, silakan dibaca&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;ketentuannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pasang logo award di blog kalian.&lt;br /&gt;2. Nominasikan paling sedikit 10 nama blog yang kalian anggap FABULOUS.&lt;br /&gt;3. Pastikan kalian sudah menempatkan link mereka.&lt;br /&gt;4. Beritahu mereka dengan memberikan komentar di blog mereka.&lt;br /&gt;5. Share the love and link to this post and to the person from whom you received your award&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;Udah kan ya, Niam ?&lt;br /&gt;Hheeh.. thanks, bro ;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-3131044255049086354?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/3131044255049086354/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=3131044255049086354' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/3131044255049086354'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/3131044255049086354'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/04/merasa-dirasakan.html' title='Merasa Dirasakan.'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_bEBKXXyD4dQ/SdJujmGXpEI/AAAAAAAAASk/cLIu8rgVouw/s72-c/fabulousblogaward.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-5309003849412638504</id><published>2009-03-23T20:23:00.002+02:00</published><updated>2009-03-23T20:31:18.082+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>I believe I can Fly</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_D7khuvLf7PM/RhkBJlPCV8I/AAAAAAAAADw/QhTWISoRifM/s400/sayap+langit.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 270px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_D7khuvLf7PM/RhkBJlPCV8I/AAAAAAAAADw/QhTWISoRifM/s400/sayap+langit.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;I used to think that I could not go on&lt;br /&gt;And &lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);"&gt;life was nothing&lt;/span&gt; but an awful song&lt;br /&gt;But now I know the meaning of &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;true love&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;I'm leaning on the everlasting arms&lt;br /&gt;If I can see it, then I can do it&lt;br /&gt;If &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;I just believe it&lt;/span&gt;, there's nothing to it&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I believe I can fly&lt;br /&gt;I believe &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;I can touch the sky&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;I think about it every night and day&lt;br /&gt;Spread &lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;my wings&lt;/span&gt; and fly away&lt;br /&gt;I believe I can soar&lt;br /&gt;I see me running through that open door&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;I believe I can fly&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;See I was on the verge of breaking down&lt;br /&gt;Sometimes silence can seem so loud&lt;br /&gt;There are miracles in life I must achieve&lt;br /&gt;But first I know it starts inside of me oohh&lt;br /&gt;If I can see it, then I can be it&lt;br /&gt;If I just believe it, there's nothing to it&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-5309003849412638504?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/5309003849412638504/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=5309003849412638504' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5309003849412638504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5309003849412638504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/03/i-believe-i-can-fly.html' title='I believe I can Fly'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_D7khuvLf7PM/RhkBJlPCV8I/AAAAAAAAADw/QhTWISoRifM/s72-c/sayap+langit.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-3514035777401091281</id><published>2009-03-21T09:36:00.001+02:00</published><updated>2009-03-21T09:39:26.090+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Welcome to Existance.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i88.photobucket.com/albums/k165/bataataa_5000/walls/Dark-Art_135.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 313px; height: 234px;" src="http://i88.photobucket.com/albums/k165/bataataa_5000/walls/Dark-Art_135.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;tutup matamu seakan&lt;br /&gt;kemarin belum berulang&lt;br /&gt;meninggalkan jejak&lt;br /&gt;tetes demi tetes kenangan&lt;br /&gt;yang tercecer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;padamkan lampu sehingga&lt;br /&gt;yang ada dihadapanmu adalah nyata&lt;br /&gt;tanpa warna&lt;br /&gt;tanpa cahaya yang menghiasinya&lt;br /&gt;tanpa kau tahu wujudnya&lt;br /&gt;tapi dapat kau rasa adanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat datang dalam kegelapan&lt;br /&gt;nikmatilah keberadaan&lt;br /&gt;dengan matamu yang tertutup&lt;br /&gt;tanpa cahaya&lt;br /&gt;terus bersama nafas yang tersendat&lt;br /&gt;keluar didahului kata&lt;br /&gt;cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-3514035777401091281?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/3514035777401091281/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=3514035777401091281' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/3514035777401091281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/3514035777401091281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/03/welcome-to-existance.html' title='Welcome to Existance.'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i88.photobucket.com/albums/k165/bataataa_5000/walls/th_Dark-Art_135.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-2646694610943437410</id><published>2009-03-20T14:21:00.002+02:00</published><updated>2009-03-20T14:30:09.771+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Pelan pelan dan diam diamku.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.simecorp.com/artsmart/photos/abstrak/abstrak_11275.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 338px; height: 242px;" src="http://www.simecorp.com/artsmart/photos/abstrak/abstrak_11275.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Pelan pelan&lt;/span&gt; aku&lt;br /&gt;mengidamkanmu sebagai manusia.&lt;br /&gt;Yang dapat kugapai&lt;br /&gt;dengan &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;imajinasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;dalam &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;mimpi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;menghidupkan &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;naluri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Diam diam&lt;/span&gt; aku&lt;br /&gt;nafikanmu sebagai &lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);"&gt;rembulan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;yang jauh bersinar di sana&lt;br /&gt;yang &lt;s&gt;tak dapat kugapai&lt;/s&gt;&lt;br /&gt;tak mampu menembus jarakmu&lt;br /&gt;tanpa &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;imajinasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;tak bisa &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;bermimpi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;membunuh &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;naluri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-2646694610943437410?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/2646694610943437410/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=2646694610943437410' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2646694610943437410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2646694610943437410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/03/pelan-pelan-dan-diam-diamku.html' title='Pelan pelan dan diam diamku.'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-5327673709321180155</id><published>2009-03-19T19:36:00.005+02:00</published><updated>2009-03-19T19:46:27.870+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Bintang.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos-706.friendster.com/e1/photos/60/75/39525706/1_326783710l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 222px; height: 337px;" src="http://photos-706.friendster.com/e1/photos/60/75/39525706/1_326783710l.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;/1/&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;o bintang&lt;br /&gt;ajari aku menari&lt;br /&gt;menari &lt;span style="font-family:courier new;"&gt;melipat awan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;hitam yang membungkus&lt;br /&gt;bumiku yang &lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;dingin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;mati oleh cinta yang membingungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;/2/&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;o bintang&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;sebelum tiba saatku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;nanti rebahkan tubuh&lt;br /&gt;buka mataku untuk cahaya&lt;br /&gt;itu yang bisa mencairkan&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;kebekuan bisu dan&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;diamnya &lt;/span&gt;cinta yang membingungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;/3/&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;o bintang&lt;br /&gt;jemputlah jiwaku&lt;br /&gt;dari &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;bara gejolak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;yang terbahak di bawah&lt;br /&gt;tungku &lt;s&gt;karat imanku&lt;/s&gt;&lt;br /&gt;yang perlahan&lt;br /&gt;memilih mati karena cinta yang membingungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;o stars..&lt;/span&gt; i believe God will &lt;span style="font-style: italic;"&gt;save my soul&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;*when i'm looking at the stars, it feels like you.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-5327673709321180155?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/5327673709321180155/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=5327673709321180155' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5327673709321180155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5327673709321180155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/03/bintang.html' title='Bintang.'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-5739187174421898624</id><published>2009-03-19T00:14:00.002+02:00</published><updated>2009-03-19T00:21:08.152+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Aku bertanya, Diriku menjawab.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos-706.friendster.com/e1/photos/60/75/39525706/1_665472699l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 228px; height: 339px;" src="http://photos-706.friendster.com/e1/photos/60/75/39525706/1_665472699l.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Aku bertanya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dimana bisa kutemui &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;kedamaian&lt;/span&gt; ? &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;Diriku menjawab :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kau akan temui kedamaian di sana, di mana&lt;br /&gt;engkau sudah dengan tenang menyetorkan&lt;br /&gt;kedamaian yang engkau jaga.Dan kedamaian&lt;br /&gt;yang kau jaga, berkata padamu:&lt;br /&gt;"Terimakasih telah menjagaku, walau ku&lt;br /&gt;tak tahu sebenarnya atas dasar apa kau&lt;br /&gt;sudi menjagaku"&lt;br /&gt;Kau temukan kedamaian dalam &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;cintamu&lt;/span&gt; yang&lt;br /&gt;sempurna&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;Aku bertanya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di mana kuperoleh &lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;kesempurnaan&lt;/span&gt; ?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;Diriku menjawab :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kau akan memperoleh kesempurnaan ketika&lt;br /&gt;kau merasa sebagai jarak yang tak&lt;br /&gt;tertempuh, lautan tanpa tepi, dan nyala&lt;br /&gt;api tanpa padam. Tapi itu baru setengah&lt;br /&gt;dari kesempurnaan. Untuk mencapai&lt;br /&gt;tujuanmu, kau harus merasa sebagai bayi&lt;br /&gt;yang suci dan tanpa daya. Atau sebagai&lt;br /&gt;pemuda yang kehilangan cinta. Karena&lt;br /&gt;sebenarnya dari sana lah kau akan dapat&lt;br /&gt;menyelami, melihat dan mengerti. Dan&lt;br /&gt;akhirnya kau akan mendapat bayangan&lt;br /&gt;kesempurnaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;Aku bertanya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di mana bisa kutemui &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;cinta&lt;/span&gt; ?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;Diriku menjawab :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kau kan temukan cinta dalam hatimu. Saat&lt;br /&gt;kau takkan bisa berhenti untuk&lt;br /&gt;memikirkan yang tercinta. Saat kau sakit&lt;br /&gt;dan lemah, kau masih bisa memikirkannya.&lt;br /&gt;Saat kau senang dan ceria, kau masih&lt;br /&gt;peduli padanya. Dan sisihkan sedemikian&lt;br /&gt;waktumu untuknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Damai, kesempurnaan dan cintamu berada&lt;br /&gt;dalam sebuah botol tua yang berdebu dan&lt;br /&gt;berhiaskan guratan hijau lumut zaman.&lt;br /&gt;Botol itu adalah harapanmu.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-5739187174421898624?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/5739187174421898624/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=5739187174421898624' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5739187174421898624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5739187174421898624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/03/aku-bertanya-diriku-menjawab.html' title='Aku bertanya, Diriku menjawab.'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-854807952538945722</id><published>2009-03-18T07:45:00.003+02:00</published><updated>2009-03-19T00:21:36.436+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Masih Tetap Tersenyum</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://images.elfwood.com/art/d/o/domitje/alone.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 264px; height: 372px;" src="http://images.elfwood.com/art/d/o/domitje/alone.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;Ketika keretaku tak datang lagi&lt;br /&gt;Menjemput &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;cintaku&lt;/span&gt; yang telah lama mati&lt;br /&gt;Seperti layaknya bintang tak bersinar&lt;br /&gt;Namun aku &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;masih tetap tersenyum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;kekasihku&lt;/span&gt; &lt;s&gt;meninggalkan&lt;/s&gt; aku&lt;br /&gt;Ku tak tahu kemana dia telah pergi&lt;br /&gt;Tak tersentuh, tak terjamah, tak kudengar lagi&lt;br /&gt;Namun aku masih menikmati hidup...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika &lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;keretaku&lt;/span&gt; telah datang kembali&lt;br /&gt;Membawa cintaku tertera di dasar hati&lt;br /&gt;Menawarkan kepedihan di antara tawa&lt;br /&gt;Namun aku masih tetap tersenyum&lt;br /&gt;Namun aku &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;masih tetap tersenyum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-854807952538945722?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/854807952538945722/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=854807952538945722' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/854807952538945722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/854807952538945722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/03/masih-tetap-tersenyum.html' title='Masih Tetap Tersenyum'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-5279477136363563365</id><published>2009-03-14T03:35:00.001+02:00</published><updated>2009-03-14T03:37:31.845+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Telaga Rasa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_RuUspjtSrNg/SbIC1-svSoI/AAAAAAAAANM/I_bZJosQlDw/s320/000o052rBdI.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_RuUspjtSrNg/SbIC1-svSoI/AAAAAAAAANM/I_bZJosQlDw/s320/000o052rBdI.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;adapun kau masih mengalir&lt;br /&gt;bersama &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;hening&lt;/span&gt; dan &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;detik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;yang masing-masing bercerita tentang&lt;br /&gt;satu frame&lt;br /&gt;antara &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;aku dan diammu’&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;berbingkai pikuk dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kutatap bingkai itu&lt;br /&gt;mendengarkan celoteh telaga rasa&lt;br /&gt;tersangkut, ingin mengucap &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;cinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;cukup, hanya untuk saat ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku memantul pada kaca berkata&lt;br /&gt;diam, tak ada jentik duka&lt;br /&gt;yang ada hanya gerimis cinta&lt;br /&gt;bukan &lt;span style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;hujan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;hingga kali ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-5279477136363563365?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/5279477136363563365/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=5279477136363563365' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5279477136363563365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5279477136363563365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/03/telaga-rasa.html' title='Telaga Rasa'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_RuUspjtSrNg/SbIC1-svSoI/AAAAAAAAANM/I_bZJosQlDw/s72-c/000o052rBdI.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-731707960190250900</id><published>2009-03-07T21:42:00.002+02:00</published><updated>2009-03-07T21:48:09.032+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>angin, hilang, pulang, darah dan satu sudut mata.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://mshaz2000.googlepages.com/BloodBrush.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 190px; height: 269px;" src="http://mshaz2000.googlepages.com/BloodBrush.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://mshaz2000.googlepages.com/BloodBrush.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;angin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;sedikit demi sedikit menggelayut memelukku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;dari belakang, desah nafasnya berdesik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;membisikku. &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Pulang&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;aku mengangguk, membuka mata. Jalan berdesak-desakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;orang-orang berjalan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;satu sudut mata&lt;/span&gt;. &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Hilang&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;mengalun menyayat, dengan selembar silet.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;menciptakan nada berjalan mengalir bersama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Darah&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;angin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;aku datang, Pulang bersamamu darah. Hilang, dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;satu sudut mata&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-731707960190250900?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/731707960190250900/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=731707960190250900' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/731707960190250900'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/731707960190250900'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/03/angin-hilang-pulang-darah-dan-satu.html' title='angin, hilang, pulang, darah dan satu sudut mata.'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-6611471826636400147</id><published>2009-02-24T01:00:00.003+02:00</published><updated>2009-02-24T01:16:00.145+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Lilin</title><content type='html'>selalu kubayangkan bahwa kau bisa meniup lilin&lt;br /&gt;ulangtahun, yang diatasnya menari &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;api merah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;berselendang &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;biru&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;mengalun, mengikuti jejak angin yang bertepuk,&lt;br /&gt;bersorak. bahwa ajalmu bergeser mendekat.&lt;br /&gt;dan itulah yang kutakutkan&lt;br /&gt;nafasmu padam, sebelum lilin ulangtahun itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-6611471826636400147?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/6611471826636400147/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=6611471826636400147' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/6611471826636400147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/6611471826636400147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/02/lilin.html' title='Lilin'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-1188315317964062882</id><published>2009-02-07T23:00:00.003+02:00</published><updated>2009-02-07T23:08:52.901+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>When I'm Looking the Stars</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SY34EDQPJsI/AAAAAAAAAK8/oIFWH91PVc0/s1600-h/forget.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 135px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SY34EDQPJsI/AAAAAAAAAK8/oIFWH91PVc0/s200/forget.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300165084961515202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;There is no such things about &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;luck&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;There is no such things about &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;love&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I dare you to move.&lt;br /&gt;Be &lt;s&gt;alone&lt;/s&gt; is better.&lt;br /&gt;Make your self &lt;span style="color: rgb(153, 102, 51);"&gt;strong&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Like you'll &lt;span style="font-style: italic;"&gt;never fall away&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Smile&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Like I said.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Forgive me&lt;/span&gt;, &lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;forget me&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Like today never happened.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When I'm looking the stars&lt;br /&gt;-&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;there is you&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-1188315317964062882?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/1188315317964062882/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=1188315317964062882' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/1188315317964062882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/1188315317964062882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/02/when-im-looking-stars.html' title='When I&apos;m Looking the Stars'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SY34EDQPJsI/AAAAAAAAAK8/oIFWH91PVc0/s72-c/forget.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-339135144510404712</id><published>2009-02-06T03:13:00.004+02:00</published><updated>2009-02-06T03:49:53.212+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Pena Hampa, Kertas Udara</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SYuWOmDvHDI/AAAAAAAAAK0/pf5gIMRj1d8/s1600-h/LetsTalk_graphic1.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SYuWOmDvHDI/AAAAAAAAAK0/pf5gIMRj1d8/s200/LetsTalk_graphic1.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299494564010073138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;/1/&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;kita&lt;/span&gt; saling terdiam satu sama lain,&lt;br /&gt;dalam gerimis itu, senja merah bersemu &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;oranye&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;hening&lt;/span&gt; di sana, &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;hening&lt;/span&gt; yang beriak.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;hening&lt;/span&gt; yang tak berani bersandar pada siapapun&lt;br /&gt;terus menggelayut di &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;ranting jenak&lt;/span&gt;. karena ia tak tahu&lt;br /&gt;kemana harus menyandarkan bahunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 102);"&gt;/2/&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Cinta&lt;/span&gt; berseru "Mungkinkah kau gambarkan wujudku?"&lt;br /&gt;kepada diamku dan diammu, yang terpisah&lt;br /&gt;antara ruang bisu. terketuk, hampir &lt;span style="color: rgb(51, 51, 51);"&gt;terantuk&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;aku&lt;/span&gt; menggeleng,&lt;br /&gt;di sebrang &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;kau&lt;/span&gt; mengangguk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dahi&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;ku&lt;/span&gt; berkernyit, &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;k&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;au&lt;/span&gt; tersenyum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu mudah, goreskan saja ia dengan&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;pena waktu&lt;/span&gt;," sembari kau benarkan ponimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; font-weight: bold; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;/3/&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Pena hampa&lt;/span&gt;, &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;kertas udara&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;khayalanmu dan khayalanku terbang masing-masing&lt;br /&gt;ada yang bersatu, ada yang&lt;br /&gt;membekukan waktu dalam frame sendiri-sendiri.&lt;br /&gt;tapi aku senang,&lt;br /&gt;dalam bisu kau lancar mengucap kata:&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;s&gt;Aku sayang kamu&lt;/s&gt;&lt;/span&gt;&lt;s&gt;&lt;/s&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-339135144510404712?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/339135144510404712/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=339135144510404712' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/339135144510404712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/339135144510404712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/02/pena-hampa-kertas-udara.html' title='Pena Hampa, Kertas Udara'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SYuWOmDvHDI/AAAAAAAAAK0/pf5gIMRj1d8/s72-c/LetsTalk_graphic1.png' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-1297060988563372945</id><published>2009-01-28T17:45:00.002+02:00</published><updated>2009-01-28T17:57:32.158+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Itu saja (roda)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SYCAIxiViRI/AAAAAAAAAKs/M7EmnraBsHw/s1600-h/alone_full.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 130px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SYCAIxiViRI/AAAAAAAAAKs/M7EmnraBsHw/s200/alone_full.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296374050012367122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Kemarin, aku menjadi &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;sepatah kata&lt;/span&gt; yang tak bersuara dalam pikiran &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;malam&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:130%;" &gt; .&lt;br /&gt;Hari ini, aku menjadi sebuah &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;senandung riang&lt;/span&gt; di atas &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;lidah&lt;/span&gt; hari.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;Hingga kejap detik, mengusap &lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;kegembiraan&lt;/span&gt; menjadi &lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);"&gt;mimpi&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;itu saja.&lt;br /&gt;:)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-1297060988563372945?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/1297060988563372945/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=1297060988563372945' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/1297060988563372945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/1297060988563372945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/01/itu-saja-roda.html' title='Itu saja (roda)'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SYCAIxiViRI/AAAAAAAAAKs/M7EmnraBsHw/s72-c/alone_full.gif' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-5242714493451887785</id><published>2009-01-24T19:25:00.002+02:00</published><updated>2009-01-24T19:30:35.348+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Mutiara (renew)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SXtQFfVSx-I/AAAAAAAAAKk/n2XzYQQ4UPc/s1600-h/pearl.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 160px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SXtQFfVSx-I/AAAAAAAAAKk/n2XzYQQ4UPc/s200/pearl.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294913842144528354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aku masih tergenang bersama rintikan hujan. Aku menyaksikannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, raut wajah itu. Raut lelah yang bertopang pada kerasnya rahang. Aku sadar, ia pasti bukan orang biasa. Terlihat dari gerak mata awasnya. Tak bisa terbayang, ia lahir dari keluarga miskin. Tak berdaya, tepatnya empat puluh enam tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Bujang&lt;/span&gt;, terlahir delapan bersaudara. Ia anak ketiga, semua saudaranya lenyap entah kemana. Pergi bersama angin, bertarung untuk hidup. Bukanlah ironi. Ini adalah perjuangan. Kini, yang ada dalam hatinya. Sepasang bola mata jernih anak perempuan hasil pernikahannya dengan Juwita. Sang Istri tegar nan setia. Berkuyup keringat itu adalah kesenangannya. Hidup, mengajarkan mereka untuk saling setia dan percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menghidupi anak dan istrinya. Bujang juga mengemban diri sebagai kakak dari adiknya yang lumpuh. Sebuah cobaan dari kecil hingga dewasa. Tapi, berbeda dengannya. Saudaranya, Burhan. Mempunyai kelebihan. Ia tampan. Dan Bujang sangat bangga dengan adiknya. Kemana-mana ia busungkan dada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Inilah adikku, &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Burhan&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ketampanannya merupakan serpihan dari ketampanan Yusuf dari Palestina", ia berbangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan sehari-hari Bujang adalah nelayan. Tapi, tak ada yang mengira bahwa ia adalah mantan preman. Orang kuat saat ia di masa digdayanya. Penebar dendam kesumat para pendengkinya. Tapi, lagi-lagi.. Kini ia menjadi manusia biasa. Hidup bersama cahaya mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Burhan, lelaki cacat mental. Ia tak bisa apa-apa. Jangankan membaca, bicarapun ia terbata. Sungguh, cobaan hidup membuatnya semakin dewasa. Ia sadar dalam ketidakberdayaannya. Duduk, merenung, berfikir, dan bersyukur menemani harinya. Sejauh perjalanan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Burhan…! Kau jaga anakmu, jangan sampai ia pergi kemana-mana. Istriku bekerja. Aku ingin pergi ke laut. Mencari bingkai dunia, bekal surga," teriak Bujang kepada adiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"I..i..yy..a, bang!" jawab Burhan terbata.&lt;br /&gt;Begitulah keseharian mantan preman penguasa di pucuk hidupnya. Ia sadar, semakin renta. Ia harus semakin bahagia. Jasad dan jiwanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau harus menemukan Bujang, kung !" teriak seorang &lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Tambun&lt;/span&gt; kepada kawannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana aku menemukannya, sedangkan ia menghilang. Tanpa tahu di mana senja menyimpannya," ujar &lt;span style="color: rgb(0, 51, 0);"&gt;Jangkung&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudahlah, aku dengar. Ia punya adik lelaki cacat jiwa. Aku yakin, adiknya itu lebih berharga dari mutiara yang ada di tangannya," pikir Tambun menyusun rencana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau culik saja adiknya, biar dia menyerahkan mutiara itu kepada kita. Lantas, dendam membara takkan lama bergelora," tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baiklah,  aku segera mencarinya dan membawanya ke hadapanmu," angguk Jangkung kepada tuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bujang murka tak kentara. Disaksikannya rumahnya porak poranda. Anak istrinya terisak di sana. Tak pula ditemukannya keberadaan adiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Burhan di bawa mereka…" isak istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku sudah tahu, pasti ini ulah Tambun," gumam Bujang&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dendam itu. Ya, dendam itu. Aku juga menyaksikannya. Masih di bawah gerimis saat itu. Tatkala Bujang dan Tambun mengikat diri untuk bersaudara. Keduanya selalu bersama. Tapi harta. Lagi-lagi harta. Memberaikan keduanya. Hanya sebutir mutiara yang didapati keduanya. Teronggok di mulut kerang menganga. Indah, seakan menyala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bujang, sebagai yang terkuat. Dialah sang pemenang. Dan mendapatkannya. Tambun hanya termangu, kesumat dalam dadanya.&lt;br /&gt;"Enyahlah kau Bujang, pergi bersama senja !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;"Tambun !" teriak Bujang menggema.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di mana kau sekap adikku ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hhahahaha…. Bujang…Bujang.." tawa Tambun tak kalah membahana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ternyata, kau lebih mementingkan adikmu daripada sebiji mutiara."&lt;br /&gt;"Tapi, aku lebih kecewa. Kita dulu sepakat bersaudara. Dan kau lebih memilih harta."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu dulu, Tambun. Saat aku hidup, memanjakan dosa !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudahlah, serahkan mutiara itu. Dan kulepaskan adikmu ini." gertak Tambun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lepaskan dulu, dia. Baru kau bisa menikmati kilauan mutiara," tak kalah Bujang lantang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudahlah.. pergi sana ! Pemuda Nestapa !" usir Tambun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terseok, Burhan pergi. Mendapati kakaknya. Berpelukan. Dan Bujang berbisik.&lt;br /&gt;"Berjalanlah lurus, jangan pernah berpaling. Hidupku takkan lama. Jagalah kakak dan anakmu,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"A..aa.. aku tak mengerti maksudmu, Abang," tanya Burhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudahlah, kau ikuti saja perintahku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menunduk, hampir jatuh. Burhan melepaskan pelukan kakaknya. Entahlah, air mata di pipinya asin dan memanas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menghilang, lurus berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpingkal Tambun menyaksikan. Ia terbahak, lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bedebah, keparat !!!" teriak Bujang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menelan mutiara itu. Mutiara kehidupan. Wajar saja mereka memperebutkannya. Itulah Ratu Para Mutiara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergumulan dimulai. Tak ditemui keheningan. Rerumputan ikut bersorak, mengiringi mereke berjibaku. Berbalas pukul dan sepak.&lt;br /&gt;Hingga satu tikaman. Tikaman kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bujang ambruk dengan perut memburai. Tambun terduduk. Ia juga terluka. Tapi, luka di hatinya lebih parah. Ternyata, tikaman Jangkung juga telak mendarat di hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya tewas, di bawah kaki seorang Jangkung yang tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hhahahah.. persaudaraan akhirnya berakhir dengan pertempuran maut. Hanya sebuah Mutiara." ia tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau Tambun, jangan pernah percaya sekutu dalam kejahatan. Kalau bukan dirimu yang lebih dahulu membunuhku, kau pasti orang pertama yang binasa di antara kita,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau Bujang, persaudaraan hanya kau hargai sebiji mutiara. Baru kau rasa, mutiara hanya sekedar biji mata laut. Pasti akan fana."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Telaten. Jangkung menyusuri setiap lengkungan usus. Dibedahnya perut Bujang. Mengeluarkan isinya, dan membiarkan paru-paru merah tua kembang kempis di dalamnya.&lt;br /&gt;Menyisit, mengupas tiap ruas usus panas. Sekedar untuk menemukan sebiji mutiara.&lt;br /&gt;Darah hangat kental di tangannya. Membuatnya tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan ia tertawa, aku menyaksikannya di bawah hujan. Masih di sini. Tergenang bersama jenak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Jlek ! Mati lampu kamarku.&lt;br /&gt;Kini, aku tak bisa lagi membaca.&lt;br /&gt;Buku cerita tua yang kudapati di pasar Azbakiya, ternyata isinya sangat membosankan. Aku sangat tidak menikmatinya. Tidak seperti novel-novel teenlit lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Uuuuh.. membosankan !" aku melempar buku cerita tadi ke rak. Seperti biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, aku ingin tidur. Memang, di bawah hujan ini enaknya tidur. Nanti malam aku ingin begadang menonton bola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih di bawah hujan. Dan aku masih di sini. Tergenang. Sudahlah, aku lupakan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-5242714493451887785?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/5242714493451887785/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=5242714493451887785' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5242714493451887785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5242714493451887785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/01/mutiara-renew.html' title='Mutiara (renew)'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SXtQFfVSx-I/AAAAAAAAAKk/n2XzYQQ4UPc/s72-c/pearl.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-9101379068366339174</id><published>2009-01-24T19:13:00.002+02:00</published><updated>2009-01-24T19:23:34.173+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Tak mudah difahami.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SXtOiQ08gWI/AAAAAAAAAKc/1qhEA9ho3y0/s1600-h/Magik_Lantern_by_djnjpendragon.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 160px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SXtOiQ08gWI/AAAAAAAAAKc/1qhEA9ho3y0/s200/Magik_Lantern_by_djnjpendragon.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294912137443705186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;Memahami perbedaan dari &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;egoisme&lt;/span&gt; kehidupan&lt;br /&gt;Disakiti oleh pemahaman sendiri tentang makna perubahan&lt;br /&gt;Meneriakkan ke-modernan dalam lusuh pakaian zaman&lt;br /&gt;serak, dan berbahagia membawa kemenangan ideologi melempar lembaran iman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jangan melarang kami &lt;s&gt;telanjang&lt;/s&gt;, ketertelanjangan ini adalah &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;fitrah&lt;/span&gt;. Dan fitrah merupakan sebuah berkah."&lt;br /&gt;Kau berseru sembari menutup mata dari bongkahan &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;hikmah&lt;/span&gt;, hikmah dari sebuah ketertutupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalian tidak menghargai perbedaan, kalian tidak menghormati kemanusiaan"&lt;br /&gt;sedangkan kau sendiri, melepuhkan reward surga dengan melompati &lt;span style="font-style: italic;"&gt;teritori&lt;/span&gt; Adam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-9101379068366339174?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/9101379068366339174/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=9101379068366339174' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/9101379068366339174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/9101379068366339174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/01/tak-mudah-difahami.html' title='Tak mudah difahami.'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SXtOiQ08gWI/AAAAAAAAAKc/1qhEA9ho3y0/s72-c/Magik_Lantern_by_djnjpendragon.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-5488475054342963151</id><published>2009-01-23T20:02:00.005+02:00</published><updated>2009-01-23T20:38:26.084+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Da Wind's</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SXoOHaTIWwI/AAAAAAAAAKU/5SBZu-NKfYk/s1600-h/39_01_58---Wind-Turbine-Generators--Palm-Springs--California_web.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 134px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SXoOHaTIWwI/AAAAAAAAAKU/5SBZu-NKfYk/s200/39_01_58---Wind-Turbine-Generators--Palm-Springs--California_web.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294559832408873730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;I said:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"  style="font-size:130%;"&gt;"Ooh &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;r&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;i&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;n&lt;/span&gt;b&lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 204, 204);"&gt;w&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;s&lt;/span&gt;, ooh &lt;span style="color: rgb(204, 153, 51);"&gt;butterflies&lt;/span&gt;, come here with &lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);"&gt;me&lt;/span&gt;*"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"Just let the rain come.. let himself come and feel it pain"&lt;br /&gt;"Yeah, it sometimes &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;hurt&lt;/span&gt; a lot. And make me &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;suffered&lt;/span&gt; "&lt;br /&gt;"It sometimes &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;satisfactoried&lt;/span&gt;. And make me &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;happy&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;"I just try to figure this out... "&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Fana&lt;/span&gt; tersentak dalam tidurnya.&lt;br /&gt;Aroma itu .. aroma yang selalu mengusik tenang dalam hidupnya. Kini perlahan kembali memasuki setiap rongga kenangan yang telah ia simpan dalam-dalam.&lt;br /&gt;Fana  beranjak, mengumpulkan segenap kekuatan dalam dirinya. Untuk mencoba berontak dan mengusir aroma pekat yang hampir melumpuhkan syaraf penciumannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Fana&lt;/span&gt; teriak,&lt;br /&gt;"Angin ! Bukankah engkau sanggup &lt;s&gt;menghilangkan&lt;/s&gt; segalanya ?"&lt;br /&gt;"Angin ! Hapuskan semuanya, termasuk kenangan ini. Kenangan yang engkau bawa bersama harumnya cinta."&lt;br /&gt;"Angin ! Aku menolaknya dan ia enggan menerimaku. Tapi masihkan aku yang tertulis di sana ?"&lt;br /&gt;"Angin ! Letakkan pada awan, segumpal hujan. Biarkan ia temaniku bersama genangan."&lt;br /&gt;"Angin ! Tiupkan hujan, biar basahi kelopak. Lalu mengalir turun kepada bunga. Merah"&lt;br /&gt;: Angin, aku berikan segalanya padanya. Agar dia bahagia. Tapi, yakinkan aku. Bahwa aku bukanlah untuknya. Atau, mungkin selamanya aku takkan ada untuknya.&lt;br /&gt;&lt;s&gt;aku ingin bersamanya&lt;/s&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;Kairo, 11 Januari 2008&lt;br /&gt;Rabea Adawea&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;*from &lt;a href="http://sedanafisah.blogspot.com/"&gt;sedanafisa&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-5488475054342963151?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/5488475054342963151/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=5488475054342963151' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5488475054342963151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5488475054342963151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/01/da-winds.html' title='Da Wind&apos;s'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SXoOHaTIWwI/AAAAAAAAAKU/5SBZu-NKfYk/s72-c/39_01_58---Wind-Turbine-Generators--Palm-Springs--California_web.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-8094272371868515690</id><published>2009-01-20T19:07:00.006+02:00</published><updated>2009-01-20T19:28:34.847+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islami'/><title type='text'>Digantung (Cinta???)</title><content type='html'>Bismillah...&lt;br /&gt;Yah, kali ini kembali bicara masalah hati dan perasaan.&lt;a href="http://myspace.laymark.com/"&gt;&lt;img src="http://www.laymark.com/i/m/m055.gif" alt="MySpace" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berdasar pengalaman pribadi dan kali ini pengalaman teman. Ternyata, perasaan sayang dan cinta itu tidak dapat di simpan. Walaupun kita sudah menyediakan kotak es bersuhu dibawah derajat celsius untuk menyimpan perasaan itu, sangat sulit bagi kita (atau setidaknya bagi saya sendiri) untuk melewati masa-masa menegangkan tersebut. &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Cinta&lt;/span&gt;, entah kenapa awalnya begitu menyakitkan. Semoga akhir yang akan bahagia atau setidaknya bisa melupakan kepahitannya.&lt;a href="http://myspace.laymark.com/"&gt;&lt;img src="http://www.laymark.com/i/m/m108.gif" alt="MySpace" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam istilah pertama bahasa Arab yang saya dengar, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Al-Mahabbatu-l-Ulaa Laa Tunsaa Fiiha"&lt;/span&gt;. Yang berarti cinta pertama yang takkan bisa terlupakan. Entah, definisi cinta di sini apa, atau cinta di situ apa. Yang jelas, masing-masing orang pernah merasakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kasus kali ini, adalah &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"Digantung&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Cinta"&lt;/span&gt;. Heu..&lt;a href="http://myspace.laymark.com/"&gt;&lt;img src="http://www.laymark.com/i/m/m131.gif" alt="MySpace" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Terkesan lucu memang istilah ini. Marilah sedikit saya mencoba ber-ilmiyah ria dalam mengupas sedikit demi sedikit makna epistemologis dari istilah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Digantung, merupakan kata kerja pasif yang berasal dari kata asli gantung yang berarti menempatkan sesuatu di atas dalam keadaan tergantung (loh???). Sedangkan cinta itu sendiri mempunyai ragam macam definisi. Hampir sama dengan ungkapan pornografi yang mempunyai makna luas berdasar kamus masing-masing. Tapi saya tidak akan berbicara masalah pornografi. Tapi digantung cinta.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna dari &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;digantung&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;cinta&lt;/span&gt; itu sendiri setelah dirangkai jadi sebuah istilah adalah kondisi atau sebuah keadaan dimana seseorang berada dalam sebuah ketidakpastian cinta. Yah, maksudnya belum diberikan kepastian dari pihak yang dicintai. Antara cinta yang diterima atau ditolak. Atau bahkan, tidak ada pernyataan apapun. &lt;s&gt;(ini parah!!!)&lt;/s&gt;.&lt;a href="http://myspace.laymark.com/"&gt;&lt;img src="http://www.laymark.com/i/m/m152.gif" alt="MySpace" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan ini memang terkadang bagi sebagian orang sangat mengerikan. Dan bagi saya sendiri, cukup menegangkan. Tapi kita bisa mengambil pelajaran dari keadaan digantung cinta ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;, kita bisa benar-benar mengintrospeksi diri.&lt;a href="http://myspace.laymark.com/"&gt;&lt;img src="http://www.laymark.com/i/m/m174.gif" alt="MySpace" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Yaitu, apakah kita benar-benar telah benar (heuheu) dalam memaknai sebuah cinta atau sudah terkontaminasi dengan amarah, ambisi, birahi dan penyakit hati lainnya.&lt;br /&gt;Dalam ajaran agama saya (Islam), mencintai seseorang pada hakikatnya mencintai kefanaan. Nah, apabila dengan cinta tersebut kita mengharapkan kefanaan, maka yang kita dapatkan adalah kefanaan juga. Tapi apabila dengan cinta itu kita mengharapkan ridho Allah swt, maka yang akan kita dapatkan bukan hanya cinta di dunia tapi juga cinta di akhirat.&lt;br /&gt;Dalam kondisi ini juga kita bisa mengintrospeksi orang yang kita cintai. Apakah pantas dia kita cintai? Apakah sanggup kita menerimanya? Dan apa yang akan kita tuju setelah kita mendapatkan cintanya?&lt;br /&gt;Allah swt berfirman: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu. Dan boleh jadi kamu mencintai sesuatu padahal ia buruk bagimu. Dan Allah maha Mengetahui dan kamu tidak mengetahui"&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;, kita bisa mengambil nafas untuk langkah selanjutnya.&lt;a href="http://myspace.laymark.com/"&gt;&lt;img src="http://www.laymark.com/i/m/m155.gif" alt="MySpace" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya ??? Ya, bisa saja setelah introspeksi di langkah pertama pendirian kita berubah. Ada yang ragu dan ada yang masih bersikukuh. Bagi yang ragu, silakan diperhatikan baik-baik lagi. Apakah kita benar-benar sudah melakukan pilihan yang tepat ? Sudahkah kita siap menerima apapun yang terjadi? Sudah siapkan kita mengatur hati?&lt;br /&gt;Dan bagi yang sudah mantap, silakan lanjutkan langkah anda selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ketiga&lt;/span&gt;, dalam keadaan digantung cinta seharusnya kita bisa terus meng-upgrade apa saja yang ada dalam diri kita.&lt;a href="http://myspace.laymark.com/"&gt;&lt;img src="http://www.laymark.com/i/m/m027.gif" alt="MySpace" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Mulai dari penampilan, gaya hidup, pengaturan waktu hingga perasaan. Tapi, jangan lupa juga untuk meng-upgrade iman. Karena sebaik-baiknya orang, orang yang beriman lah yang mempunyai aura khusus (dikutip dari buku How to Be a Soktau, hal 132).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, begitulah keadaan digantung cinta. Ada perasaan ragu, takut dan cemas. Ada perasaan cemburu, tapi juga perasaan yang menafikah keberhak-kan untuk cemburu. Memang, keadaan yang sangat sulit. Tapi, sabarlah. Karena mencintai itu memang hak dan fitrah manusia. Seperti yang difirmankan oleh Allah swt :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantara kamu rasa kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar- benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”&lt;/span&gt; (QS. Ar Rum: 21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hakikatnya cinta kepada Allah swt lah cinta yang paling utama. Dialah sang Penggantung Cinta yang Maha Tinggi. Tak ada cinta selain dari Allah swt.  Dan Allah menganugrahkan cintanya pada manusia agar kita bisa menjalin rasa kasih sayang yang dalam bahasa manusianya adalah cinta.&lt;br /&gt;Maka, hikmah dari digantung cinta mungkin adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.&lt;/span&gt; Cinta adalah proses ujian yg keras dan pahit dalam kehidupan manusia. Apakah cinta itu dalam perjalanannya akan menghantarkannya kepada jalan yg mulia atau menghempaskannya kepada jalan yg hina.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.&lt;/span&gt; Jika tidak ada digantung cinta maka tidak ada prinsip berpikir, karena kalau semua langsung diterima kita tidak tau apa yang bakal terjadi nanti.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3.&lt;/span&gt; Keberadaan digantung cinta merupakan faktor dominan dalam kehidupan manusia, dimana manusia selalu diliputi rasa resah dan gelisah tergantung cara penyembuhan dari masing-masing individu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita tidak terlalu larut dalam kesedihan digantung cinta. Dan semoga Allah menganugrahkan cinta-Nya kepada kita semua. Amien. &lt;a href="http://myspace.laymark.com/"&gt;&lt;img src="http://www.laymark.com/i/m/m116.gif" alt="MySpace" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-8094272371868515690?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/8094272371868515690/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=8094272371868515690' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8094272371868515690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8094272371868515690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/01/digantung-cinta.html' title='Digantung (Cinta???)'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-5821922162412167940</id><published>2009-01-13T21:46:00.004+02:00</published><updated>2009-01-13T22:02:55.860+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islami'/><title type='text'>Suntuk; dalam ketidak-nyambungan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SWzzI1zfAOI/AAAAAAAAAJ8/Gy2hBRoMa3g/s1600-h/dis-rainy_day.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 141px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SWzzI1zfAOI/AAAAAAAAAJ8/Gy2hBRoMa3g/s200/dis-rainy_day.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290870995461013730" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berulang kucoba mengulang membaca diktat &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Logika (Mantiq)&lt;/span&gt;. Tak ada yang masuk. Yang hinggap malah suntuk. Dan aku sangat takut dengan suntuk, suntuk pasti membawa kekosongan. Sudah banyak efek samping dari sebuah kekosongan. Dan aku tak mau terjebak sebagai salah satu pasien penderita kekosongan. Yah, malam ini.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;Bagi pembaca, aku minta maaf. Diriku sudah sedikit berusaha menghias tulisan ini dengan untaian kata -yang kupaksakan untuk di sebut indah- daripada datang kritik berbunyi. &lt;s&gt;"Ah, curhatan !"&lt;/s&gt;. Sedang aku belum siap menerimanya.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;Berbicara tentang kesuntukan, penyakit ini bisa disebabkan oleh banyak virus dan bakteri. Dan salah satunya adalah yang sedang kualami sekarang. Yaitu, kekosongan. Kekosonganku malam ini adalah komplikasi dari rasa lapar, stress kecil, dan kantuk yang masih tersimpan sejak kemarin malam. Rupanya, aku belum menyiapkan vaksin untuk bakteri ini. Dan, walhasil. Bakteri kekosongan berhasil menjalar ke seluruh nadi pikiran. Menutup semuanya, dan membuat otakku yang tadinya statis dalam menerima setiap informasi menjadi tertutup. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;No enter.&lt;/span&gt; Terpampang jelas di pintu pikiranku.&lt;br /&gt;Sekarang, pasrah. Sedikit menyalurkan, olahraga jari.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;Kekosongan, dalam ajaran agamaku - Islam- merupakan salah satu faktor penyebab kerusakan. Entah itu kerusakan mental, moral dan jasmani. Orang yang dilanda kekosongan cenderung lebih mudah terpengaruh oleh&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; faham terserahgueisme&lt;/span&gt;. Dan kalau 'faham sesat' ini sudah menjalar, apapun berjalan lancar. Begitupula nalar manusiawi, juga ikut menguap dengan mudah.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;Dalam ajaran agamaku, kalau sudah kurasakan indikasi terserang penyakit kosong atau faragh (dalam bahasa kedokteran Jiwa). Aku diperintahkan untuk mengisinya dengan sesuatu yang berguna. Atau setidaknya bisa mengalihkan perhatianku dari sesuatu yang buruk -buruk:dalam sesuatu yang umum-.&lt;br /&gt;Sebuah istilah pernah dikutip, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Maa ba'da l faragh illa l fasad"&lt;/span&gt;. Tiada sesuatu pun setelah kekosongan, kecuali membawa sebuah kerusakan.&lt;br /&gt;Hidup selamanya aktif, bukanlah hidup di sana seandainya tak ada 'kehidupan' itu sendiri. Istirahat ? Yah, bapak-bapak guruku kerap berkata, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Ar Rohatu fil Jannah"&lt;/span&gt;. Istirahat itu hanya di surga.&lt;br /&gt;Ini indikasi bahwa hidup itu akan selalu aktif.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;Hidup, bukanlah hidup kalau dibingkai dengan kekosongan. Karena kekosongan, itu hampa. Hampa itu tak berisi. Tak berisi, is nothing. Kalau sudah tak berisi, setan lebih mudah masuk. Hasta karya setan dari kekosongan adalah, Ngaco, Ngawur, Ngeres dan Kesurupan.&lt;br /&gt;Maka turunlah perintah untuk mengisi kekosongan dengan sesuatu yang baik dan berguna. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Fa idza faraghta fa nshab"&lt;/span&gt; .Apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain).&lt;br /&gt;Begitupula apa yang diwariskan oleh Nabiku Muhammad saw. dalam 5 hal sebelum 5 hal. Aku diperintahkan menggunakan waktu lowongku dengan sesuatu yang berguna.&lt;br /&gt;Maka dari itu, tanpa kusadari. Sudah berapa karakterkah yang kutulis di sini.&lt;br /&gt;Coba estimasi, berapa karakter yang sudah saya hasilkan hanya dalam coretan ini ?&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;Silakan merenung, jangan sampai kosong. ;)&lt;br /&gt;Wallahu a'lam.&lt;br /&gt;CMIIW&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-5821922162412167940?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/5821922162412167940/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=5821922162412167940' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5821922162412167940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5821922162412167940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2009/01/suntuk-dalam-ketidak-nyambungan.html' title='Suntuk; dalam ketidak-nyambungan'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SWzzI1zfAOI/AAAAAAAAAJ8/Gy2hBRoMa3g/s72-c/dis-rainy_day.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-8470821561064269434</id><published>2008-12-25T07:56:00.004+02:00</published><updated>2008-12-25T08:12:54.553+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Menitipkan Hati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://cardiophile.com/wp-content/uploads/2008/01/heart-in-hands.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 260px; height: 255px;" src="http://cardiophile.com/wp-content/uploads/2008/01/heart-in-hands.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;Kemarin malam, mencoba berfikir tentang kematian. Sesuatu yang pernah terbersit dalam jiwa setiap orang. Bahkan sudah sangat dijanjikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, ada hati lain di sana yang tak ingin mendengarkannya. &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Hati&lt;/span&gt; yang putih, menginginkan keabadian. Aku mencoba mengangguk mengiyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berkata dalam diri, kemanakah yang &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;hati&lt;/span&gt; lemah ini setelah menjalani kematian ?&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Hati&lt;/span&gt; menjawab, "Aku akan bersuci..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersuci, yah.. mensucikan &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;hati&lt;/span&gt; bukan hanya dengan air dingin nan sejuk. Tapi bisa dengan cambuk api yang panas. Aku sadar, iya. Aku sudah terlalu banyak berdosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar introspeksi. Meniti perjalanan hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;hati&lt;/span&gt; putih,&lt;br /&gt;Aku tak memiliki banyak &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;hati&lt;/span&gt;, hanya satu dalam genggaman.&lt;br /&gt;Sejak pertemuanku denganmu. Aku berusaha menyembunyikan &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;hati&lt;/span&gt;ku. Karena dulu, aku juga pernah menitipkannya pada oranglain. Tapi, aku sudah terlanjur tertarik padamu. Aku ragu dengan ketertarikan ini. Hingga aku berpikir untuk pergi. Sekedar menitipkan &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;hati&lt;/span&gt;. Entah, pada laci yang mana yang ada pada dirimu. Sekedar menitipkan, boleh kau cicipi. Itupun kalau kau suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nanti suatu saat, kalau kau tertarik. Bilang padaku, kuberikan &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;hati&lt;/span&gt;ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Akankah Irsyad tetap mempertahankan cintanya pada Reisha ? Atau dia akan mengikhlaskannya pada Rez yang juga merupakan sahabat akrab Reisha yang juga menyukainya..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibu, apakah aku harus berkata. Bahwa cinta Reisha padaku begitu kuat, tapi hatiku yang lemah ini tak sanggup mengimbanginya. Haruskah kuberkata bahwa foto gadis itu bukanlah tunanganku, akan tetapi sahabatku... dokterku ? Haruskah ku katakan pada Reisha, bahwa sebenarnya hatiku ini hanya berumur 6 hari ? Haruskah aku katakan itu semua ? " Irsyad tersedu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*wuiiih, jadi gajelas. =P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Ini prolog dari sebuah cerita yang berjudul sama)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-8470821561064269434?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/8470821561064269434/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=8470821561064269434' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8470821561064269434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8470821561064269434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/12/menitipkan-hati.html' title='Menitipkan Hati'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-8471276559388318897</id><published>2008-12-22T22:35:00.005+02:00</published><updated>2008-12-22T22:45:28.990+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Kejutan Malam bersama Perut yang Lapar.</title><content type='html'>Aku beranjak dari kamarku, sejenak coba hirup udara yang semakin dingin dan beku.&lt;br /&gt;Malam belum terlalu larut, tapi bulan sudah berdansa dengan iringan sendu lagu kegelapan. Awan-awan makin kabur, sembunyi untuk bercumbu dengan angin. Di sana, di utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurentangkan tangan melebar mencoba memeluk udara. Kuresapi setiap denyut hangat angin yang berlomba-lomba tiup tubuh ringkih ini.&lt;br /&gt;Aku sadar, aku terlalu lelah malam ini. Setidaknya aku merasa seluruh persendianku berontak meminta istirahat yang selalu ku abaikan. Dengungan angin di telingaku perlahan diikuti rasa lapar yang sangat menyiksaku.&lt;br /&gt;Aku berkata pada diriku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku mencintaimu, diriku. Sangat mencintaimu hingga aku sendiri sulit mengungkapkan rasa cintaku".&lt;br /&gt;"Tapi aku mohon, segarlah kau malam ini. Dan biarkan aku selesaikan apa yang mesti kuselesaikan. Dan kau bisa istirahat tenang esok hari"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sabarlah sebentar, laparku. Aku tahu keinginanmu, tapi aku belum bisa memberikannya padamu. Tunggulah beberapa saat lagi"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SU_7E2k2OQI/AAAAAAAAAJU/7-m-8LL3_W4/s1600-h/Santap%21.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SU_7E2k2OQI/AAAAAAAAAJU/7-m-8LL3_W4/s200/Santap%21.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282716948716992770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tak lama berselang, sosok tambun dengan kepala besar tanpa leher (nampak kasar memang) bernama Black Jemsuit Amparatus datang dengan senyuman lebar. Menjinjing plastik hitam berbau harum. Ikan goreng.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Di sisi tangannya yang lain, bungkusan plastik kuning tampak mengembang. Seakan menampung sesuatu yang panas dan berair. Yah, Soup.. Subhanallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya bisa makan ikan sama soup. Hahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*foto diambil dalam keadaan setengah disadari oleh penulis. :P&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-8471276559388318897?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/8471276559388318897/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=8471276559388318897' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8471276559388318897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8471276559388318897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/12/kejutan-malam-bersama-perut-yang-lapar.html' title='Kejutan Malam bersama Perut yang Lapar.'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SU_7E2k2OQI/AAAAAAAAAJU/7-m-8LL3_W4/s72-c/Santap%21.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-2745461874957467620</id><published>2008-12-22T22:10:00.004+02:00</published><updated>2008-12-22T22:41:25.843+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islami'/><title type='text'>Memiliki Kehilangan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.harrycutting.com/graphics/photos/children/depressed-sad-child-J163-24-11LG.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 289px; height: 356px;" src="http://www.harrycutting.com/graphics/photos/children/depressed-sad-child-J163-24-11LG.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Katakanlah tidak akan pernah ada satu musibah yang menimpa kita kecuali telah Allah tetapkan pada kita, dan hanya kepada Allah jualah orang-orang beriman bertawakal.”&lt;/span&gt; (at-Taubah: 51)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebahagiaan. Semua orang pasti menginginkan kebahagian. Kebahagiaan seseorang seringkali diidentikkan dengan banyak hal-hal baik yang dialami orang tersebut.  Namun, sebenarnya orang yang berbahagia adalah orang yang siap menerima keadaan. Baik dan buruknya. Tak banyak orang yang siap menghadapi kemungkinan terburuk dalam hidupnya, padahal hal tersebut sudah jelas akan menimpa dirinya. Tak lain, hanya untuk mencoba dan mengujinya. Karena ini merupakan roda perputaran yang datang silih berganti dalam kehidupan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Dan masa kejayaan dan kehancuran itu, Kami pergilirkan di antara manusia agar mereka mendapat pelajaran” &lt;/span&gt;(Âli 'Imrân: 140)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang di dunia ini pasti pernah merasa pahitnya kehilangan hal-hal yang ia cintai. Mulai dari kehilangan barang-barang kecilnya, barang-barang mahalnya, sampai kehilangan orang-orang yang paling ia cintai. Bahkan tidak bisa disangkal, kehilangan adalah salah satu bentuk cobaan yang paling berat. Kita semua pasti tidak asing dengan firman Allah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” &lt;/span&gt;(al-Baqarah: 155).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasakan pahitnya kehilangan adalah sebuah peristiwa yang menyakitkan. Karena disebabkan oleh berbagai hal, yaitu rasa sayang yang besar, rasa memiliki yang kuat, usaha yang berat sebelum bisa memiliki hal tersebut, kesan yang dalam bersama hal tersebut dan berbagai macam alasan lainnya. Tidak mudah memang melupakan betapa beratnya merasakan sebuah kehilangan. Yang ada hanya kemarahan, bahkan gerutuan yang secara tidak sengaja terlantur dari bibir kita. Tapi jarang sekali kita berfikir, bahwa mungkin saja Allah sedang menguji dan menegur kita terhadap apa yang pernah kita perbuat. Entah karena rasa sayang begitu besar terhadap hal yang fana hingga kita melupakan-Nya. Seharusnya, kita bisa mengambil hikmah yang bisa dipetik dari peristiwa kehilangan itu. Walau kita tidak bisa pungkiri, bahwa terkadang emosi meluap.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;“Menakjubkan urusan seorang mu’min, jika ia mendapatkan ni’mat maka ia bersyukur dan syukur itu sangat baik baginya. Dan jika ia ditimpa musibah maka ia bersabar dan sabar itu sangat baik baginya.” &lt;/span&gt;(HR Muslim &amp;amp; Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali seseorang yang kehilangan bergumam dalam hatinya,”Mengapa Allah menghendaki hal ini atas diriku?” “Mengapa Allah melakukan hal ini atas diriku?” “Mengapa Allah mengambilnya dariku?” Pertanyaan-pertanyaan seperti itu biasanya secara spontan mengemuka dalam hati seseorang yang baru saja kehilangan. Sesuatu yang barangkali manusiawi. Ya, sangat manusiawi. Namun, seorang mukmin jangan pernah berburuk sangka kepada Allah. Ia harus sadar dan memahami bahwa Allah pasti menghendaki yang terbaik bagi semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus bisa bersikap ridha ketika Allah mencabut sesuatu dari dekapan kita. Ridha dengan apapun yang Allah kehendaki merupakan maqâm yang sangat tinggi dalam perjalanan seseorang untuk mendekat kepada Tuhannya. Betapa tidak! Alangkah mulianya seorang hamba yang senantiasa ridha dengan segala yang Allah berikan kepadanya. Dengan segala yang Allah kehendaki atas dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada beberapa hal penting yang bisa kita petik dari sebuah peristiwa kehilangan yang kita rasakan. Antara lain adalah sebagai ujian ketabahan hati. Karena hal ini bisa semakin mendewasakan kita dalam menghadapi hal yang lebih berat dan sulit. Tapi, Allah tidak akan pernah menimpakan sebuah masalah tanpa jalan keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua adalah sebagai pelajaran yang bisa kita petik. Tidaklah Allah menciptakan kehilangan dan musibah melainkan untuk diambil hikmahnya. Kita harus bisa mengintrospeksi diri. Entah karena sebuah kecerobohan, atau lalai. Maka, kita harus semakin banyak memberi perhatian dan mensyukuri apa yang telah Alla titipkan pada kita. Karena semuanya itu adalah milik-Nya dan akan kembali lagi pada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ketiga adalah menghapus kesalahan. Jangan terlalu bersedih saat duka datang mendera. Tetaplah bersabar, karena pada saat itu mungkin saja  Allah sedang menghapus berbagai kesalahan kita yang pernah kita perbuat lewat sebuah ujian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya adalah menaikkan derajat kita. Kita belum menjadi orang yang benar-benar kuat sebelum melewati berbagai macam ujian. Begitulah cara Allah meningkatkan derajat kita, ujian atau cobaan yang datang kepada kita adalah suatu ujian yang akan menaikkan “peringkat” kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang jangan sampai kita lupakan, kita mesti ingat bahwa syetan adalah musuh abadi manusia. Ia senantiasa membisiki seseorang setelah mengalami kehilangan,”Seandainya kamu tidak kehilangan”. Demikianlah syetan terus menghembus-hembuskan kata-kata “seandainya” dan “andai saja”. Ia mencoba mengajak manusia untuk menentang dan tidak menerima kehendak Allah. Ia suka jika ada seorang manusia yang berburuk sangka kepada tuhannya, atau bahkan mengolok-olok tuhannya. Karenanya, percayalah bahwa Allah tidak akan menguji seorang hambanya melainkan sesuai dengan kemampuan hambanya tersebut. Jadi, percayalah bahwa sebenarnya tidak ada permasalahan yang tidak mungkin kita lewati. Karena itu, Tersenyumlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*disarikan dari berbagai sumber&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-2745461874957467620?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/2745461874957467620/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=2745461874957467620' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2745461874957467620'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2745461874957467620'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/12/memiliki-kehilangan.html' title='Memiliki Kehilangan'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-6537554278283517585</id><published>2008-12-22T17:21:00.003+02:00</published><updated>2008-12-22T17:25:53.728+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Mutiara; Hanya sebuah Mutiara</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://sabaroedin.com/bagusblog/wp-content/uploads/2008/05/nelayan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 324px; height: 212px;" src="http://sabaroedin.com/bagusblog/wp-content/uploads/2008/05/nelayan.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aku masih tergenang bersama rintikan hujan. Aku menyaksikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, raut wajah itu. Raut lelah yang bertopang pada kerasnya rahang. Aku sadar, ia pasti bukan orang biasa. Terlihat dari gerak mata awasnya. Tak bisa terbayang, ia lahir dari keluarga miskin. Tak berdaya, tepatnya empat puluh enam tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bujang, terlahir delapan bersaudara. Ia anak ketiga, semua saudaranya lenyap entah kemana. Pergi bersama angin, bertarung untuk hidup. Bukanlah ironi. Ini adalah perjuangan. Kini, yang ada dalam hatinya. Sepasang bola mata jernih anak perempuan hasil pernikahannya dengan Juwita. Sang Istri tegar nan setia. Berkuyup keringat itu adalah kesenangannya. Hidup, mengajarkan mereka untuk saling setia dan percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain menghidupi anak dan istrinya. Bujang juga mengemban diri sebagai kakak dari adiknya yang lumpuh. Sebuah cobaan dari kecil hingga dewasa. Tapi, berbeda dengannya. Saudaranya, Burhan. Mempunyai kelebihan. Ia tampan. Dan Bujang sangat bangga dengan adiknya. Kemana-mana ia busungkan dada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Inilah adikku, Burhan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ketampanannya merupakan serpihan dari ketampanan Yusuf dari Palestina", ia berbangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan sehari-hari Bujang adalah nelayan. Tapi, tak ada yang mengira bahwa ia adalah mantan preman. Orang kuat saat ia di masa digdayanya. Penebar dendam kesumat para pendengkinya. Tapi, lagi-lagi.. Kini ia menjadi manusia biasa. Hidup bersama cahaya mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Burhan, lelaki cacat mental. Ia tak bisa apa-apa. Jangankan membaca, bicarapun ia terbata. Sungguh, cobaan hidup membuatnya semakin dewasa. Ia sadar dalam ketidakberdayaannya. Duduk, merenung, berfikir, dan bersyukur menemani harinya. Sejauh perjalanan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Burhan…! Kau jaga anakmu, jangan sampai ia pergi kemana-mana. Istriku bekerja. Aku ingin pergi ke laut. Mencari bingkai dunia, bekal surga," teriak Bujang kepada adiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"I..i..yy..a, bang!" jawab Burhan terbata.&lt;br /&gt;Begitulah keseharian mantan preman penguasa di pucuk hidupnya. Ia sadar, semakin renta. Ia harus semakin bahagia. Jasad dan jiwanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau harus menemukan Bujang, kung !" teriak seorang Tambun kepada kawannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana aku menemukannya, sedangkan ia menghilang. Tanpa tahu di mana senja menyimpannya," ujar Jangkung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudahlah, aku dengar. Ia punya adik lelaki cacat jiwa. Aku yakin, adiknya itu lebih berharga dari mutiara yang ada di tangannya," pikir Tambun menyusun rencana.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau culik saja adiknya, biar dia menyerahkan mutiara itu kepada kita. Lantas, dendam membara takkan lama bergelora," tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baiklah, aku segera mencarinya dan membawanya ke hadapanmu," angguk Jangkung kepada tuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bujang murka tak kentara. Disaksikannya rumahnya porak poranda. Anak istrinya terisak di sana. Tak pula ditemukannya keberadaan adiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Burhan di bawa mereka…" isak istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku sudah tahu, pasti ini ulah Tambun," gumam Bujang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dendam itu. Ya, dendam itu. Aku juga menyaksikannya. Masih di bawah gerimis saat itu. Tatkala Bujang dan Tambun mengikat diri untuk bersaudara. Keduanya selalu bersama. Tapi harta. Lagi-lagi harta. Memberaikan keduanya. Hanya sebutir mutiara yang didapati keduanya. Teronggok di mulut kerang menganga. Indah, seakan menyala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bujang, sebagai yang terkuat. Dialah sang pemenang. Dan mendapatkannya. Tambun hanya termangu, kesumat dalam dadanya.&lt;br /&gt;"Enyahlah kau Bujang, pergi bersama senja !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;"Tambun !" teriak Bujang menggema.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di mana kau sekap adikku ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hhahahaha…. Bujang…Bujang.." tawa Tambun tak kalah membahana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ternyata, kau lebih mementingkan adikmu daripada sebiji mutiara."&lt;br /&gt;"Tapi, aku lebih kecewa. Kita dulu sepakat bersaudara. Dan kau lebih memilih harta."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu dulu, Tambun. Saat aku hidup, memanjakan dosa !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudahlah, serahkan mutiara itu. Dan kulepaskan adikmu ini." gertak Tambun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lepaskan dulu, dia. Baru kau bisa menikmati kilauan mutiara," tak kalah Bujang lantang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudahlah.. pergi sana ! Pemuda Nestapa !" usir Tambun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terseok, Burhan pergi. Mendapati kakaknya. Berpelukan. Dan Bujang berbisik.&lt;br /&gt;"Berjalanlah lurus, jangan pernah berpaling. Hidupku takkan lama. Jagalah kakak dan anakmu,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"A..aa.. aku tak mengerti maksudmu, Abang," tanya Burhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudahlah, kau ikuti saja perintahku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menunduk, hampir jatuh. Burhan melepaskan pelukan kakaknya. Entahlah, air mata di pipinya asin dan memanas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menghilang, lurus berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpingkal Tambun menyaksikan. Ia terbahak, lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bedebah, keparat !!!" teriak Bujang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menelan mutiara itu. Mutiara kehidupan. Wajar saja mereka memperebutkannya. Itulah Ratu Para Mutiara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergumulan dimulai. Tak ditemui keheningan. Rerumputan ikut bersorak, mengiringi mereke berjibaku. Berbalas pukul dan sepak.&lt;br /&gt;Hingga satu tikaman. Tikaman kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bujang ambruk dengan perut memburai. Tambun terduduk. Ia juga terluka. Tapi, luka di hatinya lebih parah. Ternyata, tikaman Jangkung juga telak mendarat di hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keduanya tewas, di bawah kaki seorang Jangkung yang tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hhahahah.. persaudaraan akhirnya berakhir dengan pertempuran maut. Hanya sebuah Mutiara." ia tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau Tambun, jangan pernah percaya sekutu dalam kejahatan. Kalau bukan dirimu yang lebih dahulu membunuhku, kau pasti orang pertama yang binasa di antara kita,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau Bujang, persaudaraan hanya kau hargai sebiji mutiara. Baru kau rasa, mutiara hanya sekedar biji mata laut. Pasti akan fana."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Telaten. Jangkung menyusuri setiap lengkungan usus. Dibedahnya perut Bujang. Mengeluarkan isinya, dan membiarkan paru-paru merah tua kembang kempis di dalamnya.&lt;br /&gt;Menyisit, mengupas tiap ruas usus panas. Sekedar untuk menemukan sebiji mutiara.&lt;br /&gt;Darah hangat kental di tangannya. Membuatnya tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ia tertawa, aku menyaksikannya di bawah hujan. Masih di sini. Tergenang bersama jenak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Jlek ! Mati lampu kamarku.&lt;br /&gt;Kini, aku tak bisa lagi membaca.&lt;br /&gt;Buku cerita tua yang kudapati di pasar Azbakiya, ternyata isinya sangat membosankan. Aku sangat tidak menikmatinya. Tidak seperti novel-novel teenlit lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Uuuuh.. membosankan !" aku melempar buku cerita tadi ke rak. Seperti biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, aku ingin tidur. Memang, di bawah hujan ini enaknya tidur. Nanti malam aku ingin begadang menonton bola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih di bawah hujan. Dan aku masih di sini. Tergenang. Sudahlah, aku lupakan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Azbakiya= Pasar buku loakan sekitar Attaba, Kairo.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-6537554278283517585?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/6537554278283517585/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=6537554278283517585' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/6537554278283517585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/6537554278283517585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/12/mutiara-hanya-sebuah-mutiara.html' title='Mutiara; Hanya sebuah Mutiara'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-7883335947771893350</id><published>2008-12-22T16:48:00.004+02:00</published><updated>2008-12-22T17:07:02.064+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Menjadikan Hidup Lebih Indah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SU-s6tiSKWI/AAAAAAAAAJA/mbdWkkQdI8I/s1600-h/cape+deeeh.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 184px; height: 198px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SU-s6tiSKWI/AAAAAAAAAJA/mbdWkkQdI8I/s200/cape+deeeh.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282631012584663394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Cape deeeeeh.. *gambar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul yang saya kira bukan hiperbola. Kehidupan memang sudah indah, tapi terkadang kita lupa akan keindahannya. Kita cenderung melihat kepada sisi yang pecah dari sebuah kaca. Dan melupakan sisi utuh yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat filsafat jerawat di wajah. :P&lt;br /&gt;Kita terkadang hanya terfokuskan pada setitik jerawat di wajah. Dan melupakan bagian wajah yang lain yang masih utuh. Dan karena setitik jerawat tersebut, dunia seakan hampir berakhir. Orang-orang seakan ga ada yang sudi melihat wajah kita.&lt;br /&gt;Apa kata dunia ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut sedikit saya spoilerkan postingan orang laen (saya lupa ngambil dari mana :P). Yang jelas ini bukan dari saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;just a reminder...in case we've forgotten   ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cheersz&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;TIPS untuk Hidup lebih baik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.   Berjalanlah 10-30 menit setiap hari.&lt;br /&gt;Dan saat berjalan, tersenyumlah. =)&lt;br /&gt;Itu adalah kunci  anti depresi yang paling baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.   Duduk dan merefleksikan diri  dalam keheningan minimal 10 menit setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.   Jangan tidur larut malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.   Ketika bangun di pagi hari, lengkapi dan ucapkan pernyataan ini " tujuan saya hari ini adalah..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.   Hidup dengan 3 hal : energi, antusias, dan empati.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.   Bacalah buku lebih banyak dari tahun ke tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.   Ambillah waktu untuk berdoa, berlatih meditasi, yoga, dan tai chi .&lt;br /&gt;Hal-hal tersebut memberikan&lt;br /&gt;kita energi setiap hari dalam kehidupan kita yang sibuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.   Sering luangkan waktu bersama orang-orang yang berusia diatas 70 tahun dan dibawah 6 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.   Bermimpilah bahkan ketika kamu sudah terbangun.&lt;br /&gt;Mimpi diikuti kerja keras dapat&lt;br /&gt;menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.  Lebih banyak makan makanan yang tumbuh pada pohon dan tanaman, kurangi makan makanan yang dihasilkan di pabrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.  Minum banyak air putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.  Buatlah sedikitnya 3 orang tertawa setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.  Bersihkan kekacauan di rumah-mu, mobil-mu, meja-mu dan biarkan energi baru&lt;br /&gt;mengalir didalam hidup-mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Jangan buang energi-mu yang berharga untuk gosip, memikirkan hal-hal dimasa lampau, pemikiran yang negatif atau hal-hal yang tidak bisa kau kendalikan.&lt;br /&gt;Sebaliknya, investasikan energi-mu di masa sekarang dengan penuh sikap positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15.  Menyadari bahwa hidup adalah "sekolah", dan kamu ada didalam hidup untuk belajar.&lt;br /&gt;Masalah adalah bagian sederhana yang muncul dan menghilang dalam kurikulum,  seperti pelajaran matematika; tetapi yang kau pelajari akan berguna seumur hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16.  Tersenyum dan tertawa lebih banyak.&lt;br /&gt;Itu akan mengusir energi "vampir" dalam dirimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17.  Hidup terlalu singkat untuk dihabiskan dengan membenci orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18.  Jangan memperlakukan dirimu terlalu serius.&lt;br /&gt;Tak seorangpun mau memperlakukan&lt;br /&gt;dirinya terlalu serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19.  Kau tidak harus menang dalam setiap perdebatan, yang ada hanya setuju menjadi tidak setuju dan sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Berdamailah dengan masa lalu-mu sehingga hal itu tidak merusak masa sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21.  Jangan bandingkan hidupmu dengan hidup orang lain.&lt;br /&gt;Kamupun juga tidak tahu perjalanan&lt;br /&gt;hidup mereka seperti apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22.  Tak seorangpun bertanggung jawab terhadap kebahagiaanmu kecuali dirimu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23.  Apa yang orang lain pikirkan tentangmu bukan-lah urusanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24.  Sejelek atau sebaik apapun sebuah keadaan, itu akan berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25.  Pekerjaan tidak akan merawatmu ketika kamu sakit.&lt;br /&gt;Teman-lah yang bisa merawatmu.&lt;br /&gt;Tetaplah menjalin hubungan baik dengan teman-temanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26.  Bebaskan dirimu dari segala sesuatu yang tidak berguna, buruk dan menyedihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Cemburu dan tamak membuang-buang waktu.&lt;br /&gt;Kamu sudah memiliki semua yang kamu butuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28.  Apapun yang kamu rasakan; bangun, berpakaian dan tunjukan dirimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29.  Sering menelpon dan bertemu dengan keluargamu.&lt;br /&gt;Bahkan hanya menulis email atau sms&lt;br /&gt;" Hi, aku memikirkanmu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30.  Setiap malam sebelum pergi tidur, lengkapi dan ucapkan kalimat berikut&lt;br /&gt;" Saya bersyukur untuk...... Hari ini saya dapat melakukan ......"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31. Ingatlah bahwa kamu sangat diberkati sehingga tidak pantas untuk dirimu menjadi stress.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32.  Nikmatilah perjalanan hidup ini.&lt;br /&gt;Ingatlah ini bukan dunia Disney dan tentu saja kamu tidak m&lt;br /&gt;enginginkan hidup ini cepat berlalu.&lt;br /&gt;Perjalanan hidupmu hanya sekali, jadi pergunakanlah dengan baik-baik dan maksimal, nikmatilah perjalanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga masalahmu berkurang, semoga berkatmu bertambah&lt;br /&gt;Semoga hanya kebahagiaan yang datang melewati "pintumu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks and Warmest Regards&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-7883335947771893350?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/7883335947771893350/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=7883335947771893350' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/7883335947771893350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/7883335947771893350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/12/menjadikan-hidup-lebih-indah.html' title='Menjadikan Hidup Lebih Indah'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SU-s6tiSKWI/AAAAAAAAAJA/mbdWkkQdI8I/s72-c/cape+deeeh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-5387082178258916991</id><published>2008-12-11T00:06:00.003+02:00</published><updated>2008-12-11T00:23:01.644+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Manusia Biasa</title><content type='html'>&lt;span class="”fullpost”"&gt;Aku hanya manusia biasa&lt;br /&gt;Terkadang nyata&lt;br /&gt;Terkadang maya&lt;br /&gt;Kau boleh anggap aku buta&lt;br /&gt;Kau juga boleh anggap aku perkasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, aku masih manusia biasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau meminta dariku cinta&lt;br /&gt;Kuberi&lt;br /&gt;Kau meminta dariku menjadi 'mereka'&lt;br /&gt;Aku berusaha&lt;br /&gt;Tapi, pahamilah&lt;br /&gt;Aku hanya manusia biasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku akan terus berusaha memahamimu&lt;br /&gt;Aku akan terus mengerti jalan pikiranmu&lt;br /&gt;Aku takkan pernah meminta kau memahamiku&lt;br /&gt;Aku takkan pernah meminta kau mengerti jalan pikiranku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahlah,&lt;br /&gt;Tuliskan permintaanmu pada langit&lt;br /&gt;Biar kau di beri malaikat yang kau pinta&lt;br /&gt;Tapi, kau harus ingat...&lt;br /&gt;Aku manusia biasa&lt;br /&gt;Yang mencoba jadi 'mereka'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pejamkan matamu,&lt;br /&gt;Dan bila ku diberi kesempatan&lt;br /&gt;Akan ku mulai dari apa yang telah aku tinggalkan&lt;br /&gt;Aku akan terus mencoba,&lt;br /&gt;Menjadi seperti apa yang kau pinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-sajak ini mentah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bisakah kucoba sekali lagi, kalau kali ini gagal.. aku boleh GAME OVER.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-5387082178258916991?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/5387082178258916991/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=5387082178258916991' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5387082178258916991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5387082178258916991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/12/manusia-biasa.html' title='Manusia Biasa'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-8555478283696923842</id><published>2008-11-13T12:30:00.006+02:00</published><updated>2008-11-22T09:03:47.069+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Perempuan Kedua</title><content type='html'>Dua, ternyata tak selamanya bisa menggenapi*.&lt;br /&gt;Dua, ternyata tak selamanya bisa menutupi.&lt;br /&gt;Dan dua, ternyata bukan hanya dari satu. (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku, Reisha. Lahir 21 tahun yang lalu. Di kala ibuku merejang sendirian. Dalam sebuah kesunyian malam. Hanya dihentikan oleh letupan tangisanku. &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Merah&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan harus menyadarkanku bahwa aku dibesarkan oleh seorang ibu tanpa ayah. Aku tak ingin menangisinya walau bulir air mata menetes pelan menyapu pipi semuku. Dan aku tak pernah sekalipun bertanya. Sampai aku berfikir, aku hanya buah tangan dari surga kepada ibuku. Seperti Isa. Tak ada perasaan kecewa, karena aku bahagia masih mempunyai seorang ibu yang sabar membesarkanku. Sendirian, tanpa ayah yang katanya mencari usaha di sebrang sana. Hingga aku remaja. &lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Hijau&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah ! Segala puji bagi-Nya. Aku kini bekerja, menghidupi diri dan ibuku yang kian renta. Jari jemari beliau kini berpetakan keriput. Terkadang, kucubit tangan beliau saat bercanda. Kulit lemah itu berkumpul, lambat merekah. Tak sesegar dulu. Duhai ibu... &lt;span style="color: rgb(153, 102, 51);"&gt;Coklat&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia kaya, tampan dan gagah. Aku belum pernah merasakan suka, entahlah aku menyebutnya. Yang jelas, aku merasa betah bersamanya. Aku merasakan ketergantungan dengannya. Aku melupakan dunia dan isinya. Pandangan matanya membuatku kadang tergila-gila. Jujur aku ungkapkan. Aku suka dengannya. Dan dalam mimpiku, dialah malaikat yang dituturkan untuk hidup mengukir masa bersamaku. &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Oranye&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, kini. &lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);"&gt;Abu-abu&lt;/span&gt; datang. Dia yang kuanggap sang Pangeran gagah ternyata membuatku bisu. Dia yang pernah membawaku hidup bersama mimpi beriringan menuju cakrawala. Melupakan semua dunia dan pasirnya. Melupakan bahwa kami tak hanya hidup berdua. Ternyata hanya seorang lelaki lemah rentan birahi. Oh, ibu... aku tak ingin menjadi abu-abu. Kembalikan &lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;biru&lt;/span&gt;ku...&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tergugu dalam tangisan panjang. Sebuah penyesalan telah mengikuti nafsu. Dan kini malaikat itu meninggalkanku. Aku ingin membiru. Tapi yang kudapati hanya hitam. Tanpa cahaya. Hitam bersama pekat daging kecil dalam rahimku. Tanpa restu. &lt;span style="color: rgb(153, 153, 153);"&gt;Hitam&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, aku lama meninggalkanmu dalam jenakku. Aku lupa bahwa Engkau akan selalu berada di sisiku. Aku mohon, hapuslah hitamku. &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;Putih&lt;/span&gt;kan aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang itu. Ya, Ridwan aku menyebutnya. Lelaki setia. Pertemuanku dengannya diawali dengan tundukkan kepala. Tatapan mata sopannya membuatku terpana. Wajah tanpa kerut, sedikit janggut hitam di dagunya. Dan bercak jernih terpancar di hatinya. Aku hampir lupa. Dialah yang menemukanku dalam durjana. Dialah yang menarikku dari sumur tua seperti Yusuf yang dibuang saudara-saudaranya. Dialah lelaki yang harus kutemani hidupnya. Tapi, aku bukanlah yang pertama di hatinya. Akulah perempuan kedua. &lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Perempuan merah muda&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kak Rafifa. Aku menyebutnya. Sang perdana. Sang sabar. Selalu tersenyum berbingkai jilbabnya. Tapi aku percaya ia menangis dalam hatinya. Allah, kuatkan jiwanya.&lt;br /&gt;Aku berkata padanya.&lt;br /&gt;"Ka, mengapa kau menerimaku sebagai nila dalam kehidupan kalian?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Engkaulah berkah, bersamamulah kehidupannya. Dan aku mencintainya seperti kau menyukainya. Aku rela berbagi hidupnya bersamamu. Karena aku sangat mencintainya. Apapun yang membuatnya bahagia, akulah ma'mumnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Duhai kakak, betapa teganya dirimu membohongi hatimu ? Bukankah cinta itu tak bisa kau bagi menjadi dua ?" aku hampir tercekat dalam tanyaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dik Reisha, cintaku sesungguhnya hanya satu. Hanya kepada-Nya. Dan hidupku bersamanya adalah mensyukuri apa yang telah diberikan-Nya padaku dengannya. Dan aku menghormati caramu mencintainya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak percaya, aku ingin lebih tahu. Apakah aku diterima sebagai perempuan kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ka Ridwan, mengapa kau mengecewakan dia ? Mengapa kau menduakan cintanya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku tak menduakan cinta siapapun. Dan aku takkan mengecewakan siapapun. Yang ada adalah, aku mencintai kau dan dirinya. Dan aku akan berusaha sebaik-baiknya menghidupimu juga dirinya. Sebaik-baiknya keluarga adalah keluarga yang saling percaya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengapa kau jadikan aku yang kedua?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau bukanlah yang kedua, tak pula yang pertama. Karena cinta sejati takkan pernah bisa terhitung dengan angka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lelah, dan pasrah. Hanya ingin diri ini. Hidup dan bahagia bersama mereka. Secerah pagi ini. Di saat kami berkumpul bersama, tergelak dalam canda tawa bahagia. Biarkan mentari iri karena kesendiriannya. Biarkan kami menikmati cahayanya. &lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);"&gt;Kuning&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*dari melia ajani. rainbow.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-8555478283696923842?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/8555478283696923842/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=8555478283696923842' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8555478283696923842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8555478283696923842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/11/coming-soon.html' title='Perempuan Kedua'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-1063176957372655686</id><published>2008-11-04T03:06:00.001+02:00</published><updated>2008-11-04T03:08:46.840+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Antara Marhalah, Aku dan Senioritas</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Secara pribadi, saya merasa kurang setuju dengan adanya pembentukan marhalah-marhalah dalam kehidupan keluarga besar kita, Keluarga Besar IKPM Cabang Kairo. Karena hal ini hanya mengakibatkan adanya sekat-sekat dalam pergaulan sesama mahasiswa yang (rata-rata: tambahan dari penulis) sudah dewasa."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah ungkapan ironi di atas, sengaja saya tulis dan saya tanggapi berhubung saya belum ada kerjaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum memulai pembedahan, saya ingin memberikan apresiasi besar bagi teman-teman marhalah yang sudah berjuang keras memikirkan orang lain ketimbang dirinya sendiri. Entah itu dari Nozha, Tanafuz, Imtiyaz, Muntaza sampai Syuyukh sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ungkapan di atas menggambarkan sebuah pesan pribadi seorang anak manusia (ungkapan sopan) yang merasa keberatan dengan adanya ungkapan marhalah dalam kehidupan bersama di dalam organisasi Ikatan Keluarga Pondok Modern Cabang Kairo. Beliau beralasan bahwa, marhalah hanya  akan memberikan peluang untuk memecah belah persatuan dan kebersamaan dalam keluarga alumni Pondok Modern Darussalam Gontor. Dan marhalah adalah sebab utama munculnya sifat senioritas berbau ke-akuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ungkapan berbingkai "pribadi" di atas, menurut yang saya kutip dari buku How to be a Narcism karangan Irfan Howarf pada halaman 231. Menunjukan perasaan pribadi dari orang yang menyatakannya. Dan secara general-nya belum tentu mewakili pesan-pesan dari orang lain yang mungkin sependapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokok permasalahan sebenarnya terdapat pada marhalah, pribadi kita dan sifat senioritas yang sangat kental pada zaman Orba.  Nah, dari sini. Penulis mengajak para pembaca untuk pertama-tama mengenal apa itu marhalah ? Apa itu pribadi kita ? Dan apa itu senioritas ? Baru setelahnya kita mencoba mengambil benang kusut hitam untuk menyatukannya bersama jarum. Hingga, sobekan ini bisa kita jahit dan kita perbaiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marhalah, bagi yang pernah mengenyam pendidikan pesantren pada umumnya bukanlah hal yang asing. Marhalah, berasal dari kata Ra Ha La dalam bahasa arab. Marhalah ini sendiri mempunyai arti derajat, phase, tingkatan &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;(seperti yang penulis kutip dari kamus Krapyak Al-Ashriy halaman 1685 induk kata –maraha-). Jadi, marhalah ini dalam penggunaannya oleh para santri ( dikutip dari buku Psikologi Sotoyisme karangan Dr. Irfan Abu Zayd halaman 331) merupakan suatu ikatan persaudaraan atau persahabatan bagi anak-anak atau santri yang kebetulan menduduki derajat atau tingkatan pendidikan yang sama dalam sebuah lembaga pendidikan. Tujuan dibentuknya marhalah ini pada dasarnya bukanlah untuk menimbulkan kesenjangan antara pribadi siswa, akan tetapi untuk memacu mereka agar lebih bersemangat dalam belajar. Mengajarkan kepada siswa untuk malu apabila tertinggal oleh teman-temannya yang seangkatan apabila dia tidak bersungguh-sungguh dalam belajar. Juga menumbuhkan jiwa tasabuq ilal khair. Akan tetapi ada beberapa kalangan yang salah dalam menafsirkan kata tasabuq di sini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau seperti kita ketahui di Pondok yang kita cintai terdapat 6 buah marhalah beranak. Walau kini, identitas kemarhalahan tersebut dicoba untuk dihapus akan tetapi sampai sekarang belum menunjukkan hasil yang memuaskan (dikutip dari Koran TEMPOHARI edisi OXBVI halaman 34).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kita mulai mengerti apa itu marhalah, kita mencoba beranjak perlahan memahami pribadi dan tipikal masing-masing. Dalam hal ini, akan saya persempit hanya menjadi anggota IKPM saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipologi anggota IKPM pada umumnya sama seperti mahasiswa-mahasiswa yang lainnya. Akan tetapi setelah diadakan sensus oleh Badan Sensus Provinsi Nasr Jauh, ditemukan beberapa tipologi mahasiswa anggota IKPM yang berbeda dari teman-teman masisir lainnya. Dan tipikal ini sangat kental mendarah daging. Tipikal pendiam dan menutup diri. Dan tipikal ini biasanya hanya bisa bergaul dengan orang-orang yang pernah dekat dengannya. (hasil sensus BSPNJ tahun 2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalau anda merasa bertipikal seperti ini. Cepat-cepatlah merubah diri, karena dunia itu tidak sempit. Dan orang-orang yang tinggal di dalamnya bukan hanya teman anda saja. (dikutip dari buku kata Mutiara karya Kahlil Irfan cet.1988 hal. 97).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mencocokkan antara Marhalah dan Pribadi kita, mari kita sejenak memahami apa definisi dari ungkapan senioritas. Dari beberapa definisi yang ditemukan penulis setelah melakukan browsing di Google.co.id dengan menggunakan kata kunci definisi senioritas, ada beberapa hal yang harus di garis bawahi. Bahwa, senioritas secara etimologi berasal dari kata senior. Istilah senior dan yunior adalah hal-hal yang berkaitan dengan umur,tingkat pendidikan,wawasan,jabatan dan sebagainya.Kata ini sering sekali menjadi belenggu dan dilema yang membatasi seseorang untuk bergerak maju. Sedangkan pengertian bebasnya sering diartikan pemberian keistimewaan kepada yang lebih tua dalam berbagai hal dikarenakan karakter orang yang lebih tua biasanya lebih bijak, lebih berpengalaman dan berwawasan luas. Walaupun sebenarnya kondisi yang ideal mengenai senioritas terjadi ketika yang muda (junior) menghormati yang tua (senior) dan yang tua (senior) menghargai yang muda (junior). Kedua hubungan ini harus terjadi pada saat yang bersamaan. Tidak mungkin terjadi penghormatan kepada yang tua ketika yang muda merasa tidak dihargai oleh yang tua. Begitu juga sebaliknya, yang tua juga tidak akan menghargai yang muda ketika yang muda tidak menghormati yang tua. Sedangkan, syndrom senioritas sendiri adalah kondisi yang dirasakan oleh orang yang lebih tua, dimana dia ingin dan merasa pantas dihormati karena eksistensinya yang lebih dulu dari yang muda, tanpa peduli apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang kita kupas di atas, secara garis besar. Ungkapan senioritas terkadang membawa pesan positif tatkala ditempatkan pada tempat yang benar, dan juga membawa akibat negative apabila tidak ditempatkan pada posisi yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berhasil mengupas semua dari ungkapan marhalah, aku dan senioritas. Marilah kita berbesar hati untuk mencoba memahami hakikat mengapa di bentuknya marhalah dalam kehidupan kita sebagai mahasiswa yang juga anggota IKPM. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya, kehidupan ke-marhalahan di Mesir ini berbeda jauh dengan kehidupan marhalah seperti di Pondok dulu. Di Mesir ini, kita bisa lebih bebas bagi yang merasa junior dan lebih akrab bagi yang senior. Coba kita bayangkan, tidak adanya marhalah. Maka secara pasti tidak akan kita rasakan harmonisasi kehidupan dan kegiatan. Dengan adanya marhalah, masing-masing saling berlomba untuk maju dalam kebaikan tanpa melupakan untuk saling tolong menolong antara yang satu dengan yang lain. Antara yang senior dan juga junior.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan dibentuknya marhalah oleh IKPM Cab. Kairo ini adalah untuk menfasilitasi belajar bersama sesama angkatan kedatangan. Begitu seperti yang dilansir oleh Majalah Cukruwulu saat berkesempatan mewawancarai Ketua IKPM Cab. Kairo terpilih, Jamil Abdul Latif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan itu, lebih mempermudah upaya pengklasifikasian anggota. Dan memberikan tanggung jawab kepada masing-masing ketua angkatan untuk bisa mengayominya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita merunut kepada istilah senioritas. Pada hakikatnya, senioritas sudah ada sejak zaman dahulu dalam kehidupan ke mahasiswaan. Akan tetapi, yang kita soroti di sini bukanlah senioritas semena-mena melainkan sinergi antara sang junior yang menghormati senior dan senior yang menghargai juniornya. Dan itu pasti hanya akan terwujud apabila ada ke-marhalahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut hasil jajak pendapat anggota marhalah yang pernah diwawancarai penulis secara tertutup, mereka menyatakan tidak ada masalah dalam hal senioritas. Selama mereka bisa menempatkan diri dengan baik dan benar. Karena, yang menjadi masalah bukanlah pada system (marhalah) dan rambu (senioritas). Akan tetapi, pada pribadi masing-masing. Bagaimana dia bisa memasuki semua jenis kalangan dan semua tingkatan hingga dia bisa bergaul dengan luwes dan akrab untuk semua marhalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kesimpulannya terdapat pada pernyataan terakhir. Kita tidak perlu merusak system dan rambu yang sudah ada. Karena, dengan merusaknya belum tentu kita bisa mendapatkan hasil yang baik. Maka, hendaknya kita berusaha untuk terus mengintrospeksi diri. Bagaimanakah kita sudah menempatkan diri kita diantara marhalah-marhalah yang ada ? Bagaimanakah kita menyikapi rambu-rambu senioritas dengan dewasa ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya ada pada diri anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian, mohon maaf apabila ada hal yang kurang dimengerti atau menyinggung di hati. Semua ini dikarenakan oleh pemahaman saya yang terlalu tinggi dan kemampuan kalian yang terbatas dalam memahami ungkapan saya. (dikutip dari buku How to Be A Narcism hal. 445).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Don tray dis et hom, danjer !&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-1063176957372655686?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/1063176957372655686/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=1063176957372655686' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/1063176957372655686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/1063176957372655686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/11/antara-marhalah-aku-dan-senioritas.html' title='Antara Marhalah, Aku dan Senioritas'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-7476361598805941884</id><published>2008-10-16T16:23:00.005+02:00</published><updated>2008-10-16T16:37:15.664+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Anak-anak Hujan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SPdPCDJnPHI/AAAAAAAAAGk/mu7Tx5Ny4sM/s1600-h/03285.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SPdPCDJnPHI/AAAAAAAAAGk/mu7Tx5Ny4sM/s200/03285.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5257757986602302578" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu, tegap. Dengan rambut ikal yang enggan ia sisir. Duduk menekuri tuts-tust di hadapannya. Mata berkantungnya terkesiap tatkala diksi-diksi indah ia temukan. Tatkala ia berhasil terbang dalam keindahan prosa-prosa natural perasaan.&lt;br /&gt;Ia sangat menyukai hujan, sama seperti kedua saudaranya. Sebuah pemberian yang akhirnya membuatnya bisa menebak apa yang akan terjadi nanti. Pemberian sang Maha Esa. Sebuah takdir tertanam bersama cincin yang terikat pada jari manisnya. Dengan cincin itu ia bisa pergi kemana saja, kemana ia menginginkan dengan sekejap. Ia hadir bersama rintik dan terbangnya dedaunan. Tertunduk, selalu tertunduk. Bersama senyuman, seorang &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Lelaki Hujan&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SPdPMFmqMXI/AAAAAAAAAGs/CDNUk_uE6PM/s1600-h/GP.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SPdPMFmqMXI/AAAAAAAAAGs/CDNUk_uE6PM/s200/GP.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5257758159059693938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gadis muda itu ceria, selalu terlihat bahagia. Rambut lurus indahnya tertutup rapi oleh sehelai kain mulia. Bertemankan seekor kucing putih yang selalu ia belai tatkala embun terlahir ke dunia.  Ia cantik, gadis putih orang memanggilnya. Dengan sayap yang kadang merekah, ia bisa menggerakkan semua benda langit. Sebuah keajaiban dari-Nya. Tapi, ia terlalu banyak memiliki kehilangan. Hingga kadang kala berontak. Dan kali ini, ia berdiri di tengah hujan. Mencoba berlari, menggerakkan gumpalan awan hitam dari hidupnya. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Gadis Putih&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SPdQ7e8CRBI/AAAAAAAAAG0/WvuTwS1Mmco/s1600-h/girl_in_the_rain.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SPdQ7e8CRBI/AAAAAAAAAG0/WvuTwS1Mmco/s200/girl_in_the_rain.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5257760072825717778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Seorang remaja, yang terpisahkan dari kehidupan remajanya. Di saat orang lain berbahagia dengan masa mereka, ia hanya terpekur. Terluka oleh beberapa sayatan kehidupan. Tapi, luka itu kini mengering. Ia mencoba membiarkan rasa itu pergi dengan angin. Angin yang datang sebelum hujan.&lt;br /&gt;Harmoni tetesan hujan jatuh, beradu dengan simfoni harmonika yang selalu ia bawa. Harmonika yang membuatnya bisa memainkan perasaan orang lain. Hingga ia bisa berbicara pada sosok yang tak bisa terlihat. Ia selalu hadir saat awan gelap, dan angin menari. Sesosok &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Panah Hujan&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka adalah Anak-anak hujan yang mencoba menghiasi dunia dengan &lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;p&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;e&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;l&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 102);"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;g&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 204);"&gt;i&lt;/span&gt;. Sebuah pelangi yang abadi. Keindahan penciptaan Tuhan. Sang Lelaki Hujan dengan kemampuannya berpindah tempat, mencoba mencari kesedihan di pelosok belahan dunia untuk berbagi kebahagiaan. Dan Gadis putih dengan kemampuannya menggerakkan awan dan bulan, mencoba memberikan penerangan bagi dunia tentang keindahan hidup. Lalu, Panah Hujan dengan harmonika yang selalu ia bawa. Meniupkan harmoni yang menyegarkan kusamnya dunia. Mereka anak-anak yang pernah terluka. Tapi hadir bersama hujan. Menyuburkan perdamaian dan menanamkan pundi kehidupan. Bahwa kehidupan terlalu sempit untuk dilalui dengan kesedihan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-7476361598805941884?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/7476361598805941884/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=7476361598805941884' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/7476361598805941884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/7476361598805941884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/10/pemuda-itu-tegap.html' title='Anak-anak Hujan'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SPdPCDJnPHI/AAAAAAAAAGk/mu7Tx5Ny4sM/s72-c/03285.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-8359632764510293381</id><published>2008-10-13T09:11:00.005+02:00</published><updated>2008-10-14T09:54:07.362+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Gadis Putih</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SPL2g__uNiI/AAAAAAAAAGE/Ul8WWptMiAs/s1600-h/287159253_55ac041bce.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SPL2g__uNiI/AAAAAAAAAGE/Ul8WWptMiAs/s320/287159253_55ac041bce.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256534761889740322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Aku ingin melukis dunia dengan warna. Tapi yang kutemukan hanya putih. Pucat dan ketakutan. Tak ada goresan karena tak ada keberanian. Seperti keberanianku untuk merasa memilikimu"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis ini, semilir angin beserta tarian dedaunan menghiasi hariku. Tergolek di luar sana, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;jasminum sambac&lt;/span&gt; hampir layu mengharap hujan. Awan berderek bergerombol tiba. Dari putih seketika menghitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hitam. Sebuah representasi ketidakhadiran cahaya. Seperti hari-hariku yang berlalu sejak aku berani mengenal rindu. Mencicipi rasa. Entah itu rasa apa. Aku terlalu malu. Aku terlalu menjauh. Mengharap dan mengulur. Tapi tak mengurai. Aku tetap beku.&lt;br /&gt;Beku berselimut kegelapan. Pada mata, juga pada hati. Aku tertutup. Tak berani merasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak aku mengenalnya. Seperti saat ini. Saat menjelang hujan. Dia tiba. Dan pergi tergenang. Walau sebentar aku menari dibawah lantunan hujan bersamanya. Aku terdiam dan malu. Disaat lain, hatiku menyanyi riang banggakan kehadiranku di dunia. Karena aku bisa merasa, merasakan hal itu. Entah apa aku menyebutnya. Tapi, aku bahagia. Karena mata itu, mata yang tajam dan indah. Tatapan yang sedikit demi sedikit mengurai keberanianku menatap, sebagaimana aku menatap pelangi setelah hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini. Sebuah pengharapan berpadu rindu. Sangat dekat. Ibarat rindu mengepal di jari manisku dan pengharapan di kelingkingku. Terjebak jarak dan waktu. Entah. Aku hanya bisa menunggu. Menunggu dengan resah. Keraguan, karena aku wanita. Karena aku tak bisa memulai untuk mengungkap. Dan aku malu pada awan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia yang tak pernah lepas dari pikiranku. Menggerayang semua imajinasi indah. Semua keindahan yang belum berani untuk ku ungkap. Sesosok lelaki, di bawah hujan berdiri tegap. Pancarkan energi suci untuk bisa merindunya. Kekuatan besar yang datang saat ku tidur. Saat ku lelah. Saat ku sedih. Membuatku tersenyum. Lelaki tampan di mataku. Yang selalu hadir dari utara. Bersama arak-arakan awan hitam dan hembusan angin. Berjalan dalam tuntunan hujan. Bertahtakan serat-serat halus ikal rambutnya. Tegap tapi tak angkuh. Dan aku kembali menuliskan bahwa ini rindu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak sempat berpikir mengapa aku bisa merindunya. Aku tak sempat berpikir, mengapa aku merasakan hal ini secepat ini. Mengapa simpati ini tiba saat aku dahaga.&lt;br /&gt;Sejak pertemuan singkat. Aku menjemputnya dari sebuah lingkaran yang menjebaknya. Sebuah bayangan gelap. Beruang dan tak bertepi tanpa ujung batas. Sebuah ironi akan kehidupan. Membuatku paham, bahwa kehidupan tak hanya bisa terlihat indah dalam teropong keindahan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki itu, kumerindunya. Rindu saatnya bertutur, bahwa hidup adalah sebuah perjuangan. Yang akhirnya ia sendiri, gugur. Jatuh, mati dalam sebuah kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang kamar ini. Senyap. Kutatap tabung aquarium bulat. Makhluk kecil indah bersisik dan bermata besar meliuk. Terbang dalam air. Bertanya padaku. Pada mataku yang tak bisa berbohong. Bahwa aku dalam kesedihan dan siksa.&lt;br /&gt;"Adakah seseorang yang kau harap hadirnya ?"&lt;br /&gt;"Iya, seseorang yang menggelayut dalam hatiku. Untuk selanjutnya mengakar dan melumpuhkan ide serta nalarku. Seseorang yang sangat kurindu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tataplah hujan, bersama tetesannya. Kau akan menemukannya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku beranjak,&lt;br /&gt;"Benarkah ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ia di sana. Di gerbang tempat ia mengemis sebuah harapan. Tempat ia mengais sebuah asa. Gerbang terbuka. Yang kau akan membukanya bersama cinta"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia ada. Ia hadir. Dan aku bergembira !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, tidak. Ia bersinar dalam kegelapan. Ia terang dalam pekat. Sebuah cahaya di bawah guyuran hujan. Sebuah penantian yang kini tiba.&lt;br /&gt;Tatapannya. Tatapan mesra. Tatapan tajam bersimpati. Di balik pagar rumah putih ini. Di balik sebuah ironi akan kasih yang tak sampai. Kasih yang terpagar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku balas menatapnya. Dengan binar. Binar yang kujemput dengan air mata. Sebuah kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berseru padanya dari dalam hati.&lt;br /&gt;"Duhai yang kurindu, tak kusesali rindu berbuah ini. Biarkan buahnya ranum. Dan daun rindangnya berguguran. Aku bahagia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku mengerti keinginanmu. Tunggu aku di sana. Di pucuk harapan."&lt;br /&gt;Telunjukku melentik tajam pada sebuah tujuan. Sebuah kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, ia menghilang. Ia lenyap bersama segukan. Ia raib membawa harapan.&lt;br /&gt;Tak alang aku kehilangan pijakan. Ku berlari. Aku berlari mengejarnya.&lt;br /&gt;Aku menyesal,  mengapa perasaan ini tidak kuungkapkan. Apa karena kau lelaki dan aku wanita. Kau memberi dan aku penerima.&lt;br /&gt;Aku merutuk. Mengapa aku lebih menikmati diriku dalam jeratan norma. Norma tabiat wanita yang cenderung menunggu. Menunggu ungkapan perasaan. Penuh resiko dan dilema.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam jenak aku berfikir. Apa hanya aku yang merasakan perasaan ini ?&lt;br /&gt;Mengapa aku selalu dibatasi dinding waktu untuk bertemu dengannya. Tidakkah ia merasa seperti yang aku rasa ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menyusulnya. Entah kemana. Aku hanyutkan diriku bersama harapan. Bersama payung. Aku takkan menggunakan payung ini tanpanya. Karena payung ini hanya untukku dan untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakin berbisik dalam hati. Bersama payung yang terbuka ini. Terbuka dan berbisik isi hati. Isi yang belum terperas. Perasaan yang tersembunyi bukanlah tak tersampaikan, tapi ia mengendap. Untuk selanjutnya berbuah atau bahkan membusuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;I don't know you&lt;br /&gt;But I want you&lt;br /&gt;All the more for that&lt;br /&gt;Words fall through me&lt;br /&gt;And always fool me&lt;br /&gt;And I can't react&lt;br /&gt;And games that never amount&lt;br /&gt;To more than they're meant&lt;br /&gt;Will play themselves out&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Falling slowly, eyes that know me&lt;br /&gt;And I can't go back&lt;br /&gt;Moods that take me and erase me&lt;br /&gt;And I'm painted black&lt;br /&gt;You have suffered enough&lt;br /&gt;And warred with yourself&lt;br /&gt;It's time that you won&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Take this sinking boat and point it home&lt;br /&gt;We've still got time&lt;br /&gt;Raise your hopeful voice you had a choice&lt;br /&gt;You've made it now&lt;br /&gt;Falling slowly sing your melody&lt;br /&gt;I'll sing along&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tirai hujan. Aku mencari, memilah jalan yang mana yang akan aku tuju. Bersama air mata bercampur hujan. Air mata penyesalan. Sebuah ungkapan yang tertahan. Tercekat bersama nafas yang pelan. Hingga tiba di lereng hijau. Tertancap tugu putih, lambang dari sebuah cinta. Tegap, tinggi, putih bersih karena selalu tersapu hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tertegun disana. Aku menemukannya. Dan payung ini masih terbuka.&lt;br /&gt;Biarlah hujan jatuh. Dan aku bertumpu pada kenyataan yang meragukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Mimiii... Tyrr... kasih masukan doonk.. saya ga da feel niih.. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-8359632764510293381?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/8359632764510293381/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=8359632764510293381' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8359632764510293381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8359632764510293381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/10/gadis-putih.html' title='Gadis Putih'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SPL2g__uNiI/AAAAAAAAAGE/Ul8WWptMiAs/s72-c/287159253_55ac041bce.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-8707101879966731218</id><published>2008-10-09T02:10:00.001+02:00</published><updated>2008-10-09T02:14:10.217+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Lelaki Hujan</title><content type='html'>Hujan rintik-rintik sore ini. Berawal dari sebuah kegelapan yang diciptakan gerumulan awan hitam. Sejak pagi, hari ini tak ada yang cerah. Semuanya bernuansa gelap. Nuansa yang dulunya kusukai, hilangnya massa, hitam dan kelam. Tapi sejak hari ini, ada sebuah ketakutan bersarang dalam dadaku. Sebuah ketakutan akan akhir sebuah hidup. Berakhirnya sebuah takdir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada senyuman menyambut hariku, kamis. Hari kamis. Terdengar begitu megah, anggun mengikuti setelahnya Jumat. Hari libur bagi sebagian orang yang mempercayainya sebagai hari raya. Hari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;wheraspati&lt;/span&gt; yang identik dengan Yupiter. Sebuah obyek langit tercerah setelah matahari, bulan dan venus. Walau terkadang, aku sendiri menganggap Yupiter penuh dengan misteri. Seorang dewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis kali ini, daun-daun ikut menyambutku dengan membiarkan diri mereka terbang lalu jatuh ke bumi. Menyatukan raga bersama alam. Untuk kembali setelah tinggi bertengger bergantung pada dahan kokoh sebuah pohon. Daun-daun kering yang jatuh berputar menari bersama angin yang meniup mereka entah kemana. Utara. Arah angin yang pertama kali kukenal. Sebuah lambang dimana semua orang bertumpu pada utara untuk mengetahui setelahnya arah-arah angin lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rintik hujan jatuh membuat sebuah simfoni indah, tapi menyayat. Bersama daun-daun coklat menghiasi frame sore ini. Sore kamis. Sore Yupiter. Aku menunggu progress keras dari nuansa sore ini. Tapi, entah aku terhenyak. Aku terpaksa beranjak. Menuju sebuah arah yang aku sendiri tak mengerti mengapa dia kutuju. Ada sebuah magnet yang menarikku. Sebuah tarikkan kuat. Memaksaku melupakan diri sejenak. Memaksaku melupakan jasad yang berdiri ini adalah diriku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berjalan gontai, menuju sebuah arah. Arah yang bukan utara, juga bukan barat. Lurus. Tak terhenti. Sebuah tarikan kuat. Sebuah rindu. Rinduku pada seseorang yang tak mungkin merindukanku. Aku pernah mendengar bahwa rindu adalah buah dari sebuah rasa memiliki. Tapi, sesungguhnya ia takkan pernah kumiliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berhenti pada sebuah tumpuan lunglai kaki tua berumur seperempat abad. Kaki yang akan beranjak mengikuti hembusan angin. Pelan ataupun sepoi-sepoi. Dihadapanku berdiri angkuh sebuah pagar tinggi besar. Ranum kehijauan cat yang hampir saja luntur oleh pergelutan bersama hujan dan terik mentari. Dibelakang pagar itu, sebuah rumah putih besar berarsitektur kuno Prancis. Yang ketika saat kutiba, seperti berdehem angker. Memaksa orang yang kotor dan kecil sepertiku untuk pergi.&lt;br /&gt;Dan lagi-lagi, tarikan magnetis itu muncul kembali. Dibawah hujan ini, aku menatap tajam ke arah jendela yang setengah terbuka. Berhias gorden abu-abu terlipat rapi. Dalam ketidak beranjakanku, aku menatap mencari. Inilah yang kutunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku sendiri, tak tahu apa yang kutunggu. Aku menanti. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekelebat cahaya putih, di sana. Sebuah cahaya mata. Cahaya hati. Cahaya yang kurindukan. Sesosok cahaya. Atau entahlah apa kumemanggilnya. Dialah rinduku. Rindu yang kutahan dan kupendam dalam-dalam dipeti rahasia hatiku. Seorang sosok berhias rambut indah dan wajah putih kemerahan. Ranum. Andai saja ia sebatang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ficus benjamina moraceae&lt;/span&gt;, seangker apapun akan kurengkuh ia. Karena ia suci, dan karena ia tercipta untuk melindungi.&lt;br /&gt;Aku menatapnya tajam. Berusaha menarik perhatiannya. Kupertajam tatapan. Dan darahku berdesir. Wajah oval indah putih berhias bibir merah keranuman. Mata bulat bening, sebening mata air. Dan rambut itu. Rambut indah dalam balutan hitam mutiara. Dan sekali lagi, aku berdesir kagum. Tuhan, kau ciptakan makhluk yang kucinta. Dan aku mencintai-Mu. Walau ia tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menatap, menanti balasan tatapannya. Aku berharap, seandainya saja kutuliskan harapanku padanya diatas dedaunan. Maka bumi tak ada yang memayungi lagi, selain gedung-gedung angkuh itu. Aku sungguh mencintaimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, hatiku terkesiap. Dia menatapku. Tatapan bening berair. Seakan berkata.&lt;br /&gt;"Mengapa kau berdiri disana ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku berdiri bersama hujan untuk menjemputmu. Agar langit menyaksikan bahwa aku takkan sendiri. Aku takkan tergenang di sini"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatapannya tajam, beraut.&lt;br /&gt;"Tahukah engkau bahwa awan telah menjemputku dengan naungan ? Hingga aku berteduh di rumah ini. Bersama gemuruh yang memperingatkanku untuk pergi dari hujan ? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku tahu, dan aku akan membawamu kepada embun dan pelangi untuk menghiburmu bersama cahaya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, seketika tatapannya berubah.&lt;br /&gt;Telunjuknya berdiri anggun. Mengarah pada utara. Ya, pada utara. Seakan berkata.&lt;br /&gt;"Pergi, beradulah pada hujan. Beradulah pada tiap tetesannya yang jatuh kebumi. Beradulah pada kelam air mata alam ! Dan jangan lagi hampiri aku disini"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pergi, niscaya hujan ini takkan reda. Dan kau akan menangis bersama genanganmu. Lalu mengalirlah kelaut dan jangan kembali lagi di hadapanku".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skreeeeeeeeeeeeeeekkk…!  Jendela itu tertutup. Dan, hening bersama harmoni hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tercengang bersama jenak. Tapi tak berair mata. Hanya rengkuhan remuk yang kurasakan bersama hati. Entah mengapa, sekelilingku gelap dan sekejap berubah.&lt;br /&gt;Aku telah berdiri di ujung lereng. Bersama basah, dan kehijauan hutan. Mereka turut berduka dan menunduk. Seakan turut merasakan perih dalam jiwaku. Hatiku menangis tanpa air mata jatuh kepipiku. Karena hujan. Hujanlah tangisanku. Dan hujan ini kian deras. Menghunjamku dalam tiap tetesnya ke bumi dan jasadku.&lt;br /&gt;Angin kencang, guruh bergetar dan rintik yang ribut. Tak ada lagi dedaunan. Karena mereka bersembunyi. Takut akan kegelapan. Takut akan keputusasaan. Dan aku di sini masih berdiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di depanku. Berdiri sebuah tugu putih besar tinggi. Dan aku ingin mengadu padanya akan kekejaman rasa yang mereka sebut cinta dan rindu.&lt;br /&gt;Semilir, angin berbisik menyuarakan isi hatiku. Karena hujan.&lt;br /&gt;Dan hujan merupakan satu bentuk presipitasi turunan cairan dari angkasa yang datang bersama guruh dan kabut. Hujan lahir hasil perkawinan titik air yang terpisah jatuh ke bumi dari awan. Orang-orang percaya tidak semua air hujan sampai ke permukaan bumi, sebagian menguap ketika jatuh melalui udara kering, dan begitu pulalah perasaanku kali ini. Menguap dan tidak sampai jatuh pada tempatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angin berbisik kencang. Teriakan kenyataan  pada hatiku yang bisu. Lewat sebuah lagu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Aku jatuh cinta padamu&lt;br /&gt;Sejak pertama kita bertemu&lt;br /&gt;Diam menghuni relung hati&lt;br /&gt;Kau tak pernah perduli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan mengapa kau anugerahkan&lt;br /&gt;Cinta yang tak mungkin tuk bersatu&lt;br /&gt;Kau yang telah lama kucintai&lt;br /&gt;Ada yang memiliki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta sejati&lt;br /&gt;Tak akan pernah mati&lt;br /&gt;Selalu menghiasi ketulusan cinta ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan hidup telah membuat kita&lt;br /&gt;Harus senantiasa bersama&lt;br /&gt;Lewati Segala suka duka&lt;br /&gt;Tiada cinta bicara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta sejati&lt;br /&gt;Selalu menghiasi ketulusan cinta ini&lt;br /&gt;Dan kau&lt;br /&gt;Selalu hanya diam membisu&lt;br /&gt;Meskipun engkau tahu&lt;br /&gt;Betapa dalam cintaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jatuh cinta padamu&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Aku masih tergenang di sini. Menunggu pelangi, dan cahaya mentari. Mungkin nanti, biarlah aku menguap dengan panasnya waktu. Hingga aku tak lagi di sini.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-8707101879966731218?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/8707101879966731218/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=8707101879966731218' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8707101879966731218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8707101879966731218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/10/lelaki-hujan.html' title='Lelaki Hujan'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-2947148887005372341</id><published>2008-09-17T00:50:00.002+02:00</published><updated>2008-09-17T01:03:34.153+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Dia yang terlalu banyak kehilangan...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SNA6u46z6MI/AAAAAAAAAF8/l2UtJ61uwk0/s1600-h/Bedugbaroe+copy.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SNA6u46z6MI/AAAAAAAAAF8/l2UtJ61uwk0/s320/Bedugbaroe+copy.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5246758143114078402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kairo, 17 Ramadhan 1429&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beuuuh…panassssss..!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti biasa, kebiasaan molorku tidur hingga pukul 13 siang berlanjut hari ini. Sebenarnya ga mau bergara-gara sii.. tapi gimana lagi, tugas kantor yang mesti diselesaikan dengan lembur. Bertemankan panas cuaca kota Kairo, YM yang aktif dan lagu-lagu pengantar kerja. Tugas itupun selesai. Ga bisa dibilang grafik vektor, tapi hanya orat-oret.. karena hobby saya memang suka menggambar dan mewarnai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Preeeeet, bunyi bising itu membangunkanku dari lelap. Maksud hati ingin mengarahkan kipas ke badan, tapi apa daya. Tangan kuat menarik tangan menyeretku 3 meter dari tempat tidur semula. Plaks…plaks.. dua kali di pipi. Aku pun bangun, dan bisa berfikir lagi…:D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Fan, telpon tuh…!” suara jelek itu menyambutku hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya…hhhh…”, gerutuan dongkol yang kusembunyikan dalam dalam dan nanti kulempar jauh-jauh dalam kamar mandi. Sialan !!! ORang masih ngantuk ditelpon… *kasian telpon disalahin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit cuci muka ala koboy, menatap hampa pada jam yang tertempel erat ditangan. Aku memulai aktifitas hari dengan menelpon balik “Juragan”. Begitulah saya memanggilnya, juragan yang selama ini mempekerjakan saya di kantornya. Tanpa Gaji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Fan, ingat kan klo hari ini kita ada kumpul ?”, suara itu.. huuufh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya, gaaan…” heuheuehue..jawaban malasku keluar spontan. Ga bermaksud juga untuk menahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit bla-bla… Klik. Telpon pun berakhir bersama sayup damai adzan Dhuhur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalat….&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya udah terlalu banyak merasakan kehilangan, ka !”… Dia mengetiknya, dan seketika muncul dilayar hapeku yang keren..hahahaha…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gini, Teh… kehilangan itu adalah untuk mendapatkan sesuatu yang besar. Mendapatkan sesosok yang harus kita bantu. Yaitu diri sendiri dan bla-bla-bla lah” aku menulisnya di sana….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sedikit merenung, mengapa manusia selalu menyesalkan kehilangan. Padahal wujud sebenarnya mereka pun dari tiada, untuk ada dan tiada lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutku, rasa kehilangan itu ada karena berbagai sebab. Mungkin karena perjuangan untuk memiliki sesuatu yang akhirnya hilang, atau kita sudah merasa nyaman dengan sesuatu yang hilang itu. Hingga untuk menerima kehilangannya pun, kita harus terpaksa menghilangkan rasa sabar kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin terlalu dipaksakan untuk bijak, aku ini. Tapi gimana lagi, aku juga sudah terlalu sering merasa kehilangan.&lt;br /&gt;Eh, pandanganku seketika melihat ke Status YM temenku.. Di sana tertulis...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;"Aku merasa ada yang hilang tanpa pernah tahu apa yang telah kutemukan, aku merasa menemukan tanpa tahu apa yang kucari, dan aku masih mencari tanpa tahu apa yang telah hilang..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah cukup… Kita manusia, hanya bisa diam dan merasakan bagaikan bagian depan pakaian ketika disetrika. Panas tapi rapi… Heuheuehue..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teteh, atau siapapun anda ! Bersabarlah dengan kehilangan&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-2947148887005372341?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/2947148887005372341/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=2947148887005372341' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2947148887005372341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2947148887005372341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/09/dia-yang-terlalu-banyak-kehilangan.html' title='Dia yang terlalu banyak kehilangan...'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SNA6u46z6MI/AAAAAAAAAF8/l2UtJ61uwk0/s72-c/Bedugbaroe+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-1689032416836635585</id><published>2008-09-16T05:36:00.004+02:00</published><updated>2008-09-16T06:03:55.675+02:00</updated><title type='text'>Intelek ???</title><content type='html'>Frustasi ?&lt;br /&gt;Ga, saya ga frustasi. Saya hanya kesal dengan segolongan orang yang menilai "kemanusiaan" seseorang hanya berdasarkan satu kata. ILMIYAH. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa begitu ? Karena mereka (hanya saya yang tahu) cenderung meremehkan dan bermain kasar untuk mengusung ideologi mereka. Terlalu ambisius, dan terkesan kaget dengan perkembangan intelektual. Jadi, berulah seolah mereka sudah sangat intelek dengan membawa label ilmiyah dalam setiap ruang dan waktu yang mereka tempati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okey, kita sekarang bermain perspektif. Mereka punya perspektif seperti itu, saya punya perspektif saya. Mereka menggunakan istilah-istilah kontemporer untuk menunjukkan kualitas intelektual mereka, saya juga punya istilah saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka punya istilah teologi keislaman, teologi liberalis, teologi kasih sayang, teologi bunglon. Saya juga punya teologi saya, teologi terserahgueisme.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Nurdin, aku pake bahasamu ya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka punya metodologi keilmuan, metodologi tafsir hadits, metodologi klasik, metodologi hermeneutika atau apa lah itu. Saya punya metodologi lihat dan perhatikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya punya apa yang mereka punya. Tapi mereka tak punya apa yang saya punya. Entahlah mereka mau menafsirkan apa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang, golongan ini memandang sebelah mata orang-orang yang tidak selevel dengan mereka. Dengan alasan apapun itu. Istilah mereka konstruktif pun berganti destruktif. Tak ada upaya merangkul. Tapi memicing, cenderung memandang miring kebawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akui, tingkat intelektual saya rendah. Kemampuan analisa saya jauh dibawah rata-rata. Tapi saya punya sense. Dan itu yang mereka tidak punya. Sense of anything. Dari things yang kecil hingga besar. Saya bisa menampung apapun, selama itu bentuk kreatifitas. Tak terikat hanya dalam ruang lingkup keilmiyahan saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya harap golongan ini dan teman-teman mereka yang lain bisa memahami arti sebenarnya dari kata Pluralitas. Jangan hanya diusung dalam diskusi "ilmiyah" tapi hanya berujung pada debat kusir. Sama-sama keras kepala mengusung pendapatnya. Istilah Pluritas juga bisa diaplikasikan kedalam banyak hal. Kreatifitas, bakat dan kesenian lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah tempat berbuat, tempat bersatu. Anda dengan ke'Intelekan' anda. Kami dengan sense kami. Mari bersama bangun Indonesia. Jangan hanya idealisme anda !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(penulis adalah mahasiswa Azhar biasa, yang ga intelek... Jadi maaf klo bahasanya terkesan lugu. Soalnya penulis pernah jengkel sama seseorang yang merendahkan penulis. Dalam hal ini, bukan berarti penulis ga bisa menerima kritik)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-1689032416836635585?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/1689032416836635585/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=1689032416836635585' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/1689032416836635585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/1689032416836635585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/09/intelek.html' title='Intelek ???'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-2283193066841926389</id><published>2008-09-16T04:15:00.004+02:00</published><updated>2008-09-16T04:30:35.513+02:00</updated><title type='text'>Huuuufhhh.. Akhirnya...</title><content type='html'>Wah.. UU Pornografi sudah keluar. Banyak pro dan kontra akhirnya keluar. Konsekwensi memang. Tapi yang ditanyakan sekarang adalah aplikasinya. Entah "segera" atau hanya sebuah "gertakan" akibat desakan pihak tertentu ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pornografi yang menurut sebagian golongan adalah seni. Tapi menurut sebagian yang lain adalah parameter kebobrokan moral yang ada pada masyarakat. Buah dari "zina" kapitalis liberalis dengan peradaban manusia. Membeberkan secara vulgar apa yang seharusnya ditutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak mau munafik, sebagai manusia saya juga terkadang "suka" tergoda dengan yang namanya pornografi. Tapi, yang ada setelahnya hanyalah kesemuan. Tak nyata. Dan tentunya.. hehehe.. butuh pelampiasan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, pada poin inilah.. dengan kata kunci "Pelampiasan" akan sangat susah ditampik jikalau kita "tabrakkan" dengan psikologi kemanusiaan. Dalam hal ini, kondisi psikologi yang normal maksud saya. Akan menimbulkan efek samping yang tidak bisa disebut membanggakan. Disini saya tidak akan memberikan data, karena akan sangat mudah didapati kalo seandainya anda menanyakannya kepada yang lebih tahu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya harap dengan adanya UU Pornografi ini. Bisa jadi tonggak awal untuk kedepannya mempelopori perbaikan moral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(penulis adalah seorang yang pernah bobrok moralnya, dan sekarang aktif untuk memperbaikinya. Insya Allah.)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-2283193066841926389?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/2283193066841926389/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=2283193066841926389' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2283193066841926389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2283193066841926389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/09/huuuufhhh-akhirnya.html' title='Huuuufhhh.. Akhirnya...'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-2299370852979628613</id><published>2008-09-16T04:09:00.000+02:00</published><updated>2008-09-16T04:12:23.716+02:00</updated><title type='text'>Puasa dan apapun itu...</title><content type='html'>Sebelas bulan penuh keringat, akan segera dihapus dengan sebulan penuh perenungan. Kita diibaratkan "mandi besar" pada bulan ini. Ya, tidak berlebihan mengingat banyak dan bahkan seabrek keutamaan pada bulan yang "konon" dinamakan bulan seribu bulan. Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Identitas Ramadhan itu sendiri tak lepas dari puasa dan tambahan ibadah lainnya. Karena pada bulan ini banyak sekali "iming-iming" yang disajikan. Mulai dari rahmat sampai pengampunan dosa. Sehingga tak sedikit dari kita berlomba-lomba pada bulan ini untuk mendapatkan keutamaannya. Allah memang Maha Adil dan Maha Kuasa. Subhanak ya Robb !&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa. Lebih identik dengan bulan Ramadhan (bulan seribu berkah). Jikalau kita sodorkan kata puasa pada anak SD, pasti yang ada dibayangan mereka adalah bulan Ramadhan. Mengapa ? Entahlah.. Mungkin karena "doktrin" puasa itu ko terkesan lebih gencar saat bulan Ramadhan saja. Jarang kita menemukan "doktrin-doktrin" yang lain di bulan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari berbagai cerita yang muncul saat bulan Ramadhan ini, adalah cerita bahwa tidur di bulan Puasa adalah ibadah.&lt;br /&gt;Berikut Hadits dan penjelasannya…&lt;br /&gt;“Tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah, diamnya setara tasbih, amal ibadahnya dilipatgandakan (pahalanya), doanya dikabulkan, dan dosanya diampuni” (HR. Al-Bayhaqi)&lt;br /&gt;Al-Bayhaqi menilai hadis ini dhaif, al-Suyuthi dan al-Munawi mengamininya.&lt;br /&gt;Kedhaifan hadis dikarenakan dalam sanadnya terdapat Ma’ruf bin Hisan, seorang perawi yang dhaif, dan Sulayman bin ‘Amr al-Nakha’i yang dinilai sebagai sosok pendusta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan masih banyak cerita lain, yang menurut saya pribadi sah-sah saja. Selama itu bisa membuat kita merasa terpacu untuk melakukan pekerjaan yang berguna bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disayangkan, dibalik banyaknya berkah yang muncul saat bulan ini. Banyak pula musibah yang bisa kita lihat secara nyata. &lt;br /&gt;Ada 'amar ma'ruf nahi munkar, malah kepleset menjadi 'amar munkar. *Aplikasinya bisa diterjemahkan sendiri.&lt;br /&gt;Ada istilah setan dibelenggu dibulan ini, tapi masih adaaaaaaaaa saja setan-setan berkeliaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solusi ?&lt;br /&gt;Yah.. Solusi ada diri sendiri. Dari 'azzam yang kuat untuk beribadah dibulan ini sampai melakukan nafilah-nafilah baik yang lain. Tapi alangkah lebih baik lagi seandainya semua kebaikan tersebut tidak hanya stagnan di bulan ini. Melainkan ada pula di bulan-bulan yang lain. Dan tidak menutup kemungkinan bagi kita untuk terus "mandi besar" dibulan yang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus sucikan diri, dengan puasa atau apapun itu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(penulis adalah orang biasa yang berusaha menerjemahkan kebaikan dalam tulisan)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-2299370852979628613?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/2299370852979628613/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=2299370852979628613' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2299370852979628613'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2299370852979628613'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/09/puasa-dan-apapun-itu.html' title='Puasa dan apapun itu...'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-3947839730610249116</id><published>2008-09-14T02:15:00.000+02:00</published><updated>2008-09-14T02:16:35.284+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Senandung Hari (untuk 'dia')</title><content type='html'>Jika sempat mengingatku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolong ceritakan indah jingga ketika menjemput senja ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kabarkan aku kemana angin membawa rinduku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai malam menyelimuti senja dengan jubah kelamnya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sempat mengingatku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisikkan aku pabila bulan datang mengendap…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temani aku dalam kedinginan yang perlahan matikan rasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritakan aku sebuah dongeng sebagai tangga bagiku menuju alam sana…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai ‘Dia’…&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sempat mengingatku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hembuskan sejuk embun yang akan menjemputku dari lelap malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai aku kembali dari peraduanmu… disana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sempat mengingatku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beri aku perlindungan dari amarah panas mentari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hibur aku dengan elegi pelangi setelah hujan yang membawa kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tutup mataku dari realita memiliki kehilangan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Genggam tanganku saat aku terbuai dalam jenak alam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan berikan aku cahaya, cahaya indah yang menyatakan bahwa diam tak lebih dari sekedar bisu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sempat mengingatku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabarkan aku bagaimana hari menjemput bulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana detik berpadu dengan saat melahirkan tahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana tubuh berpaling dari kumalnya lelah, bermain bersama canda&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-3947839730610249116?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/3947839730610249116/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=3947839730610249116' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/3947839730610249116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/3947839730610249116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/09/senandung-hari-untuk-dia.html' title='Senandung Hari (untuk &apos;dia&apos;)'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-3791604640385217480</id><published>2008-09-11T02:03:00.003+02:00</published><updated>2008-09-11T02:35:19.724+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Nge-Syai... (Nge-Teh)</title><content type='html'>Panas malam itu terasa menguap. Lelah bercampur ngantuk bergeliat di seluruh urat saraf yang ada di badanku. Lampu-lampu merah jalan redup-redam menyinari jalan yang padat. Pinggiran jalan berjejer warung-warung menyediakan penganan ber-sahur. Wajar saja, sekarang sudah pukul 01.24 pagi waktu Kairo. Dan aku masih termangu berdiri dalam bis yang pengap itu. Setelah berkunjung ke kediaman orang nomor satu Nahdlatul Ulama Kairo, Ust. Mukhlason Jalaluddin, Lc. Bis yang tadi kutumpangi dari kawasan Rabea Adawea angkuh menembus desakan kendaraan-kendaraan lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisiran pandanganku menangkap sesuatu yang biasa. Tapi unik. Deru bis yang kutumpangi mengiringi khayalku kemana-mana. Ya, di sana. Di sana segerombolan lelaki setengah baya hingga dewasa duduk bersama. Seakan tidak ada masalah di otak mereka, bersenda canda dan gurauan hingga pembicaraan serius &lt;span style="font-style:italic;"&gt;dzu&lt;/span&gt; kritik pun dibahas. Di depan mereka meja kecil bundar berdiri. Diatasnya tersedu teh manis, dedaunan mints, dan sekotak rokok. Di samping meja itu pula ada shisha beraroma buah menyeruak turut menyegarkan suasana. Bisa dibilang, inilah kenikmatan pertama sebelum surga. Hehehe...&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segelas teh itu menemani malam mereka, melupakan segalanya.. Larut dalam fenomena aktifitas manis dan kecutnya rasa. &lt;br /&gt;Teguk pertama...&lt;br /&gt;Manis, hangat.. serasa indah... Bagaikan pertama kalinya kita mengenal cinta dan kasih sayang...&lt;br /&gt;Apalagi sembari diselingi hirupan shisha yang kali ini diibaratkan romansa-romansa cinta yang ada saat asmara mengepakkan sayapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teguk kedua...&lt;br /&gt;Mulai kecut, dan kehangatan yang tadi ada terasa berkurang. Begitulah cinta, saat kehangatan yang sebelumnya mendominasi bersama manisnya asmara berkurang. Kecut mulai tumbuh bersama parasit-parasit egoisme. Sekarang tinggal sabar dan ikhlas obatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teguk terakhir...&lt;br /&gt;Pahit, dingin... Itulah cinta, saat kita terlalu larut dalam percintaan. Hingga lupa apa dan kepada siapa kita mencinta. Indikasi dari hal ini bisa berupa antipatinya seseorang pada cinta, atau bahkan dendam membara kepada cinta. Lho, cinta ko disalahkan ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaaa begitulah manusia, selalu mencari kambing hitam. Bagaikan menghirup teh, tak pernah ada yang mau meminumnya hingga ampas terakhir. Selalu mencari kenikmatan. Kalau tak mau meminum ampasnya, jangan lupa menyaring tehnya. &lt;br /&gt;Nah, menyaring teh disini adalah selalu memperbaiki niat dalam mensyukuri nikmat bercinta.&lt;br /&gt;Cinta itu dari Allah, dan kita bertugas menyebarkan cinta-Nya di muka bumi ini kepada makhluk lainnya. Dan apabila kita bisa membuat orang lain mencintai-Nya, itu merupakan sebuah pekerjaan yang mulia. Maka nikmat Tuhan yang mana yang engkau dustakan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aaah.. khayalku sudah terlalu jauh. Melayang hingga melampaui bulan. Dan aku lupa bahwa aku ada pada pusat poros berputarnya bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat baru lahir aku ingin berlari, orang-orang memaksaku untuk merangkak, dan aku patuh.(Filantropi)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-3791604640385217480?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/3791604640385217480/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=3791604640385217480' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/3791604640385217480'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/3791604640385217480'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/09/nge-syai-nge-teh.html' title='Nge-Syai... (Nge-Teh)'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-2885233188863153473</id><published>2008-09-08T21:09:00.000+02:00</published><updated>2008-09-08T21:10:54.176+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islami'/><title type='text'>Darinya Mengalir Kemuliaan</title><content type='html'>Bukan! Bukan Ramadannya saja. Bukan juga karena puasanya saja. Ramadan adalah imbas dari kemuliaannya. Karenanya Ramadhan menjadi bulan paling mulia. Adalah haadzal kitaab laa raiba fiih, hudal lil muttaqiin. Adalah al-Quran. Sebagai tempat diturunkannya, Makkah dan Madinah menjadi tanah suci (al-haraam). Sebagai nabi pembawa risalahnya, Rasulullah menyandang pemimpin dan kehormatan para nabi (imaam dan sayyidul anbiyaa` ). Begitu pun manusia, ia bisa tiba-tiba terhormat dan dimuliakan karena pengaruh al-Quran. Maka jangan bingung mencari kemuliaan carilah itu dengan, dalam dan bersama al-Quran. Bahkan Rasulullah sendiri menegaskan, “Ahli Qur`an adalah Ahli Allah dan hambaNya yang memiliki tempat khusus di sisiNya” (HR Ahmad)&lt;br /&gt;Tapi berhati-hatilah, sebagaimana kitab suci ini bisa memuliakan, ia pun bisa menghinakan, sebagaimana ia mengangkat, pun ia bisa menjatuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbanyak tilawah untuk mempermudah aplikasi..&lt;br /&gt;Karena kita terus diingatkan dan diingatkan (tadzkiir min ba’di tadzkiir). Pengaruh wirid harian sangat terasa ; baik dalam pemahaman, penghayatan dan pengamalan . Tapi pengaruhnya sangat tergantung dari motivasi, semangat dan cara pandang saat akan dan sedang tilawah. Hati-hati juga dengan nada sinis tanda ketidak berdayaan seperti selentingan, “Ah.. buat apa baca berjuz-juz tapi tidak difahami..!!.” Ungkapan ini nampak bijak dan dalam tapi rentan menyesatkan. Sebab sering dijadikan alasan orang-orang apologis atau orang-orang lemah yang sebenarnya belum terbiasa membaca al-Quran secara kontinyu dan teratur. Ungkapan boleh terucap bagi mereka yang memang biasa membaca al-Qur’an perhari dalam jumlah yang bombastis. Sederhana saja, seperti tawshiyah’amaliyyah Imam Syahid, “minimal satu juz perhari” tanpa menafikan tujuan tertinggi dari tilawah itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa Pengaruh al- Quran&lt;br /&gt;Islam tidak menghendaki seorang daiyah muslimah hanya mengajak orang lain saja sementara dirinya terlupakan (Al Baqarah : 44 ). Dia harus mempersiapkan dirinya untuk memiliki jiwa dan kepribadian. Dengan demikian dia akan mampu memenuhi tuntutan dakwah dan menunaikan tugas dan kewajibannya dengan baik. Adapun diantara penyiapan diri itu adalah persiapan ruhiyah yang dihasilkan dari interaksi dengan Al Quran. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Al Quran merupakan mashdar hayât al-mu`min (sumber hidup dan kehidupan mukmin). Ia harus senantiasa dibaca, ditelaah, kemudian diamalkan. Dan yang terpenting al Quran adalah salah satu sumber kekuatan ruhiyah. Ia sangat berpengaruh dalam diri seorang daiyah. Adapun beberapa pengaruh tersebut antara lain sebagai berikut :&lt;br /&gt;Pertama, sarana pembenahan ruhiyah. Dalam surat al Muzammil ayat 4  dijelaskan bahwa tilawah al Quran dilakukan secara tartîl. Surat ini juga menyebutkan bahwa tilawah adalah amalan kedua setelah qiyam lail. Tidak dipungkiri lagi pengaruh kedua amalan ini dalam menguatkan ruhiyah. Disamping pahala membacanya, al Quran merupkan ruh yang memberikan kekuatan maknawiyah. Siapa pun yang sunguh-sungguh membaca dan mentadabburinya akan merasakan pengaruhnya. Hati menjadi hidup. Setan akan hengkang bahkan ditundukan. Ridha Allah Swt. akan diraih . Manisnya iman bisa dirasakan, karena ada semacam kesejukan tersendiri saat bersamanya. Kesungguhan membaca, menelaah, dan mengamalkan al-Quran akan menciptakan wibawa, keelokan prilaku, juga menjadikan pelakunya cinta kepada Allah. Syaikhul Islam Ibnu Taimiya menyatakan, “fungsi tilawah  dan zikir bagi hati ibarat fungsi air bagi ikan”. &lt;br /&gt;Kedua, sebagai penawar dan penentram hati (QS Al-Isra ayat 82, Yunus ayat 57 )&lt;br /&gt;Tiada suatu hari dalam kehidupan Daiyah muslimah yang boleh dibiarkan berlalu tanpa tilawah Al Quran. Karena setiap sesuatu mempunyai noda, sedang yang menyebabkan hati ternoda adalah lalai dari dzikrullah dan memperturutkan hawa nafsu. Tilawah Al Quran merupakan sebaik-baiknya dzikir. Ia begitu efektif membersihkan noda-noda, bahkan menjadikan hati bekilau-bercahaya. Ia mampu menjadi obat dan penawar bagi penyakit-penyakit hati. Ia juga bisa berperan sebagai pelipur hati dikala duka, gundah dan kesulitan menghimpit. Setiap kali muslimah tilawah dan menambah frekuensi tilawahnya maka ia akan semakin bertambah rasa cinta dan rindunya untuk bertemu dengan Dzat yang diingatnya. &lt;br /&gt;Ketiga, sumber hidayah dan ilmu pengetahuan. Ibnu Masud mengatakan, “Apabila kamu menginginkan pengetahuan maka selidikilah Al Quran itu, sebab didalamnya terkandung khazanah ilmu baik dari orang-orang terdahulu hingga mereka yang menyusul dikemudian hari.” &lt;br /&gt;Kemuliaan yang diberikan kepada pembaca Al Quran sangat banyak baik di dunia ataupun di akhirat kelak. Amru bin Ash Ra. mengatakan, “barang siapa membaca Al Quran maka telah diletakkan tingkat kenabian disekitar kanan-kirinya, hanya saja dia tak didatangi wahyu.”&lt;br /&gt;Generasi awal telah memberikan keteladanan dalam interaksi dengan Alquran. Hati mereka tertambat erat dengan Allah. Hal ini dikarenakan mereka merasakan betul getaran ilahiyah yang terpancar dari kalâmullâh. Tak heran jika ia meninggalkan pengaruh yang begitu mendalam.&lt;br /&gt;Ibnu Abbas berkata, “Jika kamu membaca surat Albaqoroh dan Ali Imran dengan perlahan-lahan dan tertib serta dapat kesempatan untuk mengenangkan artinya, maka yang demikian itu adalah lebih baik dari pada membaca seluruh Alquran dengan cara tergesa-gesa dan tak karuan.”&lt;br /&gt;Demikian selayaknya para daiyah muslimah dalam membenahi kepribadiannya dengan dan berdasarkan Al Quran. Sebagaimana dirinya telah diterangi cahaya Al Quran, maka dia pun akan mampu menerangi dunia dengan kepribadiannya itu &lt;br /&gt; Imacik Diwan, Lc.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-2885233188863153473?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/2885233188863153473/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=2885233188863153473' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2885233188863153473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2885233188863153473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/09/darinya-mengalir-kemuliaan.html' title='Darinya Mengalir Kemuliaan'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-5305493944981429623</id><published>2008-06-27T14:50:00.000+03:00</published><updated>2008-06-27T14:51:53.018+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islami'/><title type='text'>Menunda Menikah Demi Menuntut Ilmu</title><content type='html'>eramuslim – Pernikahan yang diserukan oleh Islam merupakan fitrah dan sunah para Nabi dan Rasul (manusia pilihan yang sempurna). Meneladani mereka merupakan hal yang sangat dituntut. Pernikahan yang barakah Insya Allah banyak melahirkan timbulnya sunnah hasanah (kebiasaan baru yang baik). Bahkan Rasulullah pernah menjanjikan kebaikan dengan berkata "Kawinilah orang-orang yang masih sendirian diantara kamu, sehingga Allah akan memperbaiki akhlak mereka, meluangkan rezeki mereka dan menambah keluhuran mereka."            &lt;br /&gt;    Dalam hadist dengan derajat shahih Rasulullah SAW bersabda "Tiga golongan orang yang pasti mendapat pertolongan Allah, yaitu mukatab yang bermaksud untuk melunasi perjanjiannya, orang yang menikah dengan maksud memelihara kehormatannya dan yang berjihad di jalan Allah." (HR Turmudzi, An Nasa'i, Al Hakim dan Daruquthni). Bahkan Rasulullah pernah memberi peringatan bagi orang-orang yang urung menikah dengan berkata "Bukan termasuk golonganku orang yang merasa khawatir akan terkungkung hidupnya karena menikah kemudian ia tidak menikah." (HR Thabrani).            &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Demikian tingginya kedudukan pernikahan dalam Islam sehingga menikah merupakan jalan menyempurnakan separuh agama. Rasulullah SAW bersabda: "Apabila seorang hamba telah berkeluarga berarti ia telah menyempurnakan separuh agamanya . Maka takutlah kepada Allah terhadap separuh yang lainnya." (HR Ath-Thabrani).&lt;span class="fullpost"&gt;           &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Bagaimana jika timbulnya keinginan menunda pernikahan karena suatu sebab yang lainnya, misalnya menuntut ilmu (Agama Islam)? Baiklah, sebelum kita dapati jawaban atas pertanyaan diatas, kita lihat dalam beberapa ayat Alquran berikut tentang keutamaan menuntut ilmu.           &lt;br /&gt;     "Allah mengangkat orang-orang yang beriman dari kalian dan orang-orang yang diberi ilmu dengan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui segala apa yang kalian lakukan." (QS 58:11)&lt;br /&gt;    "Katakanlah: Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang yang tidak mengetahui? Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran." (QS. 39:9)            &lt;br /&gt;    "Kami tiada mengutus Rasul-rasul sebelum kamu (Muhammad) melainkan beberapa orang laki-laki yang kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tidak mengetahui." (QS. 21:7)            &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Bahkan seruan menuntut ilmu dikatakan oleh Rasulullah pada hadist shahih berikut, Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa menempuh suatu jalan dalam rangka menuntut ilmu (agama) maka akan Allah mudahkan baginya jalan menuju surga. Dan sesungguhnya para malaikat senantiasa meletakkan sayapnya bagi orang-orang yang menuntu ilmu (thalibul ilmi). Para penghuni langit dan bumi sampai ikan-ikan di dalam air pun akan memintakan ampun kepada Allah bagi orang-orang alim dibandingkan 'abid (ahli ibadah) bagaikan keutamaan bulan purnama atas semua bintang. Sesungguhnya para ulama itu pewaris nabi. Dan para nabi tidaklah mewariskan dinar maupun dirham tapi hanyalah mewariskan ilmu. Maka barangsiapa mengambil warisan itu berarti dia telah mendapatkan keuntungan besar." (HR Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban).            &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;    Dalam ayat berikut ini didapati adanya beberapa amalan besar yang boleh ditunda pelaksanaannya demi menuntut ilmu agama. Allah SWT bersabda: "Tidak sepantasnya bagi orang-orang mukmin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan diantara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberikan peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya." (QS. 9:122).            &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;    Ada sebuah riwayat dari Imam Ibnul Jauzi rahimullah menyatakan: "Dan sungguh salafus shalih lebih mengutamakan ilmu atas segala sesuatu. Maka antara lain diriwayatkan bahwa Imam Ahmad tidak menikah kecuali setelah berusia lebih dari 40 tahun."           &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;    Dalam riwayat lain diceritakan bahwa Abu Bakar bin Al Anbari diberikan hadiah seorang budak wanita, maka ketika beliau masuk menemui budak tersebut untuk berjima' dengannya, beliau berfikir untuk memecahkan suatu masalah ilmiah dalam bidang agama. Budak itu kemudian menyendiri dari beliau. Dan beliau berkata: "Keluarkanlah budak ini dan bawalah pada pedagang budak". Mendengar ucapan beliau budak wanita tersebut bertanya: "Apakah aku mempunyai kesalahan?" Beliau menjawab:"Tidak, tetapi hatiku disibukkan denganmu, apapula nilaimu sehingga bisa menghalangi aku dari ilmuku".            &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Dalam kitab Jami'ul Bayanil Ilmi wa Fadhlihi oleh Ibnu Abdil Barrahimahullah menjelaskan bahwa ada dua hukum dalam menuntut ilmu, yaitu: Fardhu 'ain yaitu yang harus kita fahami segala kewajiban dalam agama dan cara pengamalannya. Contohnya: perkara tauhid, sholat lima waktu, dan larangan berzina, mabuk dan lain-lain. Fardhu kifayah yaitu bila kita menuntut ilmu agama tentang dalil-dalil keterangan agama dan penelitian tentang riwayat-riwayat dalil tersebut.            &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Kewajiban menuntut ilmu yang diserukan oleh Rasulullah SAW tidak memandang umur dan jenis kelamin. Rasulullah bersabda: "Menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap muslim". (HR Ahmad, Ahsan).            &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Berdasarkan realita yang ada, banyak terjadi dikalangan muda-mudi Islam yang menemui hambatan dalam menuntu ilmu setelah menikah. Yang laki-laki disebabkan karena direpoti oleh kesibukan dalam mencari nafkah bagi keluarga dan yang perempuan disibukkan oleh tugas-tugasnya sebagi istri dan mengurus anak.            &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Jika demikian menunda menikah demi menuntut ilmu adalah mulia atau paling tidak menuntut ilmu agama untuk bekal kehidupan berumah tangga dan dalam mendidik anak. Tapi hal tersebut tidak dianjurkan bagi mereka yang memastikan bahwa dirinya tidak akan menemui masalah dan terganggu dalam menuntut ilmu apabila dirinya telah menikah.&lt;br /&gt;Bahkan bagi dirinya sangat dianjurkan untuk segera menikah demi menghindari kemaksiatan.            &lt;br /&gt;    Nah sekarang, pertanyaan diatas telah terjawab, bahwa tidak mengapa jika seseorang mengambil keputusan untuk menunda menikah karena alasan yang jelas yaitu ingin menuntut ilmu. Dengan berilmu manusia dapat menjaga dirinya dari segala permasalahan yang dihadapinya (termasuk didalamnya problema kehidupan berumah tangga) seperti yang telah tercantum pada QS. 9:122 agar selamat dunia dan akhirat. Semoga dengan demikian langkah kita semakin mantap dalam menentukan sikap untuk memilih keutamaan yang lebih utama dari keutamaan yang lainnya. Selamat memilih! Wallahu a'lam bishshowaab (Rasyahanifah@netscape.net)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-5305493944981429623?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/5305493944981429623/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=5305493944981429623' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5305493944981429623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5305493944981429623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/06/menunda-menikah-demi-menuntut-ilmu.html' title='Menunda Menikah Demi Menuntut Ilmu'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-3267437402184579121</id><published>2008-06-27T14:49:00.000+03:00</published><updated>2008-06-27T14:50:11.657+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islami'/><title type='text'>Bila Aku Jatuh Cinta</title><content type='html'>Cinta. Sebuah kata singkat yang memiliki makna luas. Walaupun belum teridentifikasi secara pasti, namun eksistensi cinta diakui oleh semua orang. Al-Ghazali mengatakan cinta itu ibarat sebatang kayu yang baik. Akarnya tetap di bumi, cabangya di langit dan buahnya lahir batin, lidah dan anggota-anggota badan. Ditujukan oleh pengaruh-pengaruh yang muncul dari cinta itu dalam hati dan anggota badan, seperti ditujukkanya asap dalam api dan ditunjukkanya buah dan pohon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Cinta sejati hanyalah pada Rabbul Izzati. Cinta yang takkan bertempuk sebelah tangan. Namun Allah tidak egois mendominasi cinta hamba-Nya. Dia berikan kita cinta kepada anak, istri, suami, orang tua, kaum muslimin. Tapi cinta itu tentu porsinya tidak melebihi cinta kita pada Allah, karena Allah mengatakan, “Katakanlah! ‘Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, kaum keluargamu, harta-benda yang kamu usahakan, perdagangan yang kamu khawatiri akan merugi dan rumah tangga yang kamu senangi (manakala itu semua) lebih kamu cintai dari pada Allah dan Rasul-Nya dan berjiha di jalan-Nya, maka tunggulah keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.”&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;            Prestasi kepahlawanan para pejuang tidak terlepas dari pengaruh cintanya seorang pemuda kepada pemudi. Umar bin Abdul Aziz berhasil memenangkan pertarungan cinta sucinya kepada Allah dari pada cinta tidak bertuannya kepada seorang gadis. Tidak ada yang salah pada cinta. Berusahalah menempatkannya pada tempat, waktu dan sisi yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Ya Allah, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabbana, jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu, rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, jika aku rindu, jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan syurga-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu, jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu, jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Ya Allah Engaku mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah berjumpa pada taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-Mu. Kokohkanlah ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengna limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu. (Yesi Elsandra, special untuk yang saling mencintai karena-Nya)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-3267437402184579121?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/3267437402184579121/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=3267437402184579121' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/3267437402184579121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/3267437402184579121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/06/bila-aku-jatuh-cinta.html' title='Bila Aku Jatuh Cinta'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-8949539736210050606</id><published>2008-06-27T14:48:00.000+03:00</published><updated>2008-06-27T14:49:06.833+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Artikel Cinta</title><content type='html'>Cinta adalah sebuah karya dalam dunia yang kecil, bersembunyi dengan manis disetiap hati manusia, akan menyerebak dengan harum ketika sentuhan kecil itu menyentuh hati tanpa ragu, sehingga kamu lupa kapan kamu pernah mencintai seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah kerahmatan yang diberikan padamu sejak kau pertama kali bernafas di dunia, bersama hembusan kasihnya menemani karpet merah kehidupanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah sebuah penerimaan tanpa sebuah tuntutan, dia bukan sebuah keegoisan untuk setiap ketidakberdayaan, tapi dia adalah penopang untuk setiap kekalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah kepasrahan jiwa, sebuah keindahan tanpa sebuah kecemburuan, karena cemburu akan menjadikan cinta sebagai awal sebuah perpecahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah keikhlasan untuk terus memberi, tanpa harus mendapatkan sesuatu dari apa yang telah diberi, dia murni bagai air yang terus mengalir mengenangi tanah-tanah gersang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah sebuah ungkapan tanpa suara, ia terbaca dengan sikap, tatapan mata dan melodi jeritan hati yang akan terdengar oleh hati-hati manusia yang memiliki seribu cinta dihatinya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pecinta sejati adalah mereka yang tidak pernah menyiakan waktu mereka untuk berujar ï¿½Aku mencintaimuï¿½, tetapi nafas, sikap dan tatapan mereka adalah sebuah ungkapan tanpa butuh sebuah jawaban dan pembalasan untuk setiap cinta yang pernah dia berikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pecinta sejati bukanlah orang yang memuja cinta, dia memberikan ribuan cinta, kasih dan sayang dengan tangan-tangannya dan terus meniupkan helaian demi helaian mawar cinta untuk setiap orang disekelilingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pecinta sejati adalah kekasih yang tak perlu banyak bicara untuk sebuah jalinan kasih, dia memberikan pita-pita cinta untuk setiap kado yang akan diberikan kepada orang yang dicintainya setiap menitnya, tak pernah lelah untuk terus mencintai dan tak pernah menuntut untuk mendapatkan kesempurnaan kekasihnya, tetapi ia membiarkan kekasihnya tumbuh dengan dewasa dengan cinta yang ia berikan, memberi bimbingan ketika kekasihnya salah arah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pecinta sejati, bukanlah mereka yang bodoh untuk mencintai orang-orang yang hanya bisa menuntut, meminta hak, memberikan ribuan kecemburuan yang akan menghujamnya hingga luapan kemarahan akan membuatnya untuk berhenti bersama mereka walaupun ia tak akan berhenti untuk mencintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pecinta sejati adalah mereka yang memiliki pendirian untuk mencintai seseorang, mereka adalah orang dengan insting tajam yang tahu kepada siapa mereka akan berjalan seumur hidupnya, memberikan kediaman terdamai di dunia untuknya dan kekasih sejatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pecinta sejati adalah mereka yang selalu menggenggam tangan kekasihnya dengan erat, merangkul sahabat-sahabatnya, memberi sebuah jawaban untuk setiap pertanyaan tanpa amarah tetapi dengan senyuman yang menyejukkan jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pecinta sejati bukanlah pujangga picisan yang berteriak tanpa pembuktian, yang berjalan tanpa tentu arah, ia berjalan dengan keharuman yang akan ia semerbakkan untuk membangunkan emosi yang lain untuk bisa saling mencintai, karena sesungguhnya manusia adalah untuk saling mencintaiï¿½.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pecinta sejati adalah mereka yang tak pernah berhenti untuk mencintai seseorang walau waktu mereka telah habis di dunia, walau matanya tertutup dalam panggilan suci-Nya, cintanya akan terus ada mengiringi kehidupan-kehidupan lain yang akan terus berjalan dan yang akan mengenang semua cinta yang pernah diberikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah ungkapan cinta dari sudut kecil mata hatiku, setiap ia menyentuh tanpa ragu, diungkapkan untuk menyentuh hati para pecinta yang masih berusaha untuk mencinta, punya segudang cinta yang akan terus diberikan untuk mereka yang dicintainya, untuk Tuhan, keluarga, kekasih dan orang disekelilingnya. CINTA akan menuntun hidupmu lebih baik, bersama keanggunannya akan membuat hatimu lebih indah dan auramu lebih cantik. Salam dariku untuk para pecinta.... We still fight in love... hope u are the true lovers.... :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Regrads&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nofriza Nindiyasari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-: Sarikata.com :-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengirim : Nofriza Nindiyasari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Own Collection&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel ID : 6927&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-8949539736210050606?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/8949539736210050606/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=8949539736210050606' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8949539736210050606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8949539736210050606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/06/artikel-cinta.html' title='Artikel Cinta'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-6625167255976339243</id><published>2008-06-27T14:46:00.000+03:00</published><updated>2008-06-27T14:47:46.509+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islami'/><title type='text'>Berdialog dengan Satu Detik</title><content type='html'>Berdialog dengan "SaTu DeTiK"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari aku duduk dan menghadapkan&lt;br /&gt;hati ini ke hadirat Allah sambil menyesali rentangan usia yang telah&lt;br /&gt;kulalui. Kupanggil satu detik dari waktu hidupku. Aku katakan&lt;br /&gt;kepadanya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(+) Aku harap agar engkau mau kembali lagi&lt;br /&gt;kepadaku, supaya aku dapat menggunakanmu untuk berbuat kebajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(-) Sesungguhnya tidak ada waktu yang sudi&lt;br /&gt;berkompromi untuk berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(+) Wahai detik......aku memohon, kembalilah&lt;br /&gt;padaku agar aku dapat memanfaatkanmu dan mengisi kekuranganku pada&lt;br /&gt;dirimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(-) Bagaimana aku dapat kembali kepadamu,&lt;br /&gt;padahal aku telah tertutup oleh perbuatan-perbuatanmu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(+) Coba lakukanlah hal yang mustahil itu&lt;br /&gt;dapat kembalilah padaku. Betapa banyak detik-detik selain kamu yang&lt;br /&gt;juga aku sia-siakan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(-) Seandainya kekuasaan ada di tanganku,&lt;br /&gt;pastilah aku kembali kepadamu, namun tiada kehidupan bagiku. Dan itu&lt;br /&gt;terlipat oleh lembaran-lembaran amalmu dan diserahkan kepada Allah&lt;br /&gt;swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(+) Apakah mustahil, jika engkau kembali lagi&lt;br /&gt;kepadaku, padahal saat ini engkau sedang berbicara kepadaku ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(-) Sesungguhnya detik-detik dalam kehidupan&lt;br /&gt;manusia, ada yang dapat menjadi kawan setianya dan ada kalanya ia&lt;br /&gt;menjadi musuh besarnya. Aku adalah termasuk detik-detik yang menjadi&lt;br /&gt;musuhmu dan yang akan menjadi saksi atas kamu di hari kiamat kelak.&lt;br /&gt;Mungkinkah akan bertemu, dua orang yang&lt;br /&gt;saling bermusuhan ?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(+) Aduh, alangkah menyesalnya aku. Betapa&lt;br /&gt;aku telah sering menyia-nyiakan detik-detik dalam perjalanan hidupku!&lt;br /&gt;Tetapi sekali lagi aku mohon sekiranya engkau sudi kembali kepadaku,&lt;br /&gt;niscaya aku akan beramal saleh "di dalammu" yang pernah aku tinggalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka detik itupun terdiam, tidak mengeluarkan&lt;br /&gt;sepatah kata pun. Aku pun lantas memanggilnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(+) Wahai detik, tidakkah engkau dengar&lt;br /&gt;panggilanku ? Kumohon jawablah.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(-) Wahai orang yang lalai akan dirinya,&lt;br /&gt;wahai orang yang menyia-nyiakan waktu-waktunya...........Tahukah kamu,&lt;br /&gt;saat ini, demi mengembalikan satu detik saja, sesungguhnya kamu telah&lt;br /&gt;menyia-nyiakan beberapa detik dari umurmu. Mungkinkah engkau dapat&lt;br /&gt;mengembalikan mereka pula ? Namun aku hanya dapat berpesan kepadamu,&lt;br /&gt;"Sesungguhnya segala perbuatan yang baik&lt;br /&gt;itu menghapuskan (dosa) segala perbuatan yang buruk".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, wahai sahabatku bersegeralah......,&lt;br /&gt;beramallah, bersungguh-sungguhlah, bertakwalah kepada Allah dimana pun&lt;br /&gt;engkau berada. Ikutilah perbuatan buruk itu dengan perbuatan baik,&lt;br /&gt;niscaya perbuatan baik itu akan menghapusnya, dan bergaullah dengan&lt;br /&gt;sesama manusia dengan budi pekerti yang luhur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dikutip dari "Efisiensi Waktu Konsep Islam")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari posting Zubir Agusman di milis Isnet.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-6625167255976339243?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/6625167255976339243/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=6625167255976339243' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/6625167255976339243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/6625167255976339243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/06/berdialog-dengan-satu-detik.html' title='Berdialog dengan Satu Detik'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-8106682488035410665</id><published>2008-06-19T01:58:00.001+03:00</published><updated>2008-06-19T02:03:04.585+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Discovering Egypt's Summer</title><content type='html'>&lt;a href="http://img338.imageshack.us/my.php?image=sinaibarucopygz0.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://img338.imageshack.us/img338/6983/sinaibarucopygz0.th.jpg" border="0" alt="Free Image Hosting at www.ImageShack.us" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://img604.imageshack.us/content.php?page=blogpost&amp;files=img338/6983/sinaibarucopygz0.jpg" title="QuickPost"&gt;&lt;img src="http://imageshack.us/img/butansn.png" alt="QuickPost" border="0"&gt;&lt;/a&gt; Quickpost this image to Myspace, Digg, Facebook, and others!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-8106682488035410665?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/8106682488035410665/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=8106682488035410665' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8106682488035410665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8106682488035410665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/06/discovering-egypts-summer.html' title='Discovering Egypt&apos;s Summer'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-3210708903363491910</id><published>2008-06-16T00:13:00.001+03:00</published><updated>2008-06-16T00:15:40.188+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Apa Ice Cream Favorit kamu ?</title><content type='html'>VANILA&lt;br /&gt;Kamu ceria dan impulsive. Dari lahir kamu memang diberkahi pembawaan yang suka ambil resiko. Kamu punya cita” yang tinggi terhadap diri kamu sendiri dan gak bakal nyerah sebelum cita” mu tercapai. Dalam menjalin hubungan kamu dikenal sebagai orang yang setia dan serius. Kamu menikmati punya hubungan yang mendalam dengan sahabat dan keluargamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;COKLAT&lt;br /&gt;Kamu kreatif dan berenergi. Kamu punya sifat dramatis dan antusias dalam menjalani kehidupan. Kamu jago bersosialisasi dan kalau kamu pergi ke pesta, kamu selalu menjadi si ratu pesta. Kamu menikmati jadi pusat perhatian. Karena memang sifatmu suka tantangan, kamu gampang bosan dengan hal” rutin yang monoton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;COOKIES N CREAM&lt;br /&gt;Kamu orang yang optimis dan pede dengan dirimu sendiri. Penampilanmu cenderung simpel karena kamu memang gak begitu doyan dandan. Prinsipmu adl lebih baik bikin orang jatuh cinta karena kepribadianmu dan bukan karena tampangmu. Kamu ramah dan punya rasa hormat sama siapa aja. Karena itulah orang lain senang berada di dekatmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KACANG&lt;br /&gt;Kamu seorang perfeksionis yang selalu menyusun rencana untuk kehidupanmu. Buat kamu, hidup tanpa jadwal sama saja dengan bunuh diri! Kamu bertanggung jawab dan bias memimpin. Itulah sebabnya teman” mu selalu menjadikan kamu ketua kelompok apa saja. Kamu juga orang yang kompetitif. Buat kamu, persaingan adl cara untuk menyalurkan adrenalin yang berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;STRAWBERRY&lt;br /&gt;Kamu pemalu dan perasa. Kamu suka menyimpan perasaanmu, jangan sampai terlihat oleh orang lain. Kamu mudah tersentuh oleh hal” kecil. Kamu juga orang yang gampang curiga. Apapun yang dikatakan orang, kamu gak akan percaya sebelum kamu liat sendiri. Kamu punya opini sendiri dan bisa keras dalam mempertahankan pendapatmu. Kamu sedikit introvert dan bisa keras pada dirimu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CHOCO CHIP&lt;br /&gt;Kamu murah hati dan friendly. Kalu ada teman yang kesulitan, kamu selalu jadi orang pertama yang menawarkan bantuan. Gak heran kalau semua orang pada berebut untuk jadi temanmu. Kamu juga kompetitif dan bisa agresif untuk mencapai tujuan. Kamu sangat menikmati olahraga dan sering jadi juara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PISANG&lt;br /&gt;Kamu easy going dan santai. Kamu punya rasa prcaya diri yang patut diacungi jempol. Kamu mudah beradaptasi dengan lingkungan baru dan karenanya kamu gampang menjali pertemanan dengan siapa saja. Entah itu miss popular di sekolah sampai satpam yang menjaga kompleks perumahanmu. Kamu punya sifat jujur, empati dengan orang lain, dan berbakat jadi pendengar yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;credits: reea_chan@TripleChangjo_indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-3210708903363491910?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/3210708903363491910/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=3210708903363491910' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/3210708903363491910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/3210708903363491910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/06/apa-ice-cream-favorit-kamu.html' title='Apa Ice Cream Favorit kamu ?'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-7444203291571415221</id><published>2008-06-15T16:40:00.000+03:00</published><updated>2008-06-15T16:43:19.663+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>God Only Knows</title><content type='html'>&lt;div class="entry-content"&gt;    &lt;div class="entry-body"&gt;     &lt;p&gt;Dear God,&lt;br /&gt;Thanks for the air I breathe today&lt;br /&gt;Thanks for a chance to open my eyes again&lt;br /&gt;I know it, that you love me this way&lt;br /&gt;And I know it, you will shine in my darkest night&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;I will always pray the best for you...&lt;br /&gt;My Darling&lt;br /&gt;God only knows how much I miss you...&lt;br /&gt;I miss you&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;I love you so deeply... but I hate to let you know&lt;br /&gt;Cause I know it, that  you leave me this way&lt;br /&gt;And the pain is killing me in the darkest night&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;I will always pray the best for you...&lt;br /&gt;My Darling...&lt;br /&gt;God only knows how much I miss you...&lt;br /&gt;I miss you&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Best Regard for Morning Star, especially for Sha...&lt;/p&gt;    &lt;/div&gt;       &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-7444203291571415221?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/7444203291571415221/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=7444203291571415221' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/7444203291571415221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/7444203291571415221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/06/god-only-knows.html' title='God Only Knows'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-752887785156181081</id><published>2008-06-12T22:06:00.001+03:00</published><updated>2008-06-12T22:06:56.759+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Exhausted</title><content type='html'>Biarkan sejenak kutinggalkan, lepaskanlah aku...aku lelah...!&lt;br /&gt;Aku mencoba tak perduli dengan semua nanti&lt;br /&gt;Aku mencoba tak peduli dengan kesedihan ini&lt;br /&gt;Aku sudah cukup lelah dan bosan dengan kehampaan hidup ini&lt;br /&gt;Aku sudah terlalu penat berusaha bersikap apatis dan pasif seperti ini&lt;br /&gt;Aku ingin kembali ke hidupku yang seperti dulu&lt;br /&gt;Aku ingin menjadi diriku yang lalu&lt;br /&gt;Dengan wajah baru...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-752887785156181081?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/752887785156181081/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=752887785156181081' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/752887785156181081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/752887785156181081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/06/exhausted.html' title='Exhausted'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-8032803551830802443</id><published>2008-06-12T22:04:00.000+03:00</published><updated>2008-06-12T22:05:34.399+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Surrender or Revenge ?</title><content type='html'>Sayatan hening keras lukai jiwa. Seakan ada kehidupan lain di dada yang turut berontak. Teriak bahwa keadilan telah mati ditikam kerakusan nafsu. Tapi jiwa hanya bisa meronta dan berlindung di balik kelemahan bernama cinta dan kasih sayang yang telah diperkosa oleh birahi. Kini hanya ada durjana yang mengklaim dirinyalah penguasa dunia. Dan semua kegelapan terbahak sementara semesta meratapi kekalahan batin yang ternyata tak selamanya bisa memenangkan pergolakan iman. Repihan asmara terbang sirna bersama harmoni keindahan simfoni derai tawa. Kini senja takkan datang, hanya gelap yang akan selimuti dunia hingga waktu yang tak terduga. Terlalu banyak sudah air mata hingga laut pun menangis. Terlalu panas sudah angkara hingga matahari meredup kalah pada amarah manusia. Kapankah ini akan berakhir ?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini belum dan entah kapan akan berakhir. Seiring dengan hidup manusia. Ini akan berakhir saat manusia tak ada lagi di dunia ini. Mungkin.&lt;br /&gt;Dan jiwa takkan pernah terobati, hanya bisa meringis sesali wujudnya yang halus dan hadirnya yang sia-sia. Tak bisa mengalahkan nafsu yang kian merajalela kuasai hati manusia bertahtakan birahi sebagai mahkotanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jiwa...jiwa.. Malang nian hadirmu..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratapilah apa yang ada di depanmu, rasakan sakitnya... Cinta kini takkan bisa mengobatimu dengan rindunya. Yang ada kini hanya raungan perih sebuah cinta yang retak dan berkarat termakan zaman yang berwajah banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, hanya Yang Abadi yang kan kembalikan semuanya kepada semula. Siramkan kesempurnaan-Nya pada hayat. Bersihkan noda dan segarkan hasrat akan kebaikan dan keindahan bersama nama-Nya.&lt;br /&gt;Tiup jiwa menuju kesadaran akan kuatnya cinta bersama-Nya yang abadi. Hanya cinta-Nya. Cinta yang dianugerahkan oleh-Nya pada para pencinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*maaf iaaah...tulisannya rada ngaco...soalnya kebawa esmosi...:D&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-8032803551830802443?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/8032803551830802443/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=8032803551830802443' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8032803551830802443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/8032803551830802443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/06/surrender-or-revenge.html' title='Surrender or Revenge ?'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-4016331351199194199</id><published>2008-06-12T22:02:00.000+03:00</published><updated>2008-06-12T22:03:47.217+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Ngoceh (lagi..)</title><content type='html'>Kuakui aku tak cukup kuat dengan kelemahan ini&lt;br /&gt;Hanya saja kucoba berucap dengan lidah kelu ini&lt;br /&gt;Tapi gagal&lt;br /&gt;Kucoba lagi untuk menuliskan kata yang tepat lukiskan perasaan ini&lt;br /&gt;Tapi juga gagal&lt;br /&gt;Diambang keputusasaan, kulukiskan perasaan dalam indahnya pelangi&lt;br /&gt;Agar aku merasa bahwa aku tak sendiri&lt;br /&gt;Kucoba terbangkan sedih ini bersama angin&lt;br /&gt;Agar ia berhembus dan tiupkan kebahagiaan&lt;br /&gt;Tapi, lagi-lagi gagal&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai, air...&lt;br /&gt;Tenangnya dikau mengalir&lt;br /&gt;Sabar meniti tiap-tiap relung bebatuan terjal&lt;br /&gt;Dan dengan pasti capai harapan dalam lautan yang dalam dan luas&lt;br /&gt;Aku ingin sepertimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai, awan...&lt;br /&gt;Putihnya indahmu&lt;br /&gt;Beri keteduhan bagi orang lain&lt;br /&gt;Walau terkadang kau tahan tangismu hingga timbulkan gerimis&lt;br /&gt;Dan perlahan bantu bumi tumbuhkan anak pinaknya anugrah&lt;br /&gt;Aku ingin sepertimu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai kau, simfoni..&lt;br /&gt;Mengalun halus dan indah&lt;br /&gt;Tenangkan hati dan lalu mengisinya&lt;br /&gt;Walau kutahu kau tak tercipta dengan mudah&lt;br /&gt;Dan kau adalah ungkapan dia yang terbungkam&lt;br /&gt;Dalam perih mimpi buruk dan cerianya mimpi indah&lt;br /&gt;Aku ingin sepertimu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku akan menjadi diriku&lt;br /&gt;Bukan menjadi dirimu, atau kalian&lt;br /&gt;Aku hanya ingin seperti kalian, bukan menjadi diri kalian&lt;br /&gt;Dalam wujudku yang sempurna&lt;br /&gt;Dan dalam anugrah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua tak bisa terungkap dengan mudah&lt;br /&gt;Semua butuh pengorbanan&lt;br /&gt;Tapi bukan cinta...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*I will always pray the best for you...cepet sembuh ya, teh...!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-4016331351199194199?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/4016331351199194199/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=4016331351199194199' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/4016331351199194199'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/4016331351199194199'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/06/ngoceh-lagi.html' title='Ngoceh (lagi..)'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-2442590965339413636</id><published>2008-06-12T22:00:00.001+03:00</published><updated>2008-06-12T22:02:13.269+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Rainbow ?</title><content type='html'>Pelangi...&lt;br /&gt;Entah sejak kapan rasa itu ada. Aku yakinkan ini hanya sebuah rasa biasa. Tak lebih dari sebuah ketertarikan antara pria dan wanita. Tapi, semakin lama aku semakin ingin mengenalmu lebih dekat dan nyata.&lt;br /&gt;Aku tidak percaya ini bisa terjadi padaku. Aku merutuk betapa bodohnya diriku. Tapi keingintahuanku rangsang pikiranku selalu tertuju padamu. Dan kau mungkin tak tahu betapa bahagianya aku saat kau bersedia menerimaku dan mengenalku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelangiku... Entah apa kau rela pabila kusapa engkau sebagai pelangiku...&lt;br /&gt;Aku sempat merasa bahwa akulah lelaki anginmu. Tapi, cepat-cepat kupupuskan perasaan itu. Aku tak ingin ada yang terluka antara kau dan aku. Melihatmu bahagia saja itu sudah cukup bagiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelangiku...&lt;br /&gt;Menyaksikanmu membenci rindumu, kau berkata bahwa kau tak serapuh dulu hingga kau abaikan aku bagai angin dengan ungkapan, "Ah..Dasar Angin..!". &lt;span class="fullpost"&gt;Membuatku ingin mengenalmu lebih dari apa yang aku tahu. Tapi segera aku musnahkan rasa itu. Ku tak mau kau merasa terganggu dengan hadirku. Kau terusik karenaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelangiku...&lt;br /&gt;Memang, memendam rasa ini tak mudah bagiku. Tak juga gampang untuk kuungkap sekarang. Aku takkan pernah menyesali setiap detik perkenalanku denganmu. Aku tak mau mengharap terlalu jauh pada posisiku dan keadaanmu. Biarlah rasa ini aku jaga sendiri dalam hatiku. Dan aku cukup bahagia dengan itu, walau harus membunuh sisi hipokrat dalam diriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau benar-benar seperti pelangiku, dan aku hanya bisa menatapmu...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-2442590965339413636?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/2442590965339413636/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=2442590965339413636' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2442590965339413636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2442590965339413636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/06/rainbow.html' title='Rainbow ?'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-4512195104797665198</id><published>2008-06-03T15:28:00.005+03:00</published><updated>2008-06-03T15:38:10.147+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Karakteristik Berdasarkan Bulan Lahir</title><content type='html'>JANUARI&lt;br /&gt;- Suka mendidik dan dididik.&lt;br /&gt;- Sangat mudah melihat kelemahan orang lain dan suka mengkritik.&lt;br /&gt;- Rajin dan setiap yang dibuat selalu menghasilkan keuntungan.&lt;br /&gt;- Suka berbenah atau bersih-bersih dan hal-hal yang serba teratur.&lt;br /&gt;- Bersifat sensitif,  berfikiran mendalam.&lt;br /&gt;- Pandai mengambil hati orang lain.&lt;br /&gt;- Pendiam kecuali telah dirangsang.&lt;br /&gt;- Agak pemalu dan mendambakan tumpuan yang bisa dipercayai.&lt;br /&gt;- Mudah mendisiplinkan diri sendiri.&lt;br /&gt;- Badannya sehat tetapi mudah diserang influensa.&lt;br /&gt;- Bersikap romantik tetapi tidak pandai memamerkannya atau memperlihatkannya.&lt;br /&gt;- Cukup sayang pada anak-anak.&lt;br /&gt;- Suka berdiam  di rumah.&lt;br /&gt;- Setia pada segala-galanya.&lt;br /&gt;- Perlu belajar untuk hidup bersosialisasi.&lt;br /&gt;- Mempunyai rasa cemburu yang sangat tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FEBRUARI&lt;br /&gt;- Berfikiran abstrak.&lt;br /&gt;- Suka pada benda yang real dan abstrak.&lt;br /&gt;- Inteligent, bijak dan jenius.&lt;br /&gt;- Memiliki kepribadian yang mudah  berubah.&lt;br /&gt;- Mudah menawan hati orang lain.&lt;br /&gt;- Agak pendiam, pemalu dan rendah diri.&lt;br /&gt;- Jujur dan setia pada segalanya.&lt;br /&gt;- Keras hati untuk mencapai tujuan.&lt;br /&gt;- Tidak suka dikekang.&lt;br /&gt;- Mudah memberontak apabila dikekang.&lt;br /&gt;- Emosinya mudah terluka dan sangat sensitif.&lt;br /&gt;- Mudah memamerkan dan memperlihatkan amarahnya.&lt;br /&gt;- Suka berkawan tapi kurang memamerkannya.&lt;br /&gt;- Sangat berani dan suka memberontak.&lt;br /&gt;- Bercita-cita tinggi dan suka berangan-angan&lt;br /&gt;- Optimis untuk merealisasikan impiannya.&lt;br /&gt;- Pemerhatian yang tajam.&lt;br /&gt;- Suka hiburan dan suka akan benda yang bersifat seni.&lt;br /&gt;- Sangat romantik pada dalamannya tetapi tidak pada luarannya.&lt;br /&gt;- Berkecenderungan pada benda yang tahyul.&lt;br /&gt;- Amat mudah dan boleh menjadi terlalu boros.&lt;br /&gt;- Harus belajar untuk memamerkan emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MARET&lt;br /&gt;- Berkepribadian yang menarik dan menawan&lt;br /&gt;- Mudah didampingi.&lt;br /&gt;- Sangat pemalu dan pemendam rasa.&lt;br /&gt;- Sangat baik, jujur, pemurah dan mudah simpati.&lt;br /&gt;- Sangat sensitif pada perkataan yang dituturkan dan alam sekitar.&lt;br /&gt;- Suka pada kedamaian.&lt;br /&gt;- Sangat peka kepada orang lain.&lt;br /&gt;- Sesuai dengan kerjanya yang memberi khidmat kepada orang lain.&lt;br /&gt;- Tidak cepat marah dan sangat baik hati.&lt;br /&gt;- Tahu membalas dan mengenang budi orang.&lt;br /&gt;- Pemerhatian dan penilaian yang sangat tajam.&lt;br /&gt;- Kecenderungan untuk mendendam jika tidak dikontrol.&lt;br /&gt;- Suka berangan-angan.&lt;br /&gt;- Suka melancong.&lt;br /&gt;- Sangat manja dan suka diberi perhatian yang sangat tinggi.&lt;br /&gt;- Kelam kabut dalam memilih pasangan.&lt;br /&gt;- Suka dengan hiasan rumah tangga.&lt;br /&gt;- Punya bakat seni dalam bidang musik.&lt;br /&gt;- Kecenderungan kepada benda yang istimewa dan bagus.&lt;br /&gt;- Terlalu moody.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APRIL&lt;br /&gt;- Sangat aktif dan dinamik.&lt;br /&gt;- Cepat bertindak buat keputusan tetapi cepat menyesal.&lt;br /&gt;- Sangat menarik dan pandai memanjakan diri.&lt;br /&gt;- Punya daya mental yang sangat kuat.&lt;br /&gt;- Suka diberi perhatian.&lt;br /&gt;- Sangat diplomatik (pandai membujuk, berkawan dan pandai&lt;br /&gt;menyelesaikan masalah orang).&lt;br /&gt;- Sangat berani dan tidak ada perasaan takut.&lt;br /&gt;- Suka petualangan, pengasih, penyayang, sopan santun dan pemurah.&lt;br /&gt;- Emosi cepat terusik, try to control the emotion.&lt;br /&gt;- Kecenderungan bersifat dendam.&lt;br /&gt;- Agresif, kelam kabut untuk membuat keputusan.&lt;br /&gt;- Kuat daya ingatan.&lt;br /&gt;- Gerak hati yang sangat kuat.&lt;br /&gt;- Pandai mendorong diri sendiri dan memotivasikan orang lain.&lt;br /&gt;- Berpenyakit di sekitar kepala dan dada.&lt;br /&gt;- Sangat cemburu dan terlalu cemburu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;MEI&lt;br /&gt;- Kekerasan hati dan degil.&lt;br /&gt;- Kuat semangat dan bermotivasi tinggi.&lt;br /&gt;- Pemikiran yang tajam.&lt;br /&gt;- Mudah marah apabila tidak dikontrol.&lt;br /&gt;- Pandai menarik hati orang lain dan menarik perhatian.&lt;br /&gt;- Perasaan yang amat mendalam.&lt;br /&gt;- Cantik dari segi mental dan fisik.&lt;br /&gt;- Tidak perlu dimotivasikan.&lt;br /&gt;- Tetap pendirian tetapi mudah dipengaruhi oleh orang lain.&lt;br /&gt;- Mudah dibujuk.&lt;br /&gt;- Bersikap sistematik (otak kiri).&lt;br /&gt;- Suka berangan-angan.&lt;br /&gt;- Kuat daya firasat, memahami apa yang terlintas di hati orang lain tanpa diberitahu.&lt;br /&gt;- Bagian telinga dan leher mudah diserang penyakit.&lt;br /&gt;- Daya khayal yang tinggi.&lt;br /&gt;- Pandai berdebat.&lt;br /&gt;- Fisik yang baik.&lt;br /&gt;- Kelemahan sistem pernafasan.&lt;br /&gt;- Suka sastra,seni dan musik serta melancong.&lt;br /&gt;- Tidak berapa suka duduk atau diam di rumah.&lt;br /&gt;- Tidak boleh duduk diam.&lt;br /&gt;- Tidak punya banyak anak.&lt;br /&gt;- Rajin dan bersemangat tinggi.&lt;br /&gt;- Agak boros.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JUNI&lt;br /&gt;- Berfikiran jauh dan berwawasan.&lt;br /&gt;- Mudah digunakan atau dimanfaatkan orang karena sikap baik.&lt;br /&gt;- Berperangai lemah lembut.&lt;br /&gt;- Mudah berubah sikap, perangai, idea dan mood.&lt;br /&gt;- Idea yang terlalu banyak di kepala.&lt;br /&gt;- Bersikap sensitif.&lt;br /&gt;- Otaknya aktif (senantiasa berfikir).&lt;br /&gt;- Sukar melakukan sesuatu dengan segera.&lt;br /&gt;- Bersikap suka menunda-nunda.&lt;br /&gt;- Bersikap terlalu memilih dan selalu mau yang terbaik.&lt;br /&gt;- Cepat marah dan cepat sejuk.&lt;br /&gt;- Suka berbicara dan berdebat.&lt;br /&gt;- Suka membuat lawakan atau lelucon dan bergurau.&lt;br /&gt;- Otaknya cerdas berangan-angan.&lt;br /&gt;- Mudah dan pandai berkawan.&lt;br /&gt;- Orang yang sangat tertib.&lt;br /&gt;- Pandai memamerkan sikap.&lt;br /&gt;- Gampang berkecil hati.&lt;br /&gt;- Mudah terkena influensa.&lt;br /&gt;- Suka berbenah atau bersih-bersih&lt;br /&gt;- Cepat merasa bosan.&lt;br /&gt;- Sikap terlalu memilih dan cerewet.&lt;br /&gt;- Kurang memamerkan perasaan.&lt;br /&gt;- Lambat sembuh apabila hatinya terluka.&lt;br /&gt;- Mudah menjadi eksekutif.&lt;br /&gt;- Kedegilan yang tidak terkontrol.&lt;br /&gt;- Mempunyai prinsip: siapa yang memuji saya adalah musuh saya&lt;br /&gt;tetapi siapa menegur saya adalah kawan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JULI&lt;br /&gt;- Sangat senang apabila didampingi.&lt;br /&gt;- Banyak berahasia dan sukar dimengerti, terutama laki-laki.&lt;br /&gt;- Agak pendiam kecuali dirangsang.&lt;br /&gt;- Tak  suka menyusahkan orang lain tapi tidak marah apabila disusahkan.&lt;br /&gt;- Mudah dibujuk.&lt;br /&gt;- Sangat menjaga hati atau perasaan orang lain.&lt;br /&gt;- Sangat ramah.&lt;br /&gt;- Emosi sangat mendalam tapi mudah terluka hatinya.&lt;br /&gt;- Berjiwa sentimental.&lt;br /&gt;- Jarang mendendam.&lt;br /&gt;- Mudah memaafkan tapi sukar melupakan.&lt;br /&gt;- Membimbing secara fisik dan mental.&lt;br /&gt;- Sangat peka, pengasih serta penyayang.&lt;br /&gt;- Melayani semua orang dengan sama.&lt;br /&gt;- Daya simpati yang tinggi.&lt;br /&gt;- Pemerhatian yang tajam.&lt;br /&gt;- Suka menilai orang lain.&lt;br /&gt;- Mudah dan rajin belajar.&lt;br /&gt;- Suka mengenang peristiwa atau kawan lama.&lt;br /&gt;- Suka berdiam diri.&lt;br /&gt;- Suka duduk atau diam di rumah.&lt;br /&gt;- Suka menunggu kawan tapi tidak mencari kawan.&lt;br /&gt;- Tidak agresif kecuali terpaksa.&lt;br /&gt;- Lemah dari segi kesehatan perut.&lt;br /&gt;- Mudah gemuk apabila tidak mengontrol makanan melalui diet.&lt;br /&gt;- Minta disayangi.&lt;br /&gt;- Mudah terluka hati tapi lambat untuk pulih.&lt;br /&gt;- Rajin dalam bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AGUSTUS&lt;br /&gt;- Suka bergurau.&lt;br /&gt;- Sopan santun dan perhatian terhadap orang lain.&lt;br /&gt;- Berani dan tidak mengenal kata takut.&lt;br /&gt;- Orangnya agak tegas dan bersikap kepemimpinan.&lt;br /&gt;- Pandai membujuk orang lain.&lt;br /&gt;- Terlalu pemurah dan bersikap ego.&lt;br /&gt;- Nilai harga diri yang sangat tinggi.&lt;br /&gt;- Haus akan pujian.&lt;br /&gt;- Semangat juang yang luar  biasa.&lt;br /&gt;- Cepat marah dan mudah mengamuk.&lt;br /&gt;- Mudah marah apabila perkataannya dilawan.&lt;br /&gt;- Sangat cemburu.&lt;br /&gt;- Cepat berfikir.&lt;br /&gt;- Fikiran yang berdikari.&lt;br /&gt;- Suka memimpin dan dipimpin.&lt;br /&gt;- Sifat suka berangan.&lt;br /&gt;- Berbakat dalam seni lukis, hiburan dan silat.&lt;br /&gt;- Cepat ditimpa penyakit.&lt;br /&gt;- Belajar untuk relax.&lt;br /&gt;- Sikap kelam kabut.&lt;br /&gt;- Romantik, pengasih, penyayang.&lt;br /&gt;- Suka mencari kawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEPTEMBER&lt;br /&gt;- Sangat sopan santun.&lt;br /&gt;- Sangat cermat, teliti dan teratur.&lt;br /&gt;- Suka menegur kesalahan orang lain dan mengkritik.&lt;br /&gt;- Pendiam tapi pandai dalam bercakap-cakap.&lt;br /&gt;- Sikap sangat cool, sangat baik dan mudah simpati.&lt;br /&gt;- Kerja yang dilakukan sangat sempurna.&lt;br /&gt;- Sangat sensitif tetapi tidak diketahui.&lt;br /&gt;- Orang yang banyak berfikir.&lt;br /&gt;- Otak bijak dan mudah belajar.&lt;br /&gt;- Suka mencari maklumat.&lt;br /&gt;- Kontrol diri untuk tidak terlalu mengkritik.&lt;br /&gt;- Pandai mendorong diri  sendiri.&lt;br /&gt;- Mudah memahami orang lain (daya firasat yang tinggi)&lt;br /&gt;karena banyak menyimpan rahasia.&lt;br /&gt;- Suka akan hiburan dan melancong.&lt;br /&gt;- Kurang menunjukan perasaannya.&lt;br /&gt;- Luka hatinya sangat lama disimpan.&lt;br /&gt;- Terlalu memilih pasangan.&lt;br /&gt;- Sistematik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OKTOBER&lt;br /&gt;- Menyukai orang yang sayang padanya.&lt;br /&gt;- Suka mengambil jalan tengah.&lt;br /&gt;- Sangat menawan dan sopan santun.&lt;br /&gt;- Kecantikan luar dan dalam.&lt;br /&gt;- Tidak pandai berbohong dan berpura-pura.&lt;br /&gt;- Mudah rasa simpati, baik, lebih mementingkan kawan.&lt;br /&gt;- Senantiasa berkawan.&lt;br /&gt;- Hatinya mudah terusik tetapi merajuknya tak lama.&lt;br /&gt;- Cepat marah.&lt;br /&gt;- Tidak menolong orang kecuali diminta.&lt;br /&gt;- Suka melihat dari perspektifnya sendiri.&lt;br /&gt;- Tidak suka terima pandangan orang lain.&lt;br /&gt;- Emosi yang mudah terusik.&lt;br /&gt;- Suka berangan dan pandai bercakap.&lt;br /&gt;- Emosi yang kelam kabut.&lt;br /&gt;- Daya firasat yang sangat kuat (terutama perempuan).&lt;br /&gt;- Suka melancong, bidang sastra dan seni.&lt;br /&gt;- Pengasih, penyayang dan lemah lembut.&lt;br /&gt;- Romantik dalam percintaan.&lt;br /&gt;- Mudah terusik hati dan cemburu.&lt;br /&gt;- Ambil berat tentang orang lain.&lt;br /&gt;- Suka kegiatan luar.&lt;br /&gt;- Orang yang adil.&lt;br /&gt;- Boros dan mudah dipengaruhi sekitarnya.&lt;br /&gt;- Mudah patah semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NOVEMBER&lt;br /&gt;- Banyak ide.&lt;br /&gt;- Sukar untuk dimengerti atau difahami sikapnya.&lt;br /&gt;- Berfikiran ke depan.&lt;br /&gt;- Berfikiran unik dan bijak.&lt;br /&gt;- Penuh dengan idea-idea baru yang luar biasa.&lt;br /&gt;- Pemikiran yang tajam.&lt;br /&gt;- Daya firasat yang sangat halus dan tinggi.&lt;br /&gt;- Bagus untuk jadi Dokter.&lt;br /&gt;- Cermat dan teliti.&lt;br /&gt;- Sifat yang berahasia, pandai mengorek dan mencari rahasia.&lt;br /&gt;- Banyak berfikir, kurang bicara tetapi mesra.&lt;br /&gt;- Berani, pemurah, setia, dan sabar.&lt;br /&gt;- Terlalu degil dan keras hati.&lt;br /&gt;- Apabila mau akan diusahakan sehingga berhasil.&lt;br /&gt;- Tidak suka marah kecuali digugat.&lt;br /&gt;- Cara berfikir yang lain dari orang lain.&lt;br /&gt;- Otak yang sangat  tajam.&lt;br /&gt;- Pandai mendorong diri sendiri.&lt;br /&gt;- Tidak menghargai pujian.&lt;br /&gt;- Kekuatan semangat dan daya juang yang sangat tinggi dan&lt;br /&gt;apabila hendak sesuatu akan mencoba sampai berhasil.&lt;br /&gt;- Badan yang tough.&lt;br /&gt;- Kasih sayang dan emosi yang sangat mendalam.&lt;br /&gt;- Romantik.&lt;br /&gt;- Tidak pasti dengan hubungan kasih sayang.&lt;br /&gt;- Suka duduk atau diam di rumah.&lt;br /&gt;- Sangat rajin dan berkemampuan tinggi.&lt;br /&gt;- Amanah, jujur setia dan pandai berahasia.&lt;br /&gt;- Tidak berapa berjaya dalam mengontrol emosi.&lt;br /&gt;- Bercita-cita tinggi.&lt;br /&gt;- Perangai tidak dapat diramal dan mudah berubah-ubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DESEMBER&lt;br /&gt;- Sangat setia dan pemurah.&lt;br /&gt;- Bersifat patriotik.&lt;br /&gt;- Sangat aktif dalam permainan dan pergaulan.&lt;br /&gt;- Sikap kurang sabar dan tergesa-gesa.&lt;br /&gt;- Bercita-cita tinggi.&lt;br /&gt;- Suka menjadi orang yang berpengaruh dalam organisasi.&lt;br /&gt;- Senang apabila didampingi.&lt;br /&gt;- Suka bergaul dengan orang.&lt;br /&gt;- Suka dipuji, diberi perhatian dan suka dibelai.&lt;br /&gt;- Sangat jujur.&lt;br /&gt;- Tidak pandai berpura-pura.&lt;br /&gt;- Cepat marah.&lt;br /&gt;- Perangai yang berubah-ubah.&lt;br /&gt;- Tidak ego walaupun harga diri yang sangat tinggi.&lt;br /&gt;- Benci apabila dikekang.&lt;br /&gt;- Suka bergurau.&lt;br /&gt;- Pandai membuat lelucon dan berfikir dengan logika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;KAMU YANG MANA????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;** ENJOY&lt;br /&gt;Dapet dari Mbak &lt;a href="http://cintaitumerah.multiply.com/journal/item/122/KARAKTERISTIK_BERDASARKAN_BULAN_KELAHIRAN"&gt;Cinta itu merah&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-4512195104797665198?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/4512195104797665198/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=4512195104797665198' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/4512195104797665198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/4512195104797665198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/06/karakteristik-berdasarkan-bulan-lahir.html' title='Karakteristik Berdasarkan Bulan Lahir'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-3094859764470939064</id><published>2008-05-18T22:05:00.002+03:00</published><updated>2008-05-18T22:09:05.015+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Ujian</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span class="”fullpost”"  style="font-family:verdana;"&gt;Selamat &lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:130%;"&gt;Menempuh&lt;/span&gt; Ujian &lt;span style="font-family:courier new;font-size:180%;"&gt;Termin ke-Dua&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span class="”fullpost”"   style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Waffaqonallah jami'al A'maal&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ma'at tamaniyyat bit taufiq wan najah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-3094859764470939064?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/3094859764470939064/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=3094859764470939064' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/3094859764470939064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/3094859764470939064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/05/ujian.html' title='Ujian'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-6895207581086732571</id><published>2008-05-07T09:04:00.001+03:00</published><updated>2008-05-07T10:29:23.956+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Fana 6th</title><content type='html'>Pagi itu tak terlalu cerah. Kabut kelabu sembunyikan cantiknya biru langit hari itu. Dan hari tampak lelah berpacu dengan sang renta waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;Aku masih terduduk di sisi pagoda tinggi yang menjulang menantang langit. Bersandar pada bebatuan abu-abu hijau lumut. Menatap kosong ke depan. Lukaku belum terlalu sembuh. Dan mungkin masih mengeluarkan darah dan penderitaan dalam hatiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melamun dan sejenak mengingat saat itu.&lt;br /&gt;Saat aku berjalan bersama yang kukasihi. Aku merasa seolah aku sangat bisa membahagiakannya. Hingga aku lupa bahwa hidup tak sekedar untuk cinta. Aku berusaha memberi apa yang diinginkannya. Hingga suatu saat cakar iblis berkedok "sang terpercaya "mengintip di balik semak persahabatanku. Dan ia menghunus, menunggu saat tepat untuk tusukkan belati khianat dan rebut sang kekasih dariku.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mungkin aku takkan separah ini terluka andai saja dia bukan sahabatku. Ia tusuk punggungku dan peras iba kasihku. Hingga aku menjadi seorang yang tak mudah lagi percaya.&lt;br /&gt;Aku ingat, bahwa tak selamanya teman bisa menjadi wajan tempat kita menumpahkan rahasia. Apalagi dia yang berkedok "sang terpercaya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perih itu kembali mengiris. Mengeluarkan darah. Dan kini, aku lebih memilih hidup sendiri. Daripada mati untuk disakiti. Sambil menanti izrail menjemput dan peluk ragaku dengan sayapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merenggang.... Sesak nafas ini. Distorsi detak jantung berdegup kencang. Menandakan hidupku tak tergantung waktu lagi.&lt;br /&gt;Hingga suara itu datang....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan karena alasan duniawi dan dipisahkan di ujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta... terus hidup... sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan..."*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang bukan saatmu, kau hidup karena cinta. Dan matimu juga akan dikorbankan demi cinta. Cinta bukanlah manis yang akan kehilangan rasanya pabila bertemu dengan pahit. Tapi cinta adalah manis yang bisa dirasakan dalam kepahitan. Nikmati cintamu, reguk indahnya dalam limpahan pahala."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bangkit dan sadar. Ternyata aku salah memaknai cinta. Aku terlalu mengharap padanya.&lt;br /&gt;Dan bibir lirih berucap, "Nikmati hidupmu dengannya, dan biarkan aku menjemput &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;p&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;e&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;l&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;g&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;i&lt;/span&gt;ku. Hingga ucapkan selamat tinggal pada hari."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;Fana tersedu, ia kembali ke peraduannya. Di samping pagoda saksi akan keindahan cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Kahlil Gibran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-6895207581086732571?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/6895207581086732571/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=6895207581086732571' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/6895207581086732571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/6895207581086732571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/04/fana-6th.html' title='Fana 6th'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-6791735785562574025</id><published>2008-05-05T14:42:00.003+03:00</published><updated>2008-05-05T15:16:15.662+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islami'/><title type='text'>Remaja lagi..lagi... dan lagi...</title><content type='html'>Sebelum nulis postingan ini, terlintas di kepala saya. "Aduuuh, ujian-ujian ko masih bisa update postingan sih ? Segimana sih persiapan kamu, fan ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hiks..hiks... saya ga bisa ngasih alasan. Saya juga heran, ko keinginan menulis lebih besar ya ? Apa mungkin ini akibat radiasi rasa stress tatkala ujian yah ? Apalagi sekarang dilanda dehidrasi dompet stadium akut. Hiks..hiks...&lt;br /&gt;*malah jadi ajang curhat....hahay..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu, pas buka FS. Saya sempet kepikiran buat nge-cek inbox message FS. Ternyata ada surat masuk yang berjudul dari... (sengaja saya sembunyikan, belum izin ke orangnya sih...). Ga terbayang sih sebelumnya. Isinya saya kira semacam ucapan atau info. Waahh... kali ini beda sekali. Ada tiga pertanyaan yang sangat mengejutkan.&lt;span class="fullpost"&gt; Dan posisi saya kali ini terjepit. Saya dituntut untuk bisa berfikir 'sedikit' bijaksana. Hehehe... setidaknya...&lt;br /&gt;Isinya saya copy pastekan yah...:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;asla.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;irFan..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt; toLong bantu ** jwab pertanyaan ini..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;apa salah jika seorang wanita ingin menjaga dirinya dengan berupaya sebisa mungkin untuk tidak bersentuhan dengan selain mahramnya ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;namun ketika suatu waktu ia tak sengaja melakukannya karena khilaf, lupa , atau tergoda oleh rayuan syetan..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;dan ketika seseorang mengingatkannya ia menjadi teringat akan kesalahannya..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;apakah termasuk dosa jika seorang perempuan dengan laki2 berjalan berdua dan tak ada yang mereka lakukan kecuali berjalan sambil mengobrol di tempat yang ramai sekalipun namun di tengah keramaian tersebut tidak ada satu orangpun yang mengenal mereka..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;bagaimana dengan seseorang yang berkata bahwa ia ingin "menjaga dirinya" namun perilakunya belum sama dengan perkataannya karena ia tengah berupaya...?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 255, 255);"&gt;tLg jwb pertanyaan **** yang tak tahu menahu ini....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pyuuuh...!&lt;br /&gt;Saya terjebak dalam dilema. Perlu dibutuhkan kesabaran yang sangat untuk bisa menjawab soal ini. Soalnya, ini juga seperti menohok wajah saya. Seolah-olah pertanyaan ini disindirkan untuk saya.&lt;br /&gt;Bismillah saya coba jawab :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 255, 255);font-size:85%;" &gt;Wa'alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***, saudaraku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebelumnya Irfan mau minta maaf klo seandainya jawaban iRfan kurang memuaskan. Soalnya Irfan juga pernah merasakan seperti yang ** alami sekarang. Dan itu merupakan pelangi kisah masa muda IrFan. Tapi, Irfan akan coba jawab dengan kata lain bahwa jawaban IrFan ini tidak mesti muthlak untuk di benarkan hanya saja iRfan akan coba. Semoga saja kita bisa mengambil hikmah di dalamnya. Amien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klo boleh IrFan jawab satu persatu. Irfan akan coba memilah dulu.&lt;br /&gt;Untuk soal yang pertama, wanita yang ingin menjaga dirinya itu memang sudah kewajibannya. Banyak ayat di Quran yang memerintahkan wanita untuk menjaga dirinya dari yang selain mahramnya. Bahkan kepada istri-istri nabi sekalipun. iRfan kagum atas usaha ** untuk hal ini.&lt;br /&gt;Namun apabila tanpa sengaja kita lupa atau khilaf.&lt;di&gt;yang jelas, apa bila kita terlupa dari batas-batas hukum islam baik itu masih dalam koridor kewajaran atau tidak. Kita wajib untuk segera bertaubat dan ber'azam untuk tidak mengulanginya lagi. Sesungguhnya Allah maha Pengasih dan Pengampun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal yang kedua, masalah berjalan berdua di tempat yang ramai.  iRFan lebih memilih mengatakan bahwa kita boleh berjalan berdua dengan orang yang bukan mahram, TAPI dengan membawa serta mahram kita. Walaupun itu tempat yang ramai. Karena itu lebih aman dan lebih condong kepada maslahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan untuk soal yang terakhir, terus terang... iRfan merasa ada sesuatu yang menohok wajah iRfan. iRfan merasa sedikit tersinggung...hehehe...&lt;br /&gt;Tapi itulah manusia, apalagi anak muda. Kita tidak boleh berhenti berusaha. Usah dengarkan omongan orang, tetap usahakan agar niat kita lurus mengharap ridha Allah. Terus berusaha menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi...&lt;br /&gt;Tapi jangan jadikan rambu-rambu agama ini sebagai alasan untuk tidak berkarya dan berkomunikasi dengan dunia. Jadikan ia sebagai pemantau mental kita. Walau iRfan ga bisa nafikan bahwa dorongan jiwa muda untuk kita saat ini lagi kuat-kuatnya. Apalagi dengan objek yang kita temui kesehariaanya seperti itu-itu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aduh.. kepanjangan ya? Wah...&lt;br /&gt;**, ini semua bukan berarti IrFan lebih tahu dari *** atau lebih bijak. Kita sama-sama anak muda. Tapi atas dorongan persaudaraan dan teman. Apalagi tujuan untuk berbagi di media seperti ini. iRfan harap, ** jangan sungkan-sungkan menegur iRfan apabila *** lihat iRfan berbuat salah.&lt;br /&gt;Mohon doa, Irfan akan menempuh ujian termin ke-2. Tanggal 8 Mei ini.&lt;br /&gt;Oiya, untuk lebih jelasnya buka di http://nyebelin-latasyba.blogspot.com/2008/04/cowo-cewe-temenan-no-problem.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam buat keluarga yah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari setelah itu, saya berkesempatan menyapanya di media Yahoo Messenger. Di sana dia cerita banyak tentang masalahnya.(sambil nangis...*katanya sih) Salah satunya adalah omongan orang yang bilang bahwa apa yang dia inginkan sangat jauh dari apa yang dia aplikasikan dalam kesehariaannya. Dalam artian, orang menilai dia belum menjadi seperti apa yang dia inginkan. Susah juga ya... niat baek malah digituin... Kasihan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini saya mengambil pelajaran bahwa dibutuhkan bahasa yang baik untuk menasehati orang. Apalagi kalo orang tersebut memiliki kejiwaan yang lemah. Jangan mudah-mudah mengkritik apalagi mendebat. (masalah debat... saya paling ga suka)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua... ternyata bagi anak muda. Mereka masih merasa terkekang dengan syariat. Padahal syariat itu dibuat bukan untuk mengekang. Tapi merupakan anugrah dari Allah. Supaya kita menjadi mulia. Dan syariat ini hanya bisa diambil dari  al-Quran dan Sunnah. Bukan dari akal. Kalau akal mah, cuman bisa nerima dan mengakses...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By the way, semoga saya terjauh dari riya. Amien&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-6791735785562574025?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/6791735785562574025/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=6791735785562574025' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/6791735785562574025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/6791735785562574025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/05/remaja-lagilagi-dan-lagi.html' title='Remaja lagi..lagi... dan lagi...'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-5008249965170329232</id><published>2008-05-03T23:58:00.004+03:00</published><updated>2008-05-05T16:05:14.294+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Jauh dan kontroversinya</title><content type='html'>Kalo temen-temen Kairo baca tulisan ini pasti ada yang bilang :&lt;br /&gt;"Hahay... ujian bro..ngapain ente nyari2 yang kaya beginian ?"&lt;br /&gt;ada juga yang mungkin bilang...&lt;br /&gt;"Ga ilmiyah blass ! Dari tulisan di blognya semua ga ilmiyah blass ga mencerminkan mahasiswa !!! "&lt;br /&gt;dan berbagai tanggapan lainnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya bisa beralasan,&lt;br /&gt;untuk komentar pertama : "Ane jg ga tahu ko ane bisa nyari-nyari yang beginian, cuman penasaran aja..."&lt;br /&gt;Untuk komentar kedua :"Hohohoho... Anda salah alamat, klo mau nyari yang ilmiyah khas mahasiswa jangan di sini...Mohon baca judulnya...Mending close tab aja deh...hehehe.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari itu semua, saya kali ini hanya mau sedikit merangkum fenomena di balik misteri lagu Jauh yang katanya dinyanyikan oleh Ega, ato Gaby ato Airin dan sebagainya. Hehehe....&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Terus terang, pertama kali saya DL lagu ini dari sebuah postingannya Om djOker di MP. Klo mau baca, klik &lt;a href="http://ngoceh.web.id/"&gt;di sini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Menurut yang saya tangkap (susah-susah euy buat googling ttg lagu ini). Ga ada yang bisa dijadikan patokan pasti. Semuanya berbeda-beda versi, bahkan sampe ada yang nulis hingga 10 versi tentang cerita di balik terciptanya lagu ini. Dan konon, kalau didengerin secara reverse atau dibalik ada pesan rahasia dalam lagu ini.  Banyak yang bilang bahwa kalau kita mendengarkan lagu ini malam-malam, akan terasa aura magis yang didengungkan oleh lagu ini. Sampai-sampai saking penasarannya, ada yang sudi untuk mengurai properties lagu ini sedetail mungkin. Anyway, mungkin ini hanya trik untuk bisa mengangkat popularitas atau kalaupun ini memang cerita yang nyata, sudah sebaiknya kita biarkan saudari kita si Ega/Velina/Gaby untuk istirahat dengan tenang di alam sana. Dan jangan lupa, dunia industri musik kita sekarang lagi marak-maraknya. Mau ga mau kita harus berpaling dari masalah ini dan kembali fokus kepada kemajuan musik Indonesia (hahahhaha....tumben ane bijak ya....:D).&lt;br /&gt;Oiya, ini kalau ada temen" yang penasaran mau lihat tampang serem-nya si Velina/Ega/Gaby. Klik &lt;a href="http://profiles.friendster.com/43969444"&gt;di sini&lt;/a&gt;, tapi siapin mental dulu yah...mohon maaf buat mbak yang bernama Velina/Ega/Gaby. Saya ga bermaksud menjelekkan.&lt;br /&gt;Atau mau lihat wajah-wajah personel Caramel, silakan klik &lt;a href="http://lieagneshendra.blogs.friendster.com/.shared/image.html?/photos/uncategorized/caremel.jpg"&gt;di sini.&lt;/a&gt; Juga &lt;a href="http://lieagneshendra.blogs.friendster.com/.shared/image.html?/photos/uncategorized/1_455351846l.jpg"&gt;di sini.&lt;/a&gt; Atau &lt;a href="http://lieagneshendra.blogs.friendster.com/.shared/image.html?/photos/uncategorized/1_102326669l.jpg"&gt;di sini.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dan yang mau tau info lebih lengkap + link DL lagu itu. Klik&lt;a href="http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=6575"&gt; di sini.&lt;/a&gt; Ada juga ceritanya &lt;a href="http://lieagneshendra.blogs.friendster.com/"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pyuuuuuuuuuh... selesai juga uneg-uneg yang klo ga di salurin, bikin eneg. Akhirnya penasaran ini tetap menjadi penasaran. Hanya Allah lah yang tahu kebenaran dari semua cerita ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*mohon kritik dan sarannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-5008249965170329232?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/5008249965170329232/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=5008249965170329232' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5008249965170329232'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5008249965170329232'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/05/jauh-dan-kontroversinya.html' title='Jauh dan kontroversinya'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-5203050095717832163</id><published>2008-05-01T15:25:00.000+03:00</published><updated>2008-05-01T15:27:02.291+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Fana 5th</title><content type='html'>Fana masih duduk di pagoda harapannya. Menatap ke depan, perhatikan episode demi episode jalan kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ia kembali terjebak dalam satu frame ritmis. Gejolak antara hati dan jiwanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berlari&lt;br /&gt;Takkan menyelesaikan masalah sampai kau berlari ke ujung dunia.(*dari teh inicumatyara)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku sudah terlanjur jauh, dan tak mungkin bagiku untuk kembali. Walaupun aku bisa kembali, aku tak boleh kembali dalam wujudku yang seperti ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi selamanya berlari kau takkan temukan jawabmu, hanya saja cakar ketakutan yang akan kau jumpai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarlah takut peluk aku dalam kelamnya, mungkin saja di sana aku temukan dunia yang bisa akui wujudku di dalamnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kau akan kehilangan jiwa dan cintamu dalam kelamnya ketakutan, hingga suatu saat akan jadikan hidupmu mati dan dingin seperti bumi.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Usah kau nasehati aku, karena nasehatmu akan lemparkan aku ke langit hingga aku jatuh dan terjembab tak kenali diriku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan nasehat saudaraku, tapi ini adalah kata yang kubekali dengan pisau perasaan pabila dia menemui orang yang menentangnya. Dan kubekali dengan perisai kasih pabila ada orang yang ingin berlindung dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat apa berbicara kasih ? Kasih sendiri tak mengerti kemana ia akan berjalan.. Bicarakanlah nafsu, hingga kau akan temui nikmatnya secangkir kepuasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau berbicara tentang nafsu seperti berbicara tentang anak bayi dalam susuan. Kau akan temukan jiwa hitam.(*dari aziz) Sepekat rongrongan kelam masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usah bicarakan masa lalu, seandainya saja kenyataan masa depan masih bersembunyi dariku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau tak sadar, pagi membawamu tatap masa depan. Lalu perlahan ia bergantian dengan siang yang mengajarimu cara mengisi masa kinimu hingga kau rasakan kantuk. Dan dalam buaian malam kau akan resapi apa yang telah kau lakukan dalam masa lalumu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah, aku akan kembali. Tapi tetap dengan berlari. Walau nanti kujatuh, bukan untuk&lt;br /&gt;bangkit. Tapi aku akan terus berlari."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-5203050095717832163?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/5203050095717832163/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=5203050095717832163' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5203050095717832163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5203050095717832163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/05/fana-5th.html' title='Fana 5th'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-2856335187123311522</id><published>2008-04-29T00:04:00.009+03:00</published><updated>2008-04-29T11:09:18.145+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Tololpedia</title><content type='html'>Senin malam Irfan coba iseng keliling-keliling kompleks dunia maya. Ga tau, dapet dari mana link itu. Yang jelas, sambil megang buku aku dengerin lagunya Padi.&lt;br /&gt;Jam saat itu nunjukkin pukul 11.23 malem waktu Kairo. Waaah... otak ini udah butut banget. Hingga akhirnya terdengar sentingan mail masuk di Milis. Yeh... Masalah Pagon lagi-pagon lagi... Kali ini yang ngirim adalah Ustadz Amama. Ya.. gitu deh... debat tentang Pagon dan segala &lt;/span&gt;&lt;span class="”fullpost”"&gt;kontroversinya. Irfan ga mau nulis komen tentang Pagon sekarang. Udah banyak yang berdebat di sana. Dan masing-masing &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kekeuh&lt;/span&gt; sama pendiriannya masing-masing. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Capeks deh&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar penggeledah... Udah tau tamu ga diundang, tetep aja Irfan buka-buka tiap ruangan yang ada di rumahnya &lt;a href="http://migontor.wordpress.com/"&gt;Pak Amama&lt;/a&gt;. Dari link lah... sampe komen dari tetangga sekalipun. Soalnya menarik siiih...&lt;br /&gt;*alasan berikut Irfan tulis di FS aja yah... :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lama bertualang, ga tahu dari mana asalnya Irfan nemuin link yang asyik. Punya &lt;a href="http://ridu.web.id/"&gt;Ridu&lt;/a&gt; yang belakangan ketahuan bernama Ridwan. Hehehe... ade-ade aje nih... Kaya Irfan, masa dipanggil Ipenk sih... huu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Ridu setelah baca-baca, Irfan mampir ke rumahnya &lt;a href="http://anggiemaya.net/blog/"&gt;Mas Anggi&lt;/a&gt;. Waaah.. di sini Irfan nemuin sesuatu yang asyik. Pas ngebaca pertama emang rada-rada provokatif judulnya, pas dipencet...hasilnya seperti &lt;a href="http://tolololpedia.wikia.com/wiki/Fitna"&gt;ini deh&lt;/a&gt;...&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SBY_gFIppvI/AAAAAAAAAFg/IQ-HtlsLQyc/s1600-h/Fitna.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SBY_gFIppvI/AAAAAAAAAFg/IQ-HtlsLQyc/s320/Fitna.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5194409040585271026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah... ternyata, di dunia ini bertabur orang yang kreatif juga yah...&lt;br /&gt;Lumayan deh... refreshing sebentar sebelum akhirnya kembali melahap buku diktat....&lt;br /&gt;Waktu ujian udah countdown nih sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-2856335187123311522?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/2856335187123311522/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=2856335187123311522' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2856335187123311522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/2856335187123311522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/04/tololpedia.html' title='Tololpedia'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SBY_gFIppvI/AAAAAAAAAFg/IQ-HtlsLQyc/s72-c/Fitna.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-5466965995394632610</id><published>2008-04-25T22:54:00.008+03:00</published><updated>2008-04-25T23:06:19.291+03:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islami'/><title type='text'>Titip Ibuku Ya Allah</title><content type='html'>&lt;div id="item_body" class="bodytext" author="ibnuabiihi" author_possessive="ibnuabiihi's"&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left; direction: ltr; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;" Nak, bangun... udah adzan subuh.. Sarapanmu udah ibu siapin di meja..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tradisi ini sudah berlangsung 20 tahun, sejak pertama kali aku bias mengingat. Kini usiaku sudah kepala 3 dan aku jadi seorang karyawan disebuah Perusahaan Tambang, tapii kebiasaan Ibu tak pernah berubah.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;" Ibu sayang... ga usah repot-repot Bu, aku dan adik-adikku udah dewasa"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pintaku pada Ibu pada suatu pagi. Wajah tua itu langsung berubah. Pun ketika Ibu mengajakku makan siang di sebuah restoran. Buru-buru kukeluarkan uang dan kubayar semuanya. Ingin kubalas jasa Ibu selama ini dengan hasil keringatku. Raut sedih itu tak bisa disembunyikan. Kenapa Ibu mudah sekali sedih ? Aku hanya bisa mereka-reka, mungkin sekarang fasenya aku mengalami kesulitan memahami Ibu karena dari sebuah artikel yang kubaca .... orang yang lanjut usia bisa sangat sensitive dan cenderung untuk bersikap kanak-kanak ..... tapi entahlah.... Niatku ingin membahagiakan malah membuat Ibu sedih. Seperti biasa, Ibu tidak akan pernah mengatakan apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Suatu hari kuberanikan diri untuk bertanya, " Bu, maafin aku kalau telah menyakiti perasaan Ibu. Apa yang bikin Ibu sedih ? "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kutatap sudut-sudut mata Ibu, ada genangan air mata di sana . Terbata-bata Ibu berkata, " Tiba-tiba Ibu merasa kalian tidak lagi membutuhkan Ibu. Kalian sudah dewasa, sudah bisa menghidupi diri sendiri. Ibu tidak boleh lagi menyiapkan sarapan untuk kalian, Ibu tidak bisa lagi jajanin kalian. Semua sudah bisa kalian lakukan sendiri ".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Ah, Ya Allah, ternyata buat seorang Ibu .. bersusah payah melayani putra-putrinya adalah sebuah kebahagiaan.&lt;/span&gt; Satu hal yang tak pernah kusadari sebelumnya. Niat membahagiakan bisa jadi malah membuat orang tua menjadi sedih karena kita tidak berusaha untuk saling membuka dirii melihat arti kebahagiaan dari sudut pandang masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Diam-diam aku bermuhasabah. .. Apa yang telah kupersembahkan untuk Ibu dalam usiaku sekarang ?&lt;/span&gt; Adakah Ibu bahagia dan bangga pada putera putrinya ? Ketika itu kutanya pada Ibu, Ibu menjawab, " Banyak sekali nak kebahagiaan yang telah kalian berikan pada Ibu. Kalian tumbuh sehat dan lucu ketika bayi adalah kebahagiaan . Kalian berprestasi di sekolah adalah kebanggaan buat Ibu. Kalian berprestasi di pekerjaan adalah kebanggaan buat Ibu . Setelah dewasa, kalian berprilaku sebagaimana seharusnya seorang hamba, itu kebahagiaan buat Ibu. Setiap kali binar mata kalian mengisyaratkan kebahagiaan di situlah kebahagiaan orang tua."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi aku hanya bisa berucap, &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;" Ampunkan aku ya Allah kalau selama ini sedikit sekali ketulusan yang kuberikan kepada Ibu.&lt;/span&gt; Masih banyak alasan ketika Ibu menginginkan sesuatu. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa sabarnya Ibuku melalui liku-liku kehidupan. Sebagai seorang wanita karier seharusnya banyak alasan yang bisa dilontarkan Ibuku untuk "cuti" dari pekerjaan rumah atau menyerahkan tugas itu kepada pembantu. Tapi tidak! Ibuku seorang yang idealis. Menata keluarga, merawat dan mendidik anak-anak adalah hak prerogatif seorang ibu yang takkan bisa dilimpahkan kepada siapapun. Pukul 3 dinihari Ibu bangun dan membangunkan kami untuk tahajud. Menunggu subuh Ibu ke dapur menyiapkan sarapan sementara aku dan adik-adik sering tertidur lagi... Ah, maafin kami Ibu .... 18 jam sehari sebagai "pekerja" seakan tak pernah membuat Ibu lelah.. Sanggupkah aku ya Allah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Nak... bangun nak, udah azan subuh ... sarapannya udah Ibu siapin dimeja.. " Kali ini aku lompat segera.. kubuka pintu kamar dan kurangkul Ibu sehangat mungkin, kuciumi pipinya yang mulai keriput, kutatap matanya lekat-lekat dan kuucapkan, " Terimakasih Ibu, aku beruntung sekali memiliki Ibu yang baik hati, ijinkan aku membahagiakan Ibu...". Kulihat binar itu memancarkan kebahagiaan. .. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Cintaku ini milikmu, Ibu... Aku masih sangat membutuhkanmu. ... Maafkan aku yang belum bisa menjabarkan arti kebahagiaan buat dirimu.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat.. tidak selamanya kata sayang harus diungkapkan dengan kalimat "aku sayang padamu... ", namun begitu, &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Rasulullah menyuruh kita untuk menyampaikan rasa cinta yang kita punya kepada orang yang kita cintai karena Allah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo kita mulai dari orang terdekat yang sangat mencintai kita ... I&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;bu dan ayah walau mereka tak pernah meminta dan mungkin telah tiada. Percayalah.. kata-kata itu akan membuat mereka sangat berarti dan bahagia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallaahua'lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;"Ya Allah, cintai Ibuku, beri aku kesempatan untuk bisa membahagiakan Ibu..., dan jika saatnya nanti Ibu Kau panggil, panggillah dalam keadaan khusnul khatimah. Ampunilah segala dosa-dosanya dan sayangilah ia sebagaimana ia menyayangi aku selagi aku kecil "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Amiin Ya Robbal Alamiin   &lt;br /&gt;Kopipanas dari milis hasil tulisan : Mohamad Joban&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-5466965995394632610?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/5466965995394632610/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=5466965995394632610' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5466965995394632610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/5466965995394632610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/04/titip-ibuku-ya-allah.html' title='Titip Ibuku Ya Allah'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-7410673449806204323</id><published>2008-04-22T00:56:00.004+02:00</published><updated>2008-04-22T01:07:20.330+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Rinduku...</title><content type='html'>Mengingatmu...&lt;br /&gt;Terbangkan aku kepada saat berbahagiaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenangmu...&lt;br /&gt;Ingatkan aku pada indahnya cinta kasihmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memilikimu...&lt;br /&gt;Sadarkan aku bahwa aku pernah melewati saat yang indah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memimpikanmu...&lt;br /&gt;Buat aku enggan untuk kembali ke duniaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah, Ibu...&lt;br /&gt;Kalian adalah mata hatiku&lt;br /&gt;Jarak dan waktulah yang pisahkan kita sekarang&lt;br /&gt;Tapi,&lt;br /&gt;Cintamu akan tetap hidup dalam hatiku&lt;br /&gt;Selamanya...&lt;br /&gt;Terangkum dalam sebuah bingkai kebahagiaan&lt;br /&gt;Berhiaskan keceriaan&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah,&lt;br /&gt;Kau ajarkan aku untuk menjadi lelaki yang sabar&lt;br /&gt;Kau titipkan padaku aura kebesaran jiwamu&lt;br /&gt;Dan kau tiupkan dalam diriku keikhlasan&lt;br /&gt;Kau cambukkan pecut keberanian dalam diriku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu,&lt;br /&gt;Kau hiasi aku untuk menyukai keindahan&lt;br /&gt;Kau ajari aku kelembutan dan kasih sayang&lt;br /&gt;Dan kau pula yang tanam dalam diriku&lt;br /&gt;untuk bisa menghargai sebuah Cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencintaimu...&lt;br /&gt;Buat aku merasa kaya akan cinta&lt;br /&gt;walau kini aku hidup dalam dunia&lt;br /&gt;yang orang di dalamnya&lt;br /&gt;melukai cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merindukanmu...&lt;br /&gt;Sadarkan aku bahwa aku masih mempunyai hari esok&lt;br /&gt;Ingatkan aku untuk tetap berjalan pada titianku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-7410673449806204323?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/7410673449806204323/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=7410673449806204323' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/7410673449806204323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/7410673449806204323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/04/rinduku.html' title='Rinduku...'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-1998137339501341728</id><published>2008-04-20T23:19:00.004+02:00</published><updated>2008-04-20T23:50:34.101+02:00</updated><title type='text'>Mohon Doa Restu</title><content type='html'>&lt;span class="”fullpost”"&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;/span&gt;Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh&lt;br /&gt;Salam sejahtera&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman-teman, saya user Friendster ber-ID &lt;a href="http://profiles.friendster.com/gnosisirfan"&gt;Irfan&lt;/a&gt;. Salam kenal yah...&lt;br /&gt;Irfan sadar, mungkin dari saat kita chat atau saling ngirim testi balesan. Irfan pernah menyakiti perasaan kalian dengan kekurangajaran yang Irfan sengaja atau tidak. Irfan memohon banyak maaf atau bahkan beribu-ribu maaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat saat ujian yang semakin mendekat, dan keterbatasan daya yang Irfan punya. Irfan memohon kepada teman-teman untuk sudi mendoakan Irfan. Lumayan susah lho...&lt;br /&gt;Ntar klo Irfan ceritain. Kalian bakalan ikutan stress.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, dengan ini. Sekali lagi Irfan butuh dukungan kalian. Vote for Irfan yah...(ga nyambung mode on)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irfan Wahid (iPenK Project)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-1998137339501341728?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/1998137339501341728/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=1998137339501341728' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/1998137339501341728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/1998137339501341728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/04/mohon-doa-restu.html' title='Mohon Doa Restu'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-4789993953141276210</id><published>2008-04-19T15:51:00.001+02:00</published><updated>2008-04-19T15:52:46.445+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Pengen Nulis..(antara hati dan jiwa)</title><content type='html'>Tangan ini tak bisa kucegat lagi.&lt;br /&gt;Aku harus menulis walau hanya sebaris&lt;br /&gt;Tapi di manakah bisa kutemukan inspirasi ?&lt;br /&gt;Kalau seandainya tak sedikit terbersit apapun di hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halaaah... Nggombal.. !&lt;br /&gt;Ucap hatiku, menambah malu yang kini bersembunyi di balik tirai PeDeku&lt;br /&gt;Untuk apa kau tulis kata demi kata tanpa hikmah&lt;br /&gt;Karena semakin banyak kata, semakin mahir dirimu membuat alasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi jiwaku berkata, "Tidak !"&lt;br /&gt;Sesungguhnya kata-kata itu tidak mempunyai makna untuk menjelaskan perasaan.&lt;br /&gt;Hanya saja, lewat kata aku bisa berimajinasi&lt;br /&gt;Walau yang aku damba hanya ilusi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Weleh..weleh...Ngawur !&lt;br /&gt;Cela hatiku lagi, yang kini semakin kuat benamkan kepalaku ke dalam lubang malu&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kau dicipta bukan untuk mengkhayal, sobat !&lt;br /&gt;Usah kau terus angankan, toh akhirnya anganmu takkan nyata dalam duniamu yang fana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kini jiwaku teriak, "Tidak !"&lt;br /&gt;Bukankah semua itu didasari atas sebuah renungan ?&lt;br /&gt;Wahai hati, kau adalah khayalan seorang pujangga yang ingin wujudkan sosok halus dalam diri&lt;br /&gt;Begitu pula aku jiwa, yang digambarkan penyair tuk ungkapkan kenginan hatinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Piuuuuh...Cape deeh...!&lt;br /&gt;Hatiku kini mengalah, karena ia sadar.&lt;br /&gt;Sungguh sulit menyadarkan orang yang terbuai dalam mimpi indah.&lt;br /&gt;Karena sesungguhnya jiwa selalu ingin merasakan manis tanpa ingin mencicipi pahit&lt;br /&gt;Dan ingin menggapai yang jauh, tapi lewatkan yang ada dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, aku berpikir.&lt;br /&gt;Siapakah yang akan aku ikuti ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbersit di sana suara halus dan merdu berkata,&lt;br /&gt;"Ikuti kata hatimu, tapi jangan tinggalkan bisikan jiwamu..."&lt;br /&gt;Kau semestinya bisa mendamaikan hati dan jiwamu. Hingga kau bisa mendapatkan&lt;br /&gt;sebuah untaian hikmah bagi seorang perindu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halaaaah...pikirku... Ga ada yang beres...&lt;br /&gt;Tapi, aku kagum. Sekaligus kaget. Atau terbalik, kaget sekaligus kagum.&lt;br /&gt;Aku akhirnya bisa menulis....Horeeeeeee. !!!!&lt;br /&gt;Puas dahaga tangan ini... &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-4789993953141276210?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/4789993953141276210/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=4789993953141276210' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/4789993953141276210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/4789993953141276210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/04/pengen-nulisantara-hati-dan-jiwa.html' title='Pengen Nulis..(antara hati dan jiwa)'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-1360960249426569380</id><published>2008-04-19T01:17:00.006+02:00</published><updated>2008-04-19T01:28:19.464+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Fana 5th</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SAksYVbySTI/AAAAAAAAAFY/oE20V07ge8A/s1600-h/learn.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SAksYVbySTI/AAAAAAAAAFY/oE20V07ge8A/s200/learn.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190728842103376178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fana melebarkan langkahnya. Sesaat ia merasa bimbang akan apa yang akan ia tuju. Tapi harap lebih besar dari ragunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia merasa langkahnya terdorong menuju magnet ilmu. Entah itu di bayangan bumi sebelah mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sana, di dekat rimbunan kurma ia berhenti. Di hadapannya berdiri sosok ringkih dan rapuh. Fana menyapanya dengan hati, mengharap jawaban dari hati. Tapi orang asing itu berkata dengan jiwanya.&lt;br /&gt;Fana berkata, "Duhai saudaraku yang aku lebih beruntung daripadamu atas kenikmatan jasmaniku." "Mengapa dikau&lt;br /&gt;berdiri di sini, tidakkah panas mengusirmu dan kesegaran merayumu ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang itu menjawab, "Aku menunggu.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa yang sedemikian besar hingga kau paksa kakimu yang&lt;br /&gt;menjerit itu terus berdiri ?" Fana bertanya atas bisikan rasa penasarannya&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Aku menunggu rasa optimisku, dan dengan sabar ini aku&lt;br /&gt;mengusir pesimisku.." "Dan kau pasti bertanya padaku mengapa aku menanti optimisku walau sudah separuh umurku kuserahkan padanya"&lt;br /&gt;"Aku akan memberimu jawabnya wahai saudaraku, bahwasanya orang yang berpikiran optimis akan selalu memandang segala sesuatu itu sulit, tapi mungkin. Berbeda dengan orang yang berfikiran pesimis. Mereka selalu memandang segala sesuatu&lt;br /&gt;itu mungkin, tapi sulit"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fana terhenyak. Bersama detik yang berjalan, hatinya luluh akan derasnya aliran kata penuh hikmah. Tapi, sekali lagi orang rapuh itu berkata seakan telah membaca fikirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kata-kata itu sebenarnya tidak mempunyai makna untuk menjelaskan sebuah perasaan. Usah kau fikirkan dalam-dalam hingga kau mabuk oleh tuak penasaranmu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fana kali ini benar-benar tersentak dan perlahan jatuh bersimpuh. Ia benar-benar kagum dan heran. Ia ingin belajar banyak dari orang itu.Ia ingin ikut menyelami rahasia alam yang tersimpan dalam perut bumi dan tertutupi oleh batas kemampuan manusia. Tapi selimut keraguan kembali tutupi mata hatinya. Walau akhirnya orang itu kembali berkata kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahai Fana, belajar itu adalah cinta yang mengejahwantah. Jika engkau tidak sanggup belajar dengan cinta. Maka lebih baik bagimu duduk dengan mengulurkan tangan di depan gerbang ilmu yang orang di dalamnya belajar dengan cinta"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fana terisak dalam tangisnya. Ia merasa menemukan oase mata air, bagaikan Isis menemukan jasad Osiris yang ia rindukan dalam kelabu malam sepinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fana berkata." Ajari aku luasnya ilmu Tuhanku, izinkan aku memikul sedikit dari titipan-Nya padamu." "Agar aku bisa mencicipi manisnya pengetahuan dan aku akan bahagia dengan kesempatan itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang itu berkata sebelum akhirnya hilang,"Fana, sesungguhnya setengah dari apa yang aku ungkap adalah tanpa makna. Namun begitu rupa aku katakan hingga separuh yang lainnya sampai kepadamu" "Diatas seorang ahli ilmu pasti ada Yang menguasai semua cabang ilmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fana bangkit dan kembali merenung dalam perjalanan pulangnya.Ia berkata, "Betapa besarnya harapku akan ilmu, hingga akhirnya pahatan hasrat itu benar-benar membekas dan beruang dalam hatiku"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Duhai Tuhan, Kaulah rahasia terbesar dalam hidupku. Takkan mampu aku ungkap diri-Mu dengan batas akalku. Hanya saja, ukirlah dalam hatiku rasa cinta yang tulus dalam&lt;br /&gt;keterbatasanku memahami-Mu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau ujian euy ! Minta doa yah...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-1360960249426569380?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/1360960249426569380/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=1360960249426569380' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/1360960249426569380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/1360960249426569380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/04/fana-4th_19.html' title='Fana 5th'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10558257649077499102</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='26' src='http://4.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/TRExA0ghTrI/AAAAAAAAAQA/3FeomzRSlls/S220/500x_glasses.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_n63BwCYTA98/SAksYVbySTI/AAAAAAAAAFY/oE20V07ge8A/s72-c/learn.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8083570700213755933.post-4221852165892724009</id><published>2008-04-18T10:15:00.004+02:00</published><updated>2008-04-19T01:27:18.780+02:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hue...'/><title type='text'>Modus Pencurian Password di FS</title><content type='html'>Ada modus baru pencurian user id ama password friendster. Hati-hati teman-teman. Modusnya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Lu bakal dapat private-message dari salah satu kenalan lu (yang udah kena hack); yang isinya kurang lebih seperti ini "Eh lo kenal ma Adit yang testi gw gak? Please liat testi gw bentar dong."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kemudian lu pasti donk langsung liat profile temen lu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Saat lu buka profile temen lu,halaman fs lu bakal berubah jadi halaman login (minta userid ma&lt;br /&gt;password). Lu bakal mikir "Ah, session timeout" terus kemungkinan besar lu bakal isi userid ma&lt;br /&gt;password dan klik Login. Sebenarnya halaman yang muncul tersebut bukan halaman dari Friendster, melainkan halaman dummy yang dibuat oleh hacker persis dengan halaman friendster.&lt;br /&gt;Halamannya adalah:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.friendlisters.com/fs/friendster.html"&gt;http://www.friendlisters.com/fs/friendster.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;4. Nah, data user-id ma password lu ini terlanjur dikirim ke alamat website si&lt;br /&gt;hacker (www.friendlisters.com), dan jadinya kalau lu ga segera ubah password lu, maka tinggal tunggu waktu si hacker login ke account lu, ganti password kemudian mulai msg temen-temen lu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modus ini akan berkembang cepat sekali kalau kita semua ga tanggap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemungkinan besar, cara menyisipkan halaman tersebut adalah memanfaatkan testimonial yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi teman-teman, ada baiknya:&lt;br /&gt;1. Filter testimonial yang ada. Kalau dari user asing / ga kenal, sebaiknya di&lt;br /&gt;delete.&lt;br /&gt;2. Buat amannya jangan sembarang add user yang tidak kita kenal.&lt;br /&gt;3. Kalau lu terlanjur mengalami hal seperti diatas, baca message dengan&lt;br /&gt;modus yang mirip, terus pas lu buka profile nya eh malah disuruh login lagi, buruan ganti password lu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebarkan informasi ini agar teman-teman lain tau soal modus ini dan tidak sampai&lt;br /&gt;terkena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baca dan sebarkanlah pada seluruh dunia&lt;br /&gt;sumber: &lt;a href="http://profiles.friendster.com/semarangindah"&gt;dimas&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hidup itu indah dan terlalu indah dilewati dengan kegiatan pasif...&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8083570700213755933-4221852165892724009?l=ipenk-project.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipenk-project.blogspot.com/feeds/4221852165892724009/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8083570700213755933&amp;postID=4221852165892724009' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/4221852165892724009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8083570700213755933/posts/default/4221852165892724009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipenk-project.blogspot.com/2008/04/modus-pencurian-password-di-fs.html' title='Modus Pencurian Password di FS'/><author><name>Irfan Wahid</name><uri>http://www.blogger.c
